TKI Jepang: Gaji, Persyaratan dan Cara Daftarnya

By 15/09/2021 Jepang
tki jepang

Siapa disini yang ingin menjadi seorang TKI di Jepang? Jepang adalah salah satu negara yang mempunyai banyak sekali peminat wisatawan karena mempunyai kultur yang sudah mendunia serta menjadi negara yang sangat menarik untuk dijadikan sebagai tempat tinggal.

Untuk menjadi TKI Jepang tentu saja anda harus tahu, bahwa budaya kerja di Jepang ini sangat ketat dan disiplin.

Namun walaupun begitu masih ada banyak masyarakat Indonesia yang masih kekeh ingin bekerja di Jepang.

Pemerintah Jepang sendiri juga sudah terbuka terhadap warga asing yang ingin kerja dan juga hidup di Jepang. Hal ini karena justru di Jepang sendiri kekurangan tenaga kerja.

Hal ini karena justru angka kelahiran di Jepang mengalami penurunan, sehingga dampaknya adalah jumlah penduduk di Jepang yang sedikit sehingga membuat beberapa sektor industri menjadi kekurangan tenaga kerja.

Untuk anda yang ingin menjadi TKI Jepang, entah itu untuk mencari pengalaman baru terhadap dunia kerja di luar negeri.

Tentunya anda harus membaca postingan ini sampai selesai, karena pada artikel kali ini sudah saya tuliskan secara lengkap informasi tentang TKI di Jepang.

Berapa Perkiraan Gaji TKI Di Jepang?

Gaji TKI Di Jepang

Tentu saja tujuan banyak orang yang ingin kerja menjadi TKI Jepang adalah karena gaji bekerja di luar negeri yang sangat tinggi.

Selain itu pengalaman baru yang akan didapatkan juga menjadi pertimbangan tersendiri.

Jika diambil rata-rata perkiraan gaji karyawan di Jepang adalah Rp 120 ribu setiap jamnya. Untuk karyawan biasa, anda bisa bekerja dari 12 jam sampai 18 jam per harinya.

Memang waktu bekerja di Jepang ini 2 kali lebih banyak dari waktu bekerja di Indonesia, sehingga anda harus benar-benar mempersiapkan fisik dan diri sebelum pergi menjadi TKI di Jepang.

Bekerja di luar negeri sendiri memang menawarkan gaji dan pundi-pundi uang yang sangat menggiurkan.

Begitu juga dengan Jepang. Dimana untuk pekerja keterampilan atau skill worker, biasanya akan mendapatkan bayaran atau gaji mencapai 20 juta per bulan.

Baca Juga: Cara Magang Ke Jepang Tanpa Biaya Dan Keuntungannya

Contohnya seperti gaji dari pekerja pengasuh serta perawat lansia yang rata-rata mendapatkan bayaran 100 hingga 200 ribu Yen.

Dimana jika dirupiahkan saat ini berarti anda akan mendapatkan bayaran dari 13 juta sampai 26 juta rupiah setiap bulannya.

Karena inilah wajar saja jika ada banyak masyarakat Indonesia yang tertarik untuk bekerja di Jepang. Sebab bekerja satu bulan saja sudah bisa membeli 1 unit motor.

Itu baru satu bulan, bagaimana jika setahun? Bisa-bisa anda dapat membangun rumah di kampung halaman dari bayaran anda bekerja di Jepang.

Mengenal Budaya Bekerja Di Jepang

Setiap negara tentu saja mempunyai budaya masing-masing, tidak terkecuali dengan Jepang.

Dimana Jepang juga memiliki budaya bekerja yang berbeda dibandingkan dengan Indonesia.

Nah untuk anda yang mungkin ingin bekerja di Jepang, tentunya anda harus tahu dulu seperti apa budaya kerja di Jepang.

Jika anda tidak bisa menyesuaikan diri dengan budaya di tempat tinggal yang baru, tentu saja anda akan merasa asing dan tidak betah selama bekerja di negara Jepang.

Untuk itu, berikut dibawah ini sudah saya jelaskan bagaimana sih budaya bekerja jika anda ingin menjadi TKI Jepang.

Jam Kerja Lebih Banyak

Jepang adalah salah satu negara yang maju di dunia, dimana salah satu hal yang membuatnya menjadi negara maju adalah karena masyarakat Jepang terkenal sebagai pekerja keras.

Dimana semangat kerja sudah mengalir dari dalam diri dan juga bangsa Jepang sejak dulu kala. Untuk jumlah jam kerja rata-rata di Jepang sendiri adalah 1.700 jam per tahunnya.

Jika dikonversi dalam hitungan bulan, maka dalam sebulan rata-rata pekerja Jepang bekerja selama 143 jam dalam satu bulan.

Bahkan masyarakat Jepang bisa menghabiskan jam lembur sampai 80 jam per bulannya tanpa ada tambahan biaya lembur.

Saat menjadi TKI di Jepang, anda hampir tidak akan menemukan karyawan yang pulang lebih awal.

Karena hal itu adalah hal yang sangat memalukan untuk mereka. Orang-orang yang pulang lebih awal dicap kurang produktif.

Disiplin Dan Selalu Tepat Waktu

Berikutnya sikap disiplin dan juga selalu tepat waktu adalah hal yang harus anda miliki jika ingin menjadi TKI Jepang.

Dimana disiplin dan juga tepat waktu adalah karakter utama dari orang Jepang.

Masyarakat Jepang sendiri sangat tepat waktu ketika berangkat dan datang ke kantor, bahkan mereka juga bekerja sampai larut malam baru pulang.

Jadi untuk anda yang mungkin ingin bekerja di Jepang, pastikan anda juga harus mempunyai sikap yang disiplin dan juga tepat waktu.

Jangan sampai anda datang ke kantor telat ya, karena di Jepang rata-rata orang yang berangkat kerja telat akan merasa malu.

Telat di Jepang berbeda dengan di Indonesia, dimana jika di Jepang telat 30 detik saja sudah dianggap telat. Berbeda dengan di Indonesia.

Bos Adalah Dewa

Untuk anda yang ingin bekerja di Jepang, anda harus tahu jika karyawan akan selalu menganggap jika bosnya adalah dewa. Semua pegawai di Jepang sangat patuh dengan perintah yang diberikan oleh bos.

Bahkan banyak juga para pekerja di Jepang yang rela melakukan lembur tanpa mendapatkan bayaran uang lembur sepeserpun karena disuruh oleh bos.

Memiliki Rasa Tanggung Jawab Yang Tinggi

Berikutnya, selain memiliki rasa disiplin dan tepat waktu yang tinggi. Masyarakat Jepang juga terkenal memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi.

Anda harus memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi. Sebab untuk orang Jepang, jika mereka gagal.

Mereka akan bertaruh terhadap masa depan mereka. Bahkan prinsip dari orang Jepang adalah mereka akan mengundurkan diri jika mereka merasa tidak bisa menyelesaikan pekerjaanya.

Terdapat Sistem Senioritas

Bekerja di Jepang masih sangat menjunjung tinggi sistem senioritas. Dimana sistem ini membuat banyak orang-orang di Jepang sangat segan dan hormat terhadap orang lain, apalagi jika orang lain tersebut adalah senior mereka.

Dimana para senior nantinya akan mengarahkan serta membimbing juniornya untuk melaksanakan dan menyelesaikan setiap tugas. Para junior juga harus patuh dan juga mengikuti arahan dari senior.

Untuk bekerja di Jepang, tentu saja anda harus bisa menyesuaikan diri dengan budaya kerja di Jepang yang sudah saya jelaskan diatas.

Tidak hanya budaya kerja saja, namun juga harus mempelajari bagaimana budaya sehari-hari dari masyarakat Jepang.

Persyaratan TKI Di Jepang

Persyaratan TKI Di JepangUntuk bisa menjadi TKI di Jepang, tentu saja anda harus memenuhi beberapa persyaratan terlebih dahulu.

Nah dimana ada beberapa syarat yang harus anda penuhi, jika memang anda ingin menjadi TKI Jepang. Berikut dibawah ini sudah saya jelaskan syarat-syaratnya.

  • Pendidikan minimal SMA/SMK, diutamakan D3/S1.
  • Pria atau Wanita Usia 19-26 tahun.
  • Sehat jasmani dan rohani.
  • Tinggi badan Pria minimal 160 cm, wanita minimal 155 cm dengan berat badan ideal.
  • Tidak menggunakan kacamata.
  • Tidak memiliki tato atau tindik.
  • Tidak memiliki riwayat penyakit dalam (Asma, Jantung, Kanker, TBC).
  • Tidak cacat fisik (penyakit kulit, tuli, patah tulang, buta warna, memiliki bekas operasi).
  • Tidak menggunakan obat-obatan yang terlarang.

Persyaratan Administrasi Untuk Menjadi TKI Jepang

Selain syarat umum, tentu saja anda juga harus memenuhi persyaratan administrasi berupa:

  • Surat lamaran kerja.
  • KTP dan KK.
  • Kartu Pencari Kerja.
  • SKCK.
  • Surat Keterangan Sehat.
  • Surat pernyataan izin dari orang tua.
  • Ijazah dan transkrip nilai.
  • Sertifikat keterampilan yang dimiliki.
  • Pas foto.

Bagaimana Cara Daftar TKI Jepang?

Cara Daftar TKI Jepang

Setelah mengetahui berapa gaji TKI Jepang, tentu saja anda juga akan tertarik dengan bagaimana cara daftar TKI Jepang?

Nah untuk anda yang ingin menjadi TKI di Jepang, anda bisa bekerja sama dengan Virtu Education yang merupakan lembaga penyalur kerja yang sudah terkenal sejak dulu mampu membantu masyarakat Indonesia yang ingin berkarir atau bekerja di luar negeri dengan mudah.

Bersama Virtu Education, mimpi anda untuk berkarir di Jepang tentu saja bisa terwujud dengan mudah.

Tidak perlu ragu dengan layanan dari Virtu Education, sebab lembaga penyalur kerja dan pendidikan ini sudah berhasil memberangkatkan para TKI dari Indonesia ke berbagai belahan penjuru dunia.

Yohana

Author Yohana

Alumni lulusan sekolah dan perguruan tinggi di Jerman, aktif dan turut serta dalam menggalakkan pendidikan yang baik dan berkualitas.

More posts by Yohana
×