Edukasi Android Belajar Trading Buzzer Cekresi Coworking cyber duniagames forex inspirasi investasi kerja komputer kredit kursus marketing motivasi pajak redaksi reksadana saham server service software sosial media umkm update vlog Website yandex Jasa Backlink AC.ID wisata nusa penida MBA adalah Gelar S2, Lalu Apa Bedanya dengan Gelar Master?

MBA adalah Pilih melanjutkan sekolah bisnis, teknik atau hukum? Mungkin pertanyaan ini seringkali muncul ketika kamu hendak melanjutkan pendidikan S1 setelah lulus SMA. Setelah lulus S1 pun dengan jurusan yang telah kamu pilih sebelumnya, bisa jadi pertanyaan sejenis akan muncul kembali. Hanya saja sedikit berbeda.

Untuk Info lebih lengkapnya bisa isi Biodata Disini

Ketika berencana ke pascasarjana ada dua pilihan akan kamu temukan yaitu untuk meraih gelar MBA atau Master (MA). Loh bukannya gelar MBA itu hanya untuk bisnis saja? Nah, daripada bingung antara MBA dengan gelar Master seperti apa, yuk kenali lebih dekat pengertian hingga perbedaan keduanya dari berbagai macam faktor.

MBA Adalah Gelar Master of Business Administration

mba
Memang benar bahwa gelar MBA adalah gelar yang didapatkan setelah kamu belajar di program bisnis. Singkatan dari MBA  adalah Master of Business Administration, jadi wajar saja jika program yang ditempuh adalah bisnis.

Tapi jurusan bisnis sangat luas dan bisa dipelajari oleh siapa saja yang dulunya menempuh jurusan teknik, science, bahkan kedokteran sekalipun. Intinya adalah bisnis merupakan ilmu yang lebih luas sehingga gelar MBA bisa didapatkan siapa saja.

Sedangkan gelar Master sendiri akan didapatkan oleh mereka yang mempelajari jurusan tertentu. Misalnya saja mempelajari science seperti biologi, kimia, engineering maka akan mendapatkan gelar MS atau MSc. Jika mengikuti jurusan seni maka akan mendapat jurusan Master of Science dan masih banyak lainnya.

Perbedaan MBA dan MA dari Beberapa Faktor

mba adalah gelar
Dilihat dari pengertian di atas sudah sangat jelas perbedaan utamanya adalah jurusan. Hanya saja untuk program pascasarjana bisnis masih dibagi lagi menjadi beberapa konsentrasi yang lebih luas lagi.

Luasnya bidang ilmu bisnis terutama di modern inilah yang membuat MBA lebih banyak diminati. Apalagi untuk generasi milenial yang ingin mengembangkan bisnis sendiri.

Apabila kamu saat ini masih menimbang-nimbang untuk tetap melanjutkan S2 untuk mendapatkan gelar MA atau MBA, simak lebih lengkap perbedaan keduanya berikut ini.

1. Syarat Mengikuti Program

Ketika hendak mendaftar pasti kamu akan dilihat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Jika kamu ingin lanjut ke jurusan yang sama, maka syarat umum seperti hasil nilai, ijazah, surat rekomendasi harus disertakan.

Sebuah syarat yang sangat mudah dipenuhi bagi mahasiswa yang baru saja lulus S1, sehingga untuk mendapat gelar MA di jurusan yang sama akan lebih mudah.

Berbeda ceritanya jika kamu ingin melanjutkan atau pindah jurusan untuk meraih gelar MBA. Selain syarat umum pada jurusan lainnya, kamu juga harus memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun.

Untuk membuktikannya perlu surat rekomendasi dari tempat kamu bekerja sebelumnya. Alasan utamanya adalah untuk mencetak lulusan yang memiliki kemampuan praktek lebih luas lagi.

2. Program yang Bisa Dipilih

Perbedaan yang terbesar bisa dilihat dari program yang dibuka. Pada gelar MA, program-program yang bisa diikuti sangat luas seperti keuangan, kewirausahaan, pendidikan, teknik, kedokteran bahkan mode. Nantinya kamu akan memperdalam sesuai dengan jurusan yang dipilih.

MBA adalah jurusan bisnis, jadi walaupun luas tetap saja program yang bisa dipilih tidak akan jauh-jauh dengan bisnis. Seperti misalnya MBA Manajemen, MBA Bisnis Internasional, MBA Sumber Daya Manusia, MBA Teknologi Informasi, MBA Pemasaran dan masih banyak lagi.

3. Metode Pembelajaran

Perbedaan selanjutnya yang harus dikenali adalah bagaimana metode belajar yang akan kamu tempuh. Karena syarat untuk masuk MBA mahasiswa harus memiliki latar belakang pengalaman kerja, maka metode pembelajaran yang digunakan tentu berbeda dengan Maste

. Mahasiswa MBA akan memiliki pengalaman belajar praktek lebih banyak, seperti ‘studi kasus’ dimana memecahkan masalah pada bisnis di sebuah perusahaan.

Selain itu, bekerja sama dalam kelompok serta diskusi yang lebih besar akan membantu mahasiswa memperluas jaringan. Berbeda dengan metode pembelajaran untuk jurusan Master menggunakan metode kuliah umum. Seperti pengajaran di kelas, presentasi dan mengerjakan tugas. Tapi karena kuliah Master lebih spesifik jurusan, mahasiswa bisa menggali ilmu yang lebih dalam.

4. Kurikulum

Kurikulum juga menjadi acuan yang digunakan untuk memilih manakah yang lebih baik untuk dipilih. Pada MBA, kurikulum disusun supaya meningkatkan kemampuan manajemen dan kepemimpinan mahasiswa. Oleh karena itu metode pembelajaran yang efektif dipilih seperti diskusi kelompok.

Sedangkan untuk kurikulum program Master berbeda, yang disusun untuk kebutuhan pengembangan berpikir analitis dan praktis seorang mahasiswa. Jadi memberikan penjelasan di kelas dan memberikan tugas personal maupun kelompok dibutuhkan. Jadi metode pembelajaran yang diterapkan seperti yang diterangkan di atas.

5. Kesempatan Kerja setelah Lulus

Ini yang paling banyak dipertanyakan, di antara MBA dan Master manakah yang memiliki peluang kerja lebih tinggi? Keduanya sama-sama banyak dicari di dunia kerja.

Hanya saja kembali lagi kepada program yang kamu ambil. Pada gelar Master, kamu bisa bekerja di bidang yang lebih spesifik lagi, oleh karena itu peluang kerja adalah seputar bidang yang sama.

[irp posts=”37209″ name=”Seputar Ausbildung Jerman Lengkap, Pengertian hingga FAQ”]
Sedangkan untuk gelar MBA, peluang kerja adalah pada seluruh bidang yang berhubungan dengan bisnis. Kamu sebelumnya sudah memiliki pengalaman kerja dan meningkatkan kemampuan akademis, maka akan lebih mudah untuk mendapatkan karir di posisi yang lebih baik. Bahkan kamu juga bisa membangun bisnis sendiri karena sudah memiliki bekal yang cukup.

Pilih Belajar untuk Gelar MBA atau Master?

tips mendapatkan gelar mba
Setelah mengetahui perbedaan MBA dan gelar Master dari berbagai faktor, kini saatnya bagi kamu untuk menjawab pertanyaan ini ‘Manakah yang akan dipilih MBA atau Master?’.

Jawabannya adalah kembali kepada pilihan karir yang akan kamu tekuni di masa depan. Mendapatkan gelar MBA artinya kamu akan bekerja di bidang bisnis yang menuntut kemampuan memimpin dan manajerial yang baik.

Seorang dengan kemampuan tersebut pastinya telah memiliki pengalaman kerja sebelumnya dan menjadi seorang profesional. Berbeda dengan gelar Master yang didesain untuk mahasiswa baru saja lulus sarjana atau ingin meningkatkan akademik sebelum masuk ke dunia kerja dengan kemampuan yang lebih spesifik di bidangnya.

[irp posts=”39468″ name=”4 Langkah Mudah Membuat Visa Studi Jerman Secara Mandiri”]

Pada beberapa kasus, tidak selalu seseorang yang baru saja lulus sarjana harus memilih salah satu tapi justru menempuh keduanya.

Seorang lulusan MBA bisa saja memiliki gelar Master sebelumnya atau sebaliknya. Karena bagi mereka mendapatkan kedua gelar akan meningkatkan nilai diri dan profesionalisme.

Jika masih bingung untuk memilih MBA dan Master, sebaiknya gunakan beberapa pertanyaan berikut ini mendapatkan jawabannya.

  1. Dimanakah kamu akan melihat dirimu sendiri dalam lima atau sepuluh tahun ke depan?

Jawabannya akan menentukan masa depan. Jika kamu melihat dirimu sebagai pemimpin perusahaan maka kamu bisa memilih MBA. Tapi jika ternyata kamu menjadi praktisi atau profesional di bidang tersebut maka gelar Master harus ditempuh.

2. Apakah pengalaman yang saat ini kamu miliki?

Pengalaman akan menentukan apakah kamu layak mengikuti MBA atau master.

3. Program manakah yang cocok untuk jenis posisi yang kamu inginkan?

Posisi atau jenis pekerjaan sangat menentukan pendidikan mana yang sebaiknya diunggulkan ketika melamar pekerjaan.

4. Apakah kurikulum pada program tersebut menawarkan keahlian, pengetahuan dan kemampuan yang fleksibel untuk meraih tujuanmu?

Setiap program memiliki kurikulum , metode pembelajaran, dan durasi yang berbeda. Pilih program yang akan memudahkan mendapatkan skill dan pengetahuan sesuai tujuan.

edukasi

×

Choose One Of Our Team Members

Virtu Would Like To Understand How We Could Help You As Best We Could

×