Menyorot Perbedaan Jerman Barat dan Jerman Timur Di Masa Sekarang

By 13/02/2020 Jerman

Perbedaan Jerman Barat dan Jerman Timur – ‘Apa yang menjadi satu akan berkembang bersama’, merupakan kalimat dari kanselir Jerman Willy Brandt di tahun 1989, tepat sebelum Jerman bersatu. Ketika Jerman bersatu kembali 30 tahun yang lalu, euforia dan rasa optimisme masyarakat meningkat. Pada saat itu kanselir Helmut Kohl menjanjikan untuk mengembangkan negara.

Seperti apakah potret dari kehidupan masyarakat Jerman saat ini setelah bersatu? Apakah janji dari Kanselir Helmut Kohl telah terlaksanakan? Keadaan kedua negara yang telah bersatu ini pun dapat dilihat dari sebut laporan studi berjudul ‘How Reunification is going’ dari The Berlin Institute for Population and Development.

Melalui studi tersebut muncul sebuah kesimpulan bahwa setengar dari masyarakat Jerman percaya adanya perbedaan antara Ossis yaitu orang Jerman Timur dan Wessis atau orang Jerman Barat. Perbedaan dianggap lebih besar daripada persamaan, walaupun bangsa Jerman yang terpecah telah tumbuh bersama kembali.

Reiner Klingholz yang merupakan direktur dari The Berlin Institute for Population and Development pun berpendapat bahwa perlu satu generasi lagi hingga akhirnya Jerman kembali bisa tumbuh bersama. Hingga saat ini masih banyak masyarakat Jerman Barat yang belum pernah ke wilayah Timur. Walaupun masyarakat Jerman Timur sudah banyak yang tinggal di wilayah Barat.

Perbedaan Jerman Barat dan Jerman Timur

Ada beberapa indikator yang bisa digunakan untuk dilihat perbedaan Jerman Barat dan Jerman Timur di masa saat ini. Berikut ini sekilas tentang perbedaan yang masih terjadi.

Perbedaan Kondisi Perekonomian

Indikator pertama yang bisa menjadi tolak ukur adalah tingkat perekonomian di tengah masyarakat. Jerman memang terkenal sebagai negara dengan ekonomi paling maju di Eropa, tapi masyarakat Wessis atau Ossis kah yang menjadi penyumbang terbesar? Masyarakat bekas Jerman Barat memiliki jumlah kekayaan yang terus meningkat dibandingkan penduduk di wilayah Timur.

Baca Juga:  4 Nama Kota di Jerman yang Terkenal Dengan Industrinya

Jumlah orang terkaya di seluruh Jerman sebesar 500, dimana wilayah timur hanya menyumbang sebesar 21 orang dan 14 di Berlin. Jika dilihat dari kekayaan kota, maka wilayah Timur hanya memiliki satu kota yaitu Jena. Ukuran ekonomi ini juga disebabkan upah di wilayah Timur yang lebih rendah, jumlahnya 20800 euro per bulannya.

Jumlah upah di Timur adalah ⅔ dari upah masyarakat di Barat. Oleh karena itu nilai properti di bekas Jerman Timur hanya bernilai setengah dari wilayah Barat. Nilai kekayaan orang di Barat bisa mencapai 153.200 per orangnya, sedangkan rumah tangga di Timur saja tidak sampai setengahnya. Aset bersih penduduk Jerman Timur adalah 110.000 euro dan sudah dianggap 10% orang terkaya.

Perbedaan Produktivitas Industri

Pada tahun 1991 setelah reunification, produktivitas di bekas wilayah Timur mencapai 70% daripada wilayah Barat. Jumlah tersebut meningkat hingga tahun 2012 menjadi 73%. Walaupun produktivitasnya tinggi, tapi kepemilikan pabrik adalah milik orang Jerman Barat. Banyak sekali perusahaan milik orang Jerman Timur yang bekerja secara tidak efisien sehingga terjadi pembelian besar-besaran oleh masyarakat Jerman.

Tidak ada satupun dari 30 perusahaan yang terbesar terdaftar sebagai pasar saham Jerman Timur. Para ahli menyatakan bahwa perusahaan dalam bentuk industri yang besar berbasis di Jerman Barat. Sedangkan untuk sentral industri menengah atau kecil-kecilan berada di Jerman Timur. Misalnya saja pertanian atau pemrosesan daging dan penggilingan.

Dilihat dari perbedaan produktivitas saja sudah bisa ditebak bahwa untuk kedepannya perbedaan upah yang besar akan terus menerus terjadi. Bahkan diprediksi akan terus memburuk.

Perbedaan Kondisi Wanita

perbedaan jerman timur dan jerman barat

75% wanita di Jerman Timur merupakan pekerja dan jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan Jerman Barat yang hanya mencapai 70% saja. Hal ini terjadi karena adanya warisan sosialis dimana wanita didorong untuk bekerja dan bangga akan pekerjaannya. Tapi pada kenyataannya, wanita harus bekerja dengan penuh tekanan sekaligus menjalankan kewajiban rumah tangga. Fakta ini masih jarang diakui hingga sekarang.

Karena tuntutan pekerjaan itulah, fasilitas pengasuhan anak di wilayah Timur lebih banyak dan unggul. Bahkan setiap anak dengan umur di bawah tiga tahun akan berada di kamar bayi. Menurut jejak pendapat yang terjadi tahun 1994, banyak anak-anak dibawah usia sekolah menderita ketika ibu mereka bekerja.

Tidak berhenti di situ saja, wanita Jerman Timur akan kembali bekerja lebih cepat setelah melahirkan daripada rekan wanita di Jerman Barat. Tidak hanya pada pekerjaan utamanya, wanita Jerman Timur juga harus bekerja paruh waktu dengan waktu lebih lama yaitu enam jam.

Perbedaan Consumer Goods

Barang-barang yang dikonsumsi merupakan daya tarik utama bagi masyarakat Jerman Timur setelah tembok Berlin runtuh. Beberapa produk seperti jeans Levis, coklat Milka dan handycam adalah produk yang banyak disukai. Bahkan beberapa produk sangat populer dan diperjualbelikan di supermarket seperti sabun cuci piring merk Spee, Rotkäppchen Sekt dan mustard Bautz’ner.

Peningkatan penjualan consumer good meningkat secara drastis, pada tahun 2014 hanya 34% dan tahun 2017 menjadi 42%. Masyarakat Jerman Timur lebih banyak menghabiskan uang mereka untuk berbelanja makanan yang diawetkan. Sedangkan masyarakat jerman Barat lebih suka makanan yang fresh seperti ikan. Sedangkan untuk produk yang sama-sama dikonsumsi dengan jumlah sama adalah tv dan telepon.

Perbedaan Agama yang Dianut

Agama adalah hal yang penting bagi orang-orang bekas Jerman Barat daripada penduduk Timur. Enam dari sepuluh orang dewasa dari Jerman Barat menyatakan bahwa agama cukup penting dalam kehidupan mereka. Pernyataan ini berbanding terbalik dengan masyarakat Jerman Timur yang menganggap agama sama sekali tidak penting.

56% penduduk Jerman Barat menyatakan juga bahwa Tuhan memainkan peran yang sangat penting dalam kehidupan mereka. Sedangkan 72% penduduk bekas Jerman Timur tidak sependapat. Perbedaan ini yang akhirnya membuat Jerman kini memiliki populasi masyarakat yang tidak menganut agama lebih besar.

Perbedaan Sikap terhadap Kaum Minoritas

Seperti yang kita ketahui pada zaman pemerintahan Nazi, kaum Yahudi banyak dimusnahkan. Nah bagaimana tanggapan masyarakat Jerman sekarang? Masyarakat di bekas Jerman Timur masih memiliki pandangan yang buruk akan kaum minoritas khususnya Yahudi daripada masyarakat bekas Jerman Barat.

Baca Juga:  5 Syarat Bekerja Di Jerman dan Kisaran Gaji di Jerman

Pandangan terhadap kelompok minoritas tidak hanya terjadi pada kaum Yahudi tetai juga umat muslim. Perbedaannya pandangan yang menentang dan tidak adalah 36% dan 22% terhadap umat muslim. Sedangkan pandangan terhadap kaum Yahudi yang menentang dan tidak adalah 12% dengan 5%.

Perbandingan Tingkat Pendidikan

Beda Negara Jerman Timur dan Barat

Perbedaan Jerman Barat dan Jerman Timur terakhir adalah soal pendidikan. Dimana masyarakat wilayah Timur lebih unggul dibandingkan Barat. Di antara 16 negara bagian Jerman, bekas wilayah Jerman Timur memiliki pendidikan yang teratas. Banyak ahli yang menyatakan bahwa unggulnya pendidikan di Jerman Timur akibat dari sistem pendidikan GDR yang dulunya diterapkan.

Beberapa ranah pendidikan yang sangat dikuasai adalah matematika, ilmu alam, kimia, biologi dan fisika. Karena tingkat pendidikan yang tinggi inilah membuat jumlah imigran lebih sedikit bagi masyarakat yang sekolah di Jerman Timur. Selain itu investasi pendidikan meningkat di wilayah ini sejak tahun 1990.

aldy

Author aldy

More posts by aldy

Leave a Reply

×