Mau Pertukaran Pelajar ke Negara Lain? Pilih 13 Program Ini

By 15/06/2020 Jerman
program pertukaran pelajar

Pertukaran Pelajar – Student exchange menjadi kesempatan terbesar yang tidak boleh dilekatkan bagi pelajar SMA dan mahasiswa. Apakah kamu salah satunya yang tak ingin melewatkan program ini? Untuk itu sebaiknya cermati program apa saja yang bisa diikuti dan penuhi semua syarat-syaratnya.

Manfaat mengikuti program student exchange bukan sekedar mengenal budaya negara lain saja. Melalui program ini kamu bisa memperluas bidang ilmu yang disukai, mendapatkan teman-teman baru dan tentunya mendapat pengalaman yang tidak terlupakan.

Ada begitu banyak program yang bisa diikuti oleh pelajar dari Indonesia. Tujuan negaranya pun bervariasi seperti Inggris, Jepang, China, Norwegia dan masih banyak lagi. Sudah siap untuk memperluas jaringan dengan mengikuti program student exchange? Yuk pilih dari daftar ini mana program yang paling kamu minati.

Program-Program Pertukaran Pelajar Indonesia

pertukaran pelajarApa saja sih yang dilakukan saat student exchange? Ada banyak. Seperti diskusi, belajar bahasa, berlatih kepemimpinan, belajar budaya dan masih banyak lagi.

ika tidak ingin ketinggalan dengan teman-teman lain, sebaiknya pilih dan ikuti dari daftar kegiatan pertukaran pelajar berikut ini yang tersebar di berbagai macam negara:

Baca Juga:  Bagaimana Cara Kuliah ke Luar Negeri dengan Beasiswa?

1. Indonesia – Asia

IMYEP/ Indonesia – Malaysia Youth Exchange

Mulai dari negara yang terdekat yaitu Malaysia, melalui program IMYEP ini kamu yang berusia 23.28 tahun bisa mengikutinya. Tujuan utamanya adalah mempererat hubungan kedua negara. Sedangkan acara yang akan dilakukan selama program berlangsung adalah pertukaran kebudayaan.

Acara seperti pertunjukan kebudayaan, work placement, courtesy call dan hometsya pun dilakukan selama 14 hari. Kamu bukan hanya akan belajar kebudayaan Malaysia, tetapi juga mempertunjukan kebudayaan Indonesia kepada pelajar Malaysia.

2. IchYEP/ Indonesia – China Youth Exchange Program

Jika kamu ingin pergi ke negeri China, ikutilah program IchYEP ini. Program yang sudah dimulai dari tahun 2011 ini hingga kini masih terus dilakukan untuk menjalin persahabatan antara negara China dan Indonesia. Program diadakan dari bulan Juli hingga Agustus yang berlangsung selama 14 hari.

Jumlah pesertanya adalah hampir 100 orang yang akan dibagi menjadi 3 grup. Selama di China, pelajar Indonesia akan belajar mengenai courtesy call, pertunjukan kebudayaan, kegiatan sosial, pertunjukan kebudayaan hingga mengenal UKM. Ada juga kegiatan mengunjungi universitas di China.

3. IKYEP/ Indonesia – Korea Youth Exchange Program

Program ini sudah berjalan sejak tahun 2010, dan merupakan kerjasama Menpora dengan Ministry of gender Equality dan Family dari Korea Selatan.

Ada dua fase dalam program pertukaran pelajar ini yang diadakan masing-masing fase adalah 10 hari. Kamu bisa tinggal di Korea Selatan sambil belajar kebudayaan mereka.

Nah selain itu kamu dan grup juga akan melakukan kunjungan ke banyak tempat yang merupakan kegiatan kepemudaan. Kamu juga akan melakukan kegiatan diskusi mengenai kegiatan kepemudaan di Indonesia dan Korea Selatan.

4. JENESYS/ Japan – East Asia Network of Exchange for Students and Youths

Jika program sebelumnya khusus menjaring pelajar Indonesia dan negara tujuan, pada JENESYS ini kamu juga bisa bertemu dengan pelajar dari negara ASEAN dan juga SAARC. Negara SAARC adalah Pakistan, Bangladesh, India, Sri Lanka, nepal, Bhutan, Maladewa dan Afghanistan. Kegiatan berskala besar ini akan dilakukan oleh 6.000 pemuda dari negara-negara tersebut di Jepang.

Karena jumlahnya banyak maka program ini akan dibagi menjadi beberapa gelombang. Tiap gelombang diikuti 30-200 pelajar selama 10 hari di Jepang. Selama di Jepang, semua pelajar akan mempromosikan tentang toleransi sesuai dengan misi program yaitu menjalin persahabatan dengan pemuda Jepang.

5. SSEAYP/ Ship for Southeast Asian Youths Programme

Program ini cukup unik, sesuai dengan namanya yang akan diselenggarakan di sebuah kapal. Diadakan sejak tahun 1974 dan hanya dilakukan oleh pelajar dari negara ASEAN dan Jepang. Kapal yang digunakan berasal dari negara Jepang, awalnya adalah M.S Nippon Maru, namun kini telah berganti dengan kapal M.S Fuji Maru.

Acara yang dilangsungkan di atas kapal adalah diskusi antar pelajar untuk membangun persahabatan dan keterampilan dalam kepemimpinan. Ada banyak sekali bidang pembangunan pemuda yang akan dibahas dalam pertemuan ini.

6. Indonesia – Amerika (ES/ Youth Exchange and Study Program)

cara pertukaran pelajar

Sesuai dengan namanya, sasaran dari program ini adalah pelajar SMA yang berumur 15 hingga 17 tahun. Program sudah diadakan sejak tahun 2002 yang tujuannya adalah memberikan beasiswa bagi pelajar di negara dengan populasi muslim terbesar. Salah satunya tentu saja Indonesia.

Program YES ini dilakukan di Kanada Amerika selama satu tahun, dimana pelajar SMA yang berhasil akan tinggal bersama host families. Selama setahun pelajar akan mengenal kebudayaan, mengikuti kelas serta belajar kegiatan kepemimpinan.

Baca Juga:  Serba Serbi Cara Kuliah Sambil Kerja di Jerman

7. ILYP/ Indonesia Youth Leadership Program

Bagi mahasiswa yang berumur 20 hingga 30 tahun bisa mengikuti program pertukaran pelajar ke Amerika melalui ILYP.

Kesempatan yang didapatkan adalah tinggal di Amerika selama satu bulan. Selama tinggal di AS, kamu bisa bertemu teman baru dan memperkenalkan kebudayaan Indonesia. Jumlah pelajar yang bisa mengikuti program ini berjumlah hingga 300 orang.

Banyaknya kuota pertukaran pelajar tentunya membuka kesempatan besar untuk bisa mengikutinya. Kamu juga akan belajar mengenai kepemimpinan serta pendidikan kewarganegaraan selama satu bulan penuh.

8. IIEF/ Indonesian International Education Foundation

Masih dengan negara Amerika, program ini diadakan selama dua bulan. IELSP memang program kerja sama Amerika dengan Indonesia, tetapi selama di Amerika kamu juga akan menemui pelajar dari negara lain. Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris.

Selama belajar bahasa Inggris langsung kamu akan mengikuti program immersion. Tak hanya belajar bahasa, kamu tentunya akan belajar kebudayaan negara lain selama dua bulan tersebut.

9. Encompass Trust / Indonesia – Eropa

Jika ingin belajar di Eropa kamu bisa memilih Encompass Trust. Program ini diadakan sejak tahun 2003 untuk pelajar Indonesia belajar di Inggris.

Program ini diadakan selama 10 hari dan kamu bukan hanya bertemu dengan pelajar Inggris tetapi juga dari negara lainnya. Semua kegiatan dilakukan di London dan Skotlandia berupa acara seperti diskusi, outbound, pertunjukan budaya dll.

10. ISFIT/ International Student Festival in Trondheim

Pertukaran pelajar ini hanya diadakan dua tahun sekali di Norwegia yang tujuannya untuk pemuda pemudi seluruh dunia mendapatkan masa depan yang lebih baik.

Ada sekitar 400 pelajar yang akan mengikutinya termasuk Indonesia. Tema budaya selalu menjadi topik utama dan tema internasional lainnya.

Baca Juga:  MBA adalah Gelar S2, Lalu Apa Bedanya dengan Gelar Master?

11. YFU/ Youth for Understanding

Ikuti juga pertukaran pelajar ke Jerman yang juga diikuti lebih dari 50 negara lainnya. YFU sendiri adalah organisasi internasional tertua di dunia. Fokus acara adalah pertukaran kebudayaan.

12. Indonesia – Australia (AIYEP/ Australia – Indonesia Youth Exchange Program)

Program yang bisa diikuti pelajar berusia 21-25 tahun ini sudah diadakan sejak tahun 1981. Selama program, kamu akan mendapatkan penempatan kerja sesuai pendidikan.

Kamu juga bisa tinggal bersama keluarga angkat dalam jangka waktu dua bulan. Baru setelahnya dua bulan lagi dilakukan di Indonesia. Pertunjukan kebudayaan juga akan dilakukan di sekolah-sekolah tiap minggunya.

13. MEP/ Australia – Indonesia Muslim Exchange Program

Bagi pelajar muslim di Indonesia yang ingin mendapatkan pertukaran pelajar Indonesia – Australia bisa mengikuti MEP. Tujuan dari program ini adalah pertukaran kebudayaan serat toleransi.

aldy

Author aldy

More posts by aldy

Leave a Reply

×