7 Langkah Kuliah di Jerman Gratis Dengan Beasiswa

By 11/12/2018 March 20th, 2020 Jerman
kuliah gratis

Kuliah di Jerman Gratis – Siapa bilang kuliah di Jerman harus dengan beasiswa? Bagi kamu yang belum berhasil lolos dalam mendapatkan beasiswa ada banyak cara untuk bisa tetap melanjutkan kuliah di Jerman. Beasiswa adalah salah satu cara yang banyak ditempuh untuk mendapatkan kuliah gratis di Jerman bahkan biaya asuransi, tempat tinggal sudah dibiayai jadi kamu tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun.

Nah lalu apa yang terjadi jika ternyata kuota dari beasiswa telah penuh dan kamu bukan salah satu orang yang beruntung. Tenang saja banyak jalan menuju Roma, untuk kuliah di Jerman tidak harus selalu mengandalkan beasiswa.

Jika tahun ini kamu belum berhasil mendapatkan beasiswa maka cara alternatif bisa dijalankan. Ada banyak perguruan tinggi gratis yang menyediakan fasilitas bagus bahkan bagi mahasiswa internasional. Jerman adalah negara yang sangat menjunjung tinggi dalam bidang pendidikan, maka pemerintah pun membuat banyak universitas negeri yang gratis.

Namun kamu harus benar-benar pandai mencari unversitas yang tidak membebankan biaya pada para siswa mereka. Syaratnya adalah kamu harus bisa lulus ujian masuk dan memenuhi standar kebutuhan di sana. Belajar adalah faktor terpenting di sini, tidak jauh berbeda bukan dengan beasiswa kamu tetap dapat bersekolah gratis.

kuliah di jerman

Bahkan tidak tanggung-tanggung banyak jurusan yang bisa kamu masuki, mulai dari kedokteran, teknik, bisnis, arsitektur dan juga seni. Berbagai macam jurusan ini tersedia untuk kamu jika kamu memiliki kehalian khusus dan prestasi yang memuaskan maka kuliah di Jerman gratis bukan hanya lamunan belaka saja.

Walaupun sekolah tidak memungut biaya bukan berarti standar pendidikan pun diturunkan. Ada banyak pengajar kompeten yang bisa kamu temui dan banyak pelajar yang dari berbagai belahan dunia yang sama-sama memiliki minat sama akan kamu temui. Setelah lulus ada banyak kesempatan bekerja di bidang sesuai dengan yang kamu minati.

Inilah mengapa kamu harus mempersiapkannya dari sekarang, mulailah belajar bahasa Jerman karena perguruan tinggi hanya akan meneriman pelajar yang menguasai bahasa mereka. Jika kamu kesulitan alternatif lain untuk bisa kuliah gratis di sana adalah dengan mengambil jurusan double degree di perguruan tinggi di Indonesia.

Baik itu program S1 atau S2 banya universitas yang menawarkan untuk bisa kuliah di Indonesia dan di Jerman. Kesempatan ini bisa kamu dapatkan dengan mudah bahkan sesuai dengan bidang yang diminati.

Jika kamu mengambil double degree maka biaya hidup dan biaya bersekolah di sana tidak perlu dipusingkan lagi. Kamu hanya perlu berkonsentrasi dengan penelitian di sana karena sepulangnya dari Jerman akan ada banyak laporan yang harus kamu selesaikan.

Menarik tentunya untuk bisa kuliah di Jerman gratis, tanpa harus memusingkan biaya kamu bisa lebih fokus pada ilmu yang dipelajari.

7 Langkah Kuliah di Jerman Gratis Yang Tak Boleh Dilewatkan

Kuliah di Jerman Gratis
1. Mengikuti Kelas Bahasa Jerman

Sudah tahu belum bahwa untuk bisa kuliah di Jerman kamu harus menguasai bahasa Jerman? Walaupun mungkin kamu memilih jurusan yang tidak menggunakan pengantar bahasa Inggris, tapi bahasa Jerman tetap dibutuhkan. Sebelum bisa kuliah gratis di Jerman, persiapan pertama adalah mengikuti kelas bahasa Jerman.

Bagi kamu yang mungkin saat ini sedang duduk di kelas 2 SMA sebaiknya mulailah belajar. Bahasa Jerman cukup sulit bagi lidah Indonesia, jadi butuh proses setidaknya enam bulan sebelumnya. Khusus untuk kamu yang ingin mendaftar kuliah atau Studienkolleg, level bahasa Jerman yang harus diraih adalah B1 atau B2.

Sertifikat kemampuan yang menyatakan kamu lulus pada level tersebut nantinya akan disertakan sebagai syarat pendaftaran kuliah loh. Jadi bagi kamu yang tidak menguasainya kesempatan tentu sangat kecil. Ada banyak kelas kursus bahasa Jerman ekstensif yang bisa kamu ikuti.

Materi pada kelas ini tentunya mempersiapkan kamu untuk siap mengikuti perkuliahan dan diterima di universitas yang kamu inginkan. Bahasa Jerman juga akan menjadi skill yang dibutuhkan saat kamu hidup di Jerman nanti.

2. Memilih Universitas dan Jurusan

Sambil belajar bahasa Jerman, mulailah untuk memilih universitas dan jurusan yang kamu ingin pelajari. Mudah kok cara memilihnya, karena kamu bisa mencari tahu segala informasi melalui website dari masing-masing universitas di Jerman. Pada saat memilih jurusan pertimbangkan minat dan juga karir ke depan yang ingin kamu jalani. Ini adalah hal penting dan menjadi bekal yang akan terus memotivasi kamu belajar di negara asing.

Sedangkan untuk mencari universitas yang tepat, kamu harus mencari beberapa informasi secara lengkap. Pertama syarat apa saja yang dibutuhkan untuk mendaftar seperti nilai pada mata pelajaran yang sesuai dengan jurusan. Kedua apakah jurusan yang kamu inginkan tersedia. Ketiga dimanakah universitas tersebut berada, karena nantinya akan menjadi perhitungan biaya hidup selama di Jerman.

Sebagai informasi, jenis universitas di Jerman tidak jauh berbeda dengan perguruan tinggi di Indonesia. Ada universitas negeri dan swasta, jika ingin biaya kuliah gratis kamu harus memilih universitas negeri. Perguruan tinggi negeri Jerman hanya membutuhkan biaya administrasi yang besarannya sekitar 3 hingga 4 juta rupiah. Tidak terlalu mahal bukan?

Baca Juga:  Pentingnya Ikut Kursus Bahasa Jerman di Jakarta

3. Mencari Beasiswa

Jika ingin kuliah di Jerman gratis maka kamu harus pintar mencari informasi beasiswa. Pemerintah Jerman membuka beasiswa full funded untuk mahasiswa yang berhasil lulus tes. Beasiswa ini adalah beasiswa DAAD yang bisa digunakan untuk universitas negeri. tapi ada juga yang digunakan untuk universitas dan jurusan tertentu. Jadi kamu harus rajin mengunjungi website beasiswa DAAD untuk mencari informasi terbaru. Beasiswa ini selalu ada setiap tahunnya.

Pemerintah Indonesia juga menyediakan beasiswa LPDP yang diberikan untuk mahasiswa berprestasi untuk bisa kuliah di luar negeri. Sama seperti DAAD, beasiswa ini juga full funded yang akan memenuhi biaya kuliah hingga kebutuhan hidup selama di Jerman.

Selain dua beasiswa dari pemerintah, ada juga beasiswa dari pihak swasta dan universitas. Seperti Heinrich boll dan Erasmus+. Untuk mendapatkan beasiswa dari universitas kamu harus sering dilihat infonya di web universitas tersebut. Walaupun beberapa beasiswa tidak full funded setidaknya kamu bisa tetap bebas biaya kuliah.

4. Mengumpulkan Syarat Beasiswa dan Masuk Universitas

Saat mendaftar ada begitu banyak syarat yang harus dipenuhi dalam bentuk dokumen. Semua dokumen ini akan membuktikan kemampuanmu untuk layak mendapatkan beasiswa dan masuk melanjutkan pendidikan di universitas Jerman. Syarat yang dibutuhkan antara beasiswa dan mendaftar ke universitas biasanya tidak jauh berbeda.

Syarat Kuliah Di Jerman yang Dibutuhkan:

syarat Kuliah di Jerman Gratis
– Motivation letter, yang berisi motivasi kamu dan rencana ke depan setelah menyelesaikan di jurusan di perguruan tinggi tersebut.

– Sertifikat kemampuan berbahasa Jerman level B2 dari Goethe Institut. Pastikan kamu mengikuti ujian dan mendapatkan sertifikat sebelum deadline pendaftaran.

– Transkrip nilai dan ijazah yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman. Penerjemah yang dipilih harus diakui.

– Surat rekomendasi, beberapa beasiswa dan universitas biasanya membutuhkan surat rekomendasi dari dosen, atasan atau guru yang dikenal untuk menceritakan latar belakang pendidikanmu dengan baik.

– Sertifikat pendukung lainnya yang sesuai dengan motivasimu memilih jurusan tersebut akan cukup membantu supaya bisa berhasil diterima.

Jika semua persyaratan ini sudah kamu siapkan maka segera kumpulkan. Catat dan ingat batas akhir pengumpulan semua dokumen ini dan pastikan kamu tepat waktu. Tidak ada toleransi keterlambatan yang akan diberikan jika kamu lalai satu dokumen saja. So, jangan sia-siakan kesempatan ini.

1. Membuat Paspor dan Visa

Bagi kamu yang sudah berhasil lolos dari ujian beasiswa dan berhasil masuk ke universitas akan mendapatkan surat penerimaan. Surat ini nantinya akan digunakan untuk proses lanjutan pembuatan visa. Sebelum membuat visa, bagi kamu yang belum memiliki paspor harus membuat terlebih dahulu.

Buat paspor di pihak imigrasi, setelah itu siapkan semua syarat pembuatan visa pelajar ke Jerman. Beberapa syarat yang harus dikumpulkan adalah sebagai berikut:

– Fotokopi dan paspor asli

– Surat penerimaan beasiswa dan universitas

– Bukti jaminan finansial seperti rekening koran tapi bagi kamu yang mendapatkan beasiswa full funded tidak memerlukannya.

– Fotokopi dan sertifikat asli kemampuan berbahasa Jerman

– Fotokopi atau bukti pembelian tiket pesawat

– Fotokopi bukti dari asuransi kesehatan dan perjalanan

– Syarat tambahan lain seperti foto.

Semua syarat ini harus dikumpulkan sendiri ke kedutaan Jerman di Jakarta. Kemudian kamu akan menunggu panggilan untuk wawancara dan foto. Sebaiknya urus visa sesegera mungkin setelah kamu mendapatkan surat penerimaan beasiswa maupun universitas.

Baca Juga:  Seputar Ausbildung Jerman Lengkap, Pengertian hingga FAQ

2. Mencari Akomodasi

Jika kamu sudah pasti mendapatkan tempat tinggal di asrama universitas, mungkin tidak perlu lagi bingung tentang masalah ini. Tapi jika kamu belum mendapatkan tempat tinggal, maka harus mempersiapkannya langsung. Jangan khawatir, karena kamu bisa menghubungi Persatuan Pelajar Indonesia yang ada di Jerman untuk mendapatkan rekomendasi tempat tinggal sementara.

Pilihlah tempat yang murah serta dekat dengan area kampus sehingga kamu akan menghemat biaya transportasi dan pergi kuliah dengan berjalan kaki.

3. Mendaftar Ulang dan Mulai Perkuliahan

Semua proses sudah hampir selesai dan kamu sudah berada di Jerman. Sesampainya disana jangan lupa untuk rutin melapor ke KBRI di Jerman. Kemudian sebelum perkuliahan di Jerman dimulai dilakukan daftar ulang untuk mendapatkan ID pelajar. Sangat penting untuk mendapatkan ID ini karena bisa digunakan untuk pengurusan ijin tinggal dan mendapatkan banyak diskon dalam transportasi atau membeli buku kuliah.

Jangan lupa untuk membuka rekening tabungan pada bank yang ditunjuk oleh universitas dalam pembayaran. Rekening akan menjadi untuk menerima beasiswa, membayar kuliah, sewa tempat tinggal dan listrik. Supaya biaya hidup kamu terus tercukupi, kamu bisa juga mencari pekerjaan paruh waktu.

Selain mendapatkan uang, bekerja paruh waktu akan melatih kemampuan berbahasa Jerman. Tidak sedikit mahasiswa Indonesia yang melakukan pekerjaan paruh waktu disana. Jadi jangan pernah malu untuk mencobanya.

Virtu Education

Author Virtu Education

More posts by Virtu Education

Leave a Reply

×