6 Negara yang Menggunakan Bahasa Perancis di Afrika Barat

By 29/07/2019 Jerman
negara yang menggunakan bahasa perancis

Negara yang Menggunakan Bahasa Perancis – Bahasa Perancis tidak hanya digunakan di negara asalnya. Bahasa ini merupakan bahasa latin yang sudah banyak digunakan di negara di dunia bahkan menjadi bahasa resmi. Afrika barat adalah wilayah yang memiliki paling banyak negara menggunakan bahasa Perancis.

Afrika barat merupakan kumpulan banyak negara koloni Perancis di zaman kolonial. Walaupun negara-negara tersebut telah merdeka namun bahasa yang sering digunakan hingga kini adalah bahasa Perancis.

6 Negara yang Menggunakan Bahasa Perancis di Afrika Barat

negara yang menggunakan bahasa perancis
Negara-negara yang ada di Afrika barat berdekatan satu sama lainnya dan memiliki perbedaan kebudayaan sangat kental. Kristen dan Islam adalah agama yang paling besar diikuti oleh pendudukan Afrika. Berikut ini nama-nama negara yang menggunakan bahasa Perancis di Afrika Barat.

1. Senegal

Merupakan Republik Senegal dan menjadi negara yang memiliki wilayah sangat luas di peringkat 86 di seluruh dunia. Semua areanya memiliki jumlah penduduk lebih dari 15 juta jiwa pada tahun 2017.

Dakar merupakan ibukota negara dan pusat dari pemerintahan serta ekonomi. Dakar merupakan kota terbesar dan bahasa resmi negara ini adalah Perancis.

2. Mali

Negara selanjutnya adalah Mali, dan merupakan negara republik. Mali adalah negara terbesar nomor 8 di Afrika dan nomor 24 di seluruh dunia. Bamako merupakan ibukota negara yang berada di dekat sungai Niger.

Kebanyakan penduduk di Mali tinggal di area padang pasar Saharan. Bahasa resminya adalah Perancis walaupun ada pula 40 bahasa daerah yang banyak digunakan. Presiden dari negara ini adalah Ibrahim Boubacar Keita.

Baca Juga:  8 Kebiasaan Orang Jerman ketika Berada di Restoran

3. Guinea

Negara ini memiliki ibukota Conakry dengan luas hampir sama seperti negara Guinea. Jumlah penduduk di negara ini lebih dari 13 juta dengan luas wilayahnya yang masuk ke dalam peringkat 77 terluas di dunia. Presiden yang memerintah adalah Jose Mario Vaz.

Luas wilayahnya berbatasan dengan negara lain seperti Senegal di bagian utara, Mali di bagian timur laut. Di bagian selatan berbatasan dengan Liberia dan Sierra Leone.

4. Mauritania

Negara Republik Islam Mauritania salah satu negara yang paling banyak menggunakan bahasa Perancis dan menjadikannya sebagai bahasa resmi. Dilihat dari areanya termasuk peringkat 11 terluas di Afrika dan nomor 29 di dunia. Ibukota negaranya adalah Nouakchott dan merupakan kota paling besar.

Bahasa Perancis lebih luas digunakan bahkan di media bahkan kelas. Bahasa lain yang juga digunakan adalah Hassaniya Arabic dan Pulaar. Populasi di negara ini mencapai 4 juya jiwa dengan presiden Mohamed Ould Aziz.

5. Cote D’Ivoire

Pada tanggal 10 bulan Maret tahun 1893 negara ini resmi menjadi koloni Perancis dan merdeka pada tahun 1958. Presiden Alassane Ouattara merupakan salah satu penduduk di negara ini. Kala itu Yamoussoukro adalah tempat politik dan administrasi darinegara tetapi ekonomi dan bisnis dan kota terbesarnya adalah Port City Abidjan.

Populasi di seluruh negara ini berjumlah 23 juta jiwa dan negara berbatasan dengan Guinea dan Liberia. Pada bagian utara berbatasan dengan Burkina Faso dan Mali. Sedangkan pada bagian timur berbatasan dengan Ghana.

Baca Juga:  Bentuk, Sejarah, Lambang, dan Sistem Pemerintahan Jerman

6. Burkina Faso

Negara yang menggunakan bahasa Perancis di Afrika Barat dan sangat terkenal. Berbatasan dengan Mali di bagian utara, Nigeria di bagian timur, dan Benin di bagian tenggara. Di wilayah selatan berbatasan dengan Togo dan Ghana, bagian barat daya berbatasan dengan Ivory coast.

Populasi di negara ini mencapai 18 juta penduduk dan menjadi negara peringkat 75 terluas di dunia. Ibukota negaranya adalah Ouagadougou dan menjadi kota paling besar. Negara ini terkenal menggunakan 69 bahasa lainnya. Walaupun bahasa Perancis adalah bahasa resmi negara ini.

Yohana

Author Yohana

Alumni lulusan sekolah dan perguruan tinggi di Jerman, aktif dan turut serta dalam menggalakkan pendidikan yang baik dan berkualitas.

More posts by Yohana

Leave a Reply

×