Kenali Apa Perbedaan S1 S2 S3 Sebelum Melanjutkan Kuliah

By 14/02/2020 Jerman

Perbedaan S1 S2 S3 – Wajib belajar 9 tahun adalah program pemerintah Indonesia yang ditulis dalam Undang-Undang. Peraturan yang lahir tahun 1950 ini masih dilaksanakan hingga sekarang. Program dimulai dari SD selama 6 tahun dan SMP 3 tahun. Namun selepas lulus SMP kini anak-anak Indonesia memiliki dua pilihan untuk mengikuti pendidikan di SMA atau SMK selama 3 tahun.

Pendidikan anak-anak ini tidak berhenti di SMA atau SMK saja. Mereka bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu perguruan tinggi. Pada level ini terbagi lagi menjadi tiga tingkatan S1, S2, S3. Jika saat ini baru saja lulus SMA atau SMK maka perlu mengetahui tentang pendidikan seperti apakah yang diajarkan pada ketiga tingkat tersebut.

Perlukah kamu untuk mengikuti ketiganya? Bagaimana cara untuk bisa memasuki ketiga tahapan tersebut? Seperti apakah karir yang bisa didapatkan jika seandainya kamu lulus ketiga-tiganya? Untuk itu penting sekali bagi kamu mengetahui perbedaan S1 S2 S3 sambil memilih jurusan yang ingin diperdalam.

Melihat Perbedaan S1 dan S2 hingga S3 dari 5 Faktor

Semua program pendidikan yang dicanangkan oleh pemerintah baik dari level dasar hingga paling tinggi memiliki tujuan masing-masing. Semua tujuan ini berujung pada agar semua siswa memiliki pengetahuan yang cukup. Walaupun sudah sangat jelas level pendidikan apa saja yang bisa ditempuh, tetapi tidak semua orang tertarik untuk menyelesaikannya hingga akhir.

Baca Juga:  Ini Perbedaan Waktu Indonesia dan Jerman yang Perlu Diketahui

Banyak alasan yang menghambat seperti yang utama adalah masalah ekonomi. Walaupun saat ini kamu memiliki kendala dalam hal ekonomi tidak ada salahnya untuk mengetahui seperti apakah perbedaan pada strata pendidikan yang lebih tinggi. Karena saat ini juga banyak beasiswa dari pemerintah maupun swasta yang bisa kamu ikuti. Jadi keinginan untuk melanjutkan studi bisa terwujud, bahkan hingga ke luar negeri.

Secara umum, ada lima faktor yang bisa diperhatikan untuk membedakannya. Faktor ini adalah syarat untuk mengikuti program, lama waktu perkuliahan, syarat kelulusan, gelar yang didapatkan dan karir di masa depan. Yuk cermati seperti apakah perbedaan S1 S2 S3 melalui ulasan berikut ini.

Program S1

Program ini disebut juga sebagai sarjana (undergraduate degree) yang dimiliki oleh semua university baik pemerintah atau swasta. Mampu menyelesaikan program ini artinya kamu telah sukses dalam menguasai pendidikan secara umum dan juga luas dengan fokus tertentu. Semua orang bisa mengikuti program ini asalkan memenuhi persyaratannya.

Syarat utama yang dibutuhkan adalah telah menyelesaikan SMA atau SMK dengan nilai minimum yang dipersyaratkan pada masing-masing universitas. Namun di Indonesia nilai saja tidak cukup, kamu juga harus mengikuti tes masuk dalam bentuk tertulis. Nilai yang dilihat berhubungan dengan jurusan yang diambil. Misalnya kamu akan melanjutkan kuliah kedokteran maka nilai mata pelajaran seperti kimia dan biologi akan menjadi acuan.

Lama waktu menyelesaikan program sarjana adalah empat tahun dan paling lama adalah tujuh tahun. Selama waktu perkuliahaan seorang mahasiswa akan menyelesaikan setidaknya 144 hingga 152 sks. Mahasiswa juga bisa menyelesaikan kuliah lebih cepat yaitu 3,5 tahun dan akan mendapat predikat cumlode jika memiliki nilai terbaik.

Mahasiswa akan mendapatkan gelar Sarjana yang disingkan ‘S’ kemudian diikuti inisal jurusan. Misalnya saja Sarjana Sains (S.Si), Sarjana Psikologi (S. Psi), Sarjana Komunikasi (S.Kom), Sarjana Kedokteran (S. Ked). Syarat utama menyelesaikan pendidikan Sarjana adalah memiliki nilai IPK minimal 2.00 tanpa ada nilai E.

Syarat lainnya adalah menyelesaikan Tugas Akhir atau Skripsi tanpa nilai C. Jika memenuhi syarat ini sebelum masa perkuliahan berakhir yakni 7 tahun dengan maksimal 14 semester maka mahasiswa dapat dinyatakan lulus. Beberapa jurusan mungkin akan memberikan syarat khusus seperti beberapa mata kuliah yang harus memiliki nilai A.

Setelah lulus dan mendapatkan gelar sarjana, lalu bagaimana nasib para mahasiswa ini? Jika lulus maka bisa saja langsung bekerja atau melanjutkan pendidikan S2. Sebagian besar perusahaan memiliki syarat utama calon karyawannya memiliki pendidikan minimal S1. Tentu posisi yang didapatkan bukan hanya staff biasa tetapi lebih fokus sesuai dengan bidang yang dipelajari.

Misalnya saja kamu mempelajari tentang teknologi maka posisi seperti teknisi IT bisa didapatkan. Lebih banyak lapangan pekerjaan yang membutuhkan pendidikan sarjana dibandingkan SMA, jadi peluang karir tentunya lebih tinggi.

Program S2

Bagi kamu yang belum ingin bekerja atau sudah bekerja dan ingin memperdalam ilmu sebelumnya bisa melanjutkan pada program S2 atas Master. Mungkin saat ini kamu belum memikirkannya, tapi kian hari trend untuk memiliki pendidikan hingga jenjang S2 sudah mulai meluas. Banyak karyawan yang ingin meningkatkan jabatan harus mengikuti program ini.

Saat ini universitas juga sudah memiliki program S2 bagi mahasiswa S1 yang ingin langsung melanjutkannya. Persyaratan masuk ke S2 juga cukup kompetitif seperti mendapatkan surat rekomendasi dari dosen, lulus program sarjana dan juga mendapatkan nilai A hingga B pada mata kuliah tertentu.

Syarat ini masih ditambah lagi dengan rancangan tesis atau tema tesis yang ingin dibahas nantinya. Semua harus dijelaskan ketika tes masuk berupa wawancara. Waktu perkuliahan yang ditempuh pun lebih pendek yaitu sekitar 1.5 tahun hingga 2.5 tahun. Selama perkuliahan ada banyak kegiatan yang dilakukan seperti teori dalam kelas dan riset yang tergabung dalam 9 SKS hingga 12 SKS.

Ada banyak yang harus diperhatikan jika ingin menyelesaikan S2 dengan lebih cepat. Secara umum syarat kelulusan adalah menerbitkan karya ilmiah yang diterbitkan sebagai jurnal nasional hingga internasional. Karena alasan inilah maka syarat masuk harus menyertakan tema tesis yang ingin dibahas.

Penulisan gelar setelah menyelesaikan program S2 adalah dimulai dengan ‘M’ yang artinya adalah ‘Master’ kemudian diikuti dengan inisial dari bidang studi. Contohnya adalah Magister Administrasi Pendidikan (M.A.Pd.), Magister Desain (M.D.s.), Magister Hukum (M.H), Magister Ilmu Politik (M.I.Pol.).

Lulus dari program S2 akan lebih mudah untuk mendapatkan karir yang lebih baik lagi khususnya secara internasional. Di antara banyak perusahaan ada yang memiliki syarat minimal memiliki gelar Master pada bidang tertentu. Misalnya saja pendidikan untuk menjadi dosen atau guru. Selain itu, program ini menjadi syarat utama untuk melanjutkan ke program S3.

Melalui penjelasan ini sudah sangat jelas perbedaan S1 dan S2 dimana waktu kuliah lebih singkat dan fokus pada bidang tertentu. Berbeda dengan S1 dimana ilmu yang dipelajari lebih luas dan secara umum. Menyelesaikan S2 artinya kamu akan menjadi seorang profesional di bidang tersebut.

Baca Juga:  Keuntungan Beasiswa S2 Jerman Program Seni dan Desain

Program S3

Pada tahapan terakhir di perguruan tinggi program S3 atau yang disebut sebagai ‘doktor’ ini dilaksanakan. Secara umum persyaratan untuk mengikuti program ini adalah nila kandidat pada tingkat S1 dan S2. Namun persyaratan juga bisa disesuaikan dengan sumber dana. Jika kamu berencana untuk mendanai perkuliahan secara mandiri kemungkinan nilai yang dibutuhkan lebih rendah.

Tetapi jika sumber dana berasal dari sebuah lembaga maka nilai yang dibutuhkan akan lebih tinggi lagi. Nilai akan menyesuaikan syarat dari lembaga yang akan mendanai semua perkuliahan hingga penelitian. Waktu yang ditempuh untuk menyelesaikan program S3 adalah tiga tahun dan paling lama empat tahun.

Selama waktu tersebut mahasiswa harus menyelesaikan penelitian yang telah diajukan sebagai tesis atau disertasi. Hasil dari penelitian tersebut akan menjadi syarat kelulusan.
Syarat kelulusan juga bervariasi di setiap negara. Ada yang memberikan syarat dengan menerima portofolio dari makalah yang diterbitkan. Sebagian yang lain perlu menambahkan kursus tertentu.

Mahasiswa juga harus menyajikan hasil penelitian di hadapan sejumlah kecil penguji atau seminar besar. Selesai program S3 maka gelar yang didapatkan adalah Ph.D (Doctor of Philosophy), Ed.D (Doctor of Education), Sc. D( Doctor of Science), Th.D (Doctor of Theology), dan masih banyak lagi.

Hasil dari menyelesaikan program S3 bukan lagi mencari pekerjaan dan bekerja sebagai profesional seperti S2. Penelitian yang telah dilakukan selama tiga hingga empat tahun tersebut akan memberikan kontribusi besar untuk masyarakat dan masa depan. Jadi untuk menyelesaikan program ini merupakan tantangan yang terbesar.

Sudah paham bukan apa saja perbedaan S1 S2 S3. Jadi hingga tingkat manakah kamu akan melanjutkan pendidikan? Jika sampai S3 sebaiknya persiapkan diri dari sekarang.

aldy

Author aldy

More posts by aldy

Leave a Reply

×