Kuliah di Amerika: Universitas, Biaya dan Cara Daftarnya

kuliah di amerika

Kualitas pendidikan nomor satu di dunia menjadi alasan mengapa ada banyak orang yang ingin kuliah di Amerika. Berikut informasi penting mengenai cara kuliah di Amerika yang harus kamu tahu.

Untuk Info lebih lengkapnya bisa isi Biodata Disini

Kuliah di Amerika adalah cita-cita terbesar dari banyak orang di seluruh dunia. Sebagai negara nomor satu di bumi, Amerika memiliki keunggulan di banyak sektor dan salah satunya adalah kemajuan di bidang pendidikan.

Mendaftar ke universitas di Amerika bisa berarti pengorbanan materi, waktu dan tenaga yang sangat besar. Selain usaha, perencanaan secara menyeluruh juga perlu disiapkan agar jaminan keberhasilanmu diterima masuk ke universitas impian di AS semakin tinggi.

Lalu apa saja yang perlu diperhatikan dalam merencanakan kuliah di Amerika? 

Salah satu langkah yang bisa langsung kamu lakukan adalah mencari informasi  sebanyak-banyaknya terkait dengan kuliah di Amerika seperti universitas terbaik di sana, total biaya, dan juga cara mendaftarnya. 

Jika kamu salah satu orang yang berminat, simaklah info-info penting di bawah ini yang mungkin bisa menjadi pedoman dalam membuat rencana untuk kuliah di Amerika.

Mengapa Memilih Kuliah di Amerika?

Amerika Serikat menduduki peringkat pertama sebagai negara tujuan favorit untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Terhitung ada 1 juta lebih pelajar internasional di tahun 2021  yang sedang menjalani studi mereka di negara superpower ini. 

Tentu saja ada alasan mengapa banyak sekali orang memilih untuk kuliah di Amerika. Berikut ini 5 alasan utama yang membuat mereka tertarik menempuh pendidikan di sana.

  • Kualitas pendidikan tingkat dunia

Amerika pantas berbangga dengan keunggulan akademik yang mereka miliki. Banyak dari institusi pendidikan di Amerika yang konsisten mendapatkan posisi di berbagai daftar peringkat universitas terbaik sedunia seperti QS World Ranking dan Times Higher Education Ranking.

Tentu saja reputasi ini membawa pengaruh baik kepada semua alumni dari universitas Amerika karena diploma yang mereka pegang akan dianggap bernilai lebih di mata para pencari tenaga kerja.

Selain itu, dengan penyediaan fasilitas dan lingkungan belajar yang menunjang, kamu bisa mengembangkan diri lebih jauh lagi menuju potensi akademik tertinggi. 

  • Sistem pendidikan yang fleksibel

Universitas Amerika menawarkan segudang pilihan jurusan dan program studi. Mahasiswa bebas untuk mengatur tidak hanya konten, tapi juga struktur jurusan masing-masing.

Di dua tahun pertama, kamu akan mempelajari mata pelajaran mendasar seperti matematika, literatur, komunikasi dengan tujuan untuk mengasah kemampuan universal sebagai bekal untuk bersaing di dunia kerja nantinya. 

Waktu ini adalah saat di mana kamu mengeksplorasi minat program studi yang akan dipilih pada akhirnya. 

Dengan sistem ini, mahasiswa tidak harus terburu-buru terjun ke disiplin ilmu yang terlalu spesifik dan punya banyak waktu untuk menentukan jurusan yang sesuai dengan panggilan hidup mereka.

Baca Juga: Kuliah Di Australia: Jurusan, Biaya Dan Cara Daftarnya

  • Fasilitas pendukung yang sangat baik untuk siswa internasional

Perjuangan kuliah di Amerika bisa menjadi pedang bermata dua dengan segala resiko dan tantangan yang harus dihadapi oleh pelajar internasional. 

Pemahaman inilah yang mendorong universitas-universitas Amerika untuk menyediakan program orientasi, workshop, dan pelatihan secara teratur untuk membantu para pelajar tersebut. 

Tidak hanya itu, banyak dari perguruan tinggi di Amerika yang menyediakan pusat mahasiswa khusus untuk pelajar internasional seperti kamu yang bertugas memandu dari sisi akademik, sosial dan budaya, pengurusan finansial dan masih banyak lagi.

  • Keanekaragaman budaya

Sebagai tempat bertemunya berbagai ras, etnis dan budaya, kamu akan mengenal orang-orang dengan latar belakang yang unik saat kuliah di Amerika. Hidup di sekitar komunitas seperti ini ternyata memberikan manfaat yang tidak terduga.

 Dengan tumbuh di tengah keragaman, secara otomatis kamu akan berkembang menjadi manusia yang berwawasan luas, berempati dan menjunjung kemanusiaan.

Kepribadian inilah yang saat ini sangat dibutuhkan pasar internasional dimana perusahaan cenderung memilih calon pekerja yang pernah mendapatkan pengalaman hidup di lingkungan multikultur.

  • Meningkatkan kesejahteraan

Terlepas dari belajar, tidak dapat dipungkiri bahwa kuliah di Amerika akan membawa kamu ke kehidupan yang lebih sejahtera. Taraf hidup di Amerika bisa dibilang lebih baik dibandingkan di negara lain karena semua kebutuhan, mulai dari kebutuhan pokok hingga sekunder bisa kamu dapatkan di Amerika.

Stabilitas ekonomi dan ladang peluang inilah yang menjadi daya tarik dari Amerika Serikat dan membuat banyak orang ingin hidup di sana. Dan salah satu cara yang banyak digunakan adalah dengan menjadi pelajar pendatang.

Daftar Universitas Terbaik Untuk Kuliah di Amerika

California Institute of Technology

Image: Google

 Amerika Serikat adalah rumah dari universitas-universitas terbaik. Di tahun 2021, University Rankings (THE) menetapkan 7 dari 10 universitas terbaik di dunia berlokasi di Amerika. Ketujuh universitas tersebut adalah:

California Institute of Technology (Caltech) adalah lembaga penelitian dan pendidikan saintek yang terkenal di dunia. 

Terletak di Pasadena, California, lembaga ini telah banyak mencetak individu-individu luar biasa yang berperan penting sebagai pemberi solusi masalah kompleks, penemu pengetahuan baru, pemimpin inovasi dan pengubah masa depan.

Terbagi ke dalam 6 divisi akademik, Caltech memegang kontribusi besar dalam kemajuan pengajaran dan penelitian sains teknologi. 

Kompetisi penerimaan universitas ini sangatlah tinggi di mana hanya sejumlah kecil pelajar paling berbakat yang diterima menjadi mahasiswa mereka.

Berkat pengadaan fasilitas berkualitas tinggi, Caltech memiliki output penelitian yang sering menjadi terobosan baik di lingkungan kampus maupun secara global.

Fasilitas ini termasuk Jet Propulsion Laboratory, the Caltech Seismological Laboratory dan the International Observatory Network.

banyak prestasi yang disumbangkan tokoh-tokoh dari Caltech diantaranya 39 Hadiah Nobel, 6 Turing Awards dan 71 United States National Medal of Science and Technology.

  • Stanford University 

Berlokasi di pusat Silicon Valley, Stanford University didirikan oleh Jane dan Leland Stanford sebagai alat untuk memajukan kesejahteraan publik. 

Tujuan tersebut bisa dibilang telah berhasil terlaksana dari banyaknya penemuan dan penerapan pengetahuan yang mengubah hidup manusia seperti percobaan transplantasi paru-paru pertama, debut mouse komputer, dan penemuan musik berbentuk digital.

Stanford adalah salah satu Universitas terbesar di Amerika Serikat yang memiliki luas sekitar 8.180 hektar. Terdapat 18 lembaga penelitian interdisipliner yang dikelompokkan menjadi tujuh sekolah besar bernama:

  • Graduate School of Business 
  • School of Earth, Energy & Environmental Sciences
  • Graduate School of Education
  • School of Engineering
  • School of Humanities and Sciences
  • Law School
  • School of Medicine

Setiap tahunnya Stanford menerima sekitar 2,000 mahasiswa baru atau hanya sekitar 4% dari total pendaftar yang ditempatkan ke 2,180 fakultas yang tersedia.  

Terhitung sudah ada 19 Hadiah Nobel yang diraih oleh komunitas terpelajar dari Stanford di lingkup seni, ilmu sosial, bisnis, politik, humaniora, media, olahraga, dan teknologi. 

Selain itu, banyak dari pemegang diploma Stanford yang merupakan founder dari perusahaan-perusahaan global seperti Google, Nike, Netflix, Hewlett-Packard, Sun Microsystems, Instagram dan Charles Schwab.

  • Massachusetts Institute of Technology (MIT)

Massachusetts Institute of Technology (MIT) adalah institusi riset dan edukasi independen yang berbasis di kota Cambridge, Massachusetts.

Didirikan pada tahun 1861, MIT memiliki misi untuk mempersiapkan generasi terpelajar terhadap kebutuhan akan kemajuan di ranah sains, teknologi dan bidang lainnya. 

Terbukti sudah banyak penemuan ilmiah dan kemajuan teknologi yang dipatenkan oleh MIT seperti sintesis kimia pertama penisilin, pengembangan radar, penemuan quark dan penciptaan memori inti magnetik yang berperan penting dalam perkembangan komputer digital.

Saat ini, MIT terbagi menjadi 5 sekolah besar untuk kuliah di Amerika, yaitu:

  • Architecture and planning
  • Engineering
  • Humanities
  • Arts and social sciences 
  • Management and science.

MIT selalu berusaha menghasilkan inovasi baru melalui penelitian-penelitian yang berhubungan dengan sains dan teknologi meliputi, pembelajaran digital, daur ulang energi, Big Data, kesehatan manusia dan masih banyak lagi. 

Beberapa prestasi yang telah diklaim MIT antara lain adalah 85 Hadiah Nobel, 58 National Medal of Science, 29 National Medal of Technology and Innovation dan 45 MacArthur Fellows.

  • Princeton University

Princeton adalah salah satu universitas tertua di dunia yang didirikan tahun 1746 dengan awal nama College of New Jersey. Pada tahun 1896 barulah institusi ini secara resmi berubah nama menjadi Princeton University.

Princeton university berkomitmen untuk menyediakan fasilitas mahasiswa terbaik dengan harapan kinerja dan perkembangan para pelajar mereka dapat meningkat. 

Beberapa fasilitas tersebut yaitu berupa penyediaan akomodasi tempat tinggal untuk 98% siswa yang aktif, taman kampus yang estetik, 10 perpustakaan dengan 14 juta koleksi buku, dan Pusat Teater McCarter.

Selain itu, Princeton University juga terbuka bagi pelajar internasional dimana pada tahun lalu institusi ini menerima 23% pelajar dari luar Amerika Serikat sebagai mahasiswa baru.

Dengan kemudahan dan pelayanan yang diberikan, pastinya Princeton University menjadi salah satu kandidat pilihan terbaik untuk kuliah di Amerika.

  • Harvard University
    Harvard University

Harvard adalah universitas bergengsi Amerika lainnya yang banyak diincar pelajar internasional untuk kuliah di Amerika.

Institusi yang populer di seluruh dunia ini berdiri sejak tahun 1636 dan dibangun oleh seorang dermawan bernama John Harvard. 

Terletak di Cambridge, Massachusetts, kampus seluas 5000 hektar ini terdiri dari 12 sekolah yang menyediakan gelar dengan jangkauan jurusan yang luas. 

Subjek yang tersedia di Harvard antara lain adalah: Art & Humanities, Engineering & Technology, Business & Economics, Computer Science, Social Sciences, Physical Sciences, Education, Life Sciences, Clinical, Pre-clinical & Health, Law

Selain itu, Harvard juga mempunyai perpustakaan akademik terbesar di dunia dengan 20 juta lebih koleksi buku, 400 juta manuskrip, 124 juta arsip halaman web dan masih banyak lagi.

Berkat kualitas pendidikan yang terbaik, banyak dari lulusan Harvard yang memenangkan penghargaan akademik besar seperti 45 Hadiah Nobel dan 48 penghargaan Pulitzer. 

  • Yale University

Kampus yang terkenal karena keunikan bangunan bergaya abad 18 ini menjadi pilihan Universitas untuk kuliah di Amerika selanjutnya. Yale berdiri sejak tahun 1701 dan terletak di New Haven.

Kampus seluas 150 hektar ini memiliki bangunan-bangunan terkenal seperti Beinecke Rare Book & Manuscript Library, Peabody Museum of Natural History, dan Sterling Memorial Library.

Kegiatan perkuliahan di Yale diawali dengan pembelajaran kurikulum Liberal Arts yang mencakup humaniora, sosial, sains dan seni sebelum memilih jurusan di tahun berikutnya. Pelajar juga menerima pelatihan keterampilan menulis, penalaran kuantitatif dan bahasa asing.

Yale University memegang reputasi yang baik di kalangan mahasiswa pendatang. Menurut data, 1 dari 5 mahasiswa Yale adalah pelajar internasional dan lebih dari setengah mahasiswa tingkat Strata-1 mendapatkan beasiswa atau uang tambahan dari Universitas. 

  • The University of Chicago

Universitas terakhir yang menjadi pilihan terbaik untuk kuliah di Amerika adalah The University of Chicago yang dibangun di tahun 1890.

Sejak berdirinya universitas ini, komunitas University of Chicago telah mengumpulkan 90 nobel prize, 50 kali bantuan dana dari MacArthur dan sejumlah medali serta sertifikat internasional lainnya.

University of Chicago memberdayakan pelajarnya dengan bantuan akses fasilitas-fasilitas terbaik seperti Laboratorium Nasional Argonne, Laboratorium Akselerator Nasional Fermi, Laboratorium Biologi Kelautan dan Organisasi Teleskop Magellan Raksasa.

Inilah mengapa para lulusan Chicago University dapat berpikir secara kritis, konvensional dan penuh dengan ide-ide orisinal.

Untuk kuota mahasiswa, Chicago University menerima pelajar internasional sejumlah 33% dari keseluruhan siswa ajaran baru pada tahun 2021. Jumlah ini cukup besar jika dibandingkan dengan universitas lainnya.

Biaya Kuliah di Amerika Serikat


biaya kuliah di amerika

  • Biaya pendidikan

Dalam menghitung anggaran biaya kuliah di Amerika Serikat, pengeluaran terbanyak berasal dari biaya pendidikan.

Biaya ini dibayarkan setiap tahun sebagai salah satu syarat untuk bisa melakukan daftar ulang. 

Estimasi biaya kuliah universitas ternama (per tahun):

  • Harvard University: $51,925
  • Yale University: $55,500
  • Princeton University: $52,800
  • Stanford University: $53,529
  • The University of Chicago: $59,289
  • California Institute of Technology: $54,600
  • Massachusetts Institute of Technology: $53,790

Rata-rata biaya kuliah di Amerika berdasarkan tingkat gelar (per tahun):

  • Publik/negeri
    • Bachelor’s degree: $25,620
    • Master’s degree: $25,960
    • Doctoral degree: $27,550
  • Privat/swasta
    • Bachelor’s degree: $33,450
    • Master’s degree: $29,960
    • Doctoral degree: $42,920

Secara garis besar, uang yang perlu diantisipasi per tahun untuk kuliah di Amerika berada pada kisaran $20,000 – $55,00/tahun bagi mahasiswa pendatang.  

Nilai ini tidaklah mutlak karena semua tergantung dari universitas dan jurusan yang kamu pilih. Bahkan terdapat pula jurusan yang hanya memerlukan biaya kurang dari $15,000 tiap tahunnya.

  • Biaya Akomodasi

Sewa tempat tinggal adalah biaya kuliah di Amerika yang harus dipenuhi setiap bulannya. 

Berikut ini kisaran biaya akomodasi berdasarkan jenisnya:

  • Hostel/guesthouse: $45 – $100/malam (akomodasi sementara)
  • Rental bersama: $470 – $3,600/bulan
  • Rental sendiri: $500/bulan
  • Di dalam kampus: $800 -$ 900/bulan
  • Homestay: $600 – $3,000/bulan

Hampir seluruh universitas Amerika menyediakan area di dalam kampus sebagai tempat tinggal pelajar pendatang. Jenis akomodasi ini cukup terjangkau tapi kamu harus bergerak cepat jika ingin menyewa sebelum slot yang tersedia habis.

Kamu juga bisa mempertimbangkan untuk mencari tempat tinggal di luar kampus seperti menyewa apartemen bersama rekan atau di sebuah homestay dengan penduduk lokal. Harganya bisa lebih mahal atau lebih murah, tergantung dari daerah tempat kamu menyewa.

  • Biaya membuat Visa

Membuat visa adalah salah satu tahapan yang harus dilewati. Selain banyaknya syarat yang harus dipenuhi, proses pengajuan visa juga dikenakan biaya. 

Jenis visa yang diajukan harus sesuai dengan program akademik yang akan dijalankan oleh pemohon. Pelajar yang mengambil program gelar akademik maka harus membuat visa pelajar F1.

peserta pertukaran pelajar di bidang akademik maupun budaya harus memilih visa jenis J-1. Sementara bagi yang mengambil kursus non-akademik di Amerika  harus  mengajukan visa jenis M-1.

Untuk dapat mengurus visa, Institusi tempat kamu nantinya belajar harus mengeluarkan data online berupa dokumen SEVIS (The Student and Exchange Visitor Information System) dengan kode I-20 sebagai bukti bahwa kamu telah diterima di salah satu universitas/sekolah milik Amerika. 

Kamu akan membutuhkan beberapa dokumen untuk melakukan aplikasi visa:

  • Paspor yang masih berlaku setidaknya 6 bulan setelah masa tinggal di Amerika Serikat.
  • Surat penerimaan dari SEVP dan hard copy formulir I-20
  • Membayar biaya pengajuan visa sebesar $160 dan biaya input data SEVIS sebesar $350
  • Sertifikat kemahiran Bahasa Inggris berbentuk TOEFL atau IELTS
  • 2 lembar pas foto paspor
  • Dokumen akademik seperti transkrip nilai, diploma atau sertifikat
  • Tanda kemampuan finansial, sebagai bukti bahwa kamu mampu memenuhi kebutuhan finansial selama tinggal di Amerika (bisa berupa rekening bank, bantuan dari sponsor, atau bukti penerima beasiswa)
  • Bukti pembelian tiket pulang sebagai jaminan bahwa pelajar akan segera pulang ke negara asal setelah masa studinya berakhir

Perlu diingat bahwa visa baru berlaku terhitung 30 hari sebelum tanggal masuk kuliah sehingga jika kamu berangkat lebih awal dari ketentuan yang berlaku, maka kamu dianggap sebagai pendatang ilegal dan harus kembali ke negara asal.

Jangan lupa untuk melapor ke kantor internasional milik kampus masing-masing setelah tiba di Amerika untuk melengkapi data SEVIS. Jika masih tidak melapor setelah melewati batas tempo, maka konsekuensi terburuknya adalah pencabutan izin visa.

  • Asuransi kesehatan

Mengingat biaya perawatan dan fasilitas medis yang sangat mahal di Amerika, disarankan bagi pelajar internasional untuk mendaftar asuransi kesehatan demi mendapatkan perlindungan kesehatan selama menjalankan studinya.

Biasanya institusi pendidikan akan mengeluarkan kebijakan dengan memasukkan biaya asuransi ke dalam tuition fee/uang pendidikan tahunan sehingga setiap mahasiswa asing dipastikan memiliki jaminan asuransi.

Jumlah yang harus dibayarkan untuk dana asuransi sekitar sebesar $500 – $1,500/tahunnya.

  • Biaya hidup di Amerika

Estimasi pengeluaran biaya hidup dipengaruhi oleh lifestyle dan kota tempat kamu tinggal. Kehidupan di kota-kota besar seperti San Francisco atau New York membutuhkan biaya hidup yang lebih tinggi.

Untuk gaya hidup yang sederhana, pengeluaran sebesar $1,500 – $2,500 per bulan sudah bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari dan mendapatkan fasilitas yang lengkap dan nyaman.

Kebutuhan dasar ini meliputi konsumsi, tagihan air & listrik, fasilitas telepon & internet, transportasi, dan kebutuhan pribadi lainnya seperti alat mandi, alat cuci, dan lain-lain.

Cara Mendaftar Kuliah di Amerika Serikat

Setelah melakukan riset dan mengumpulkan informasi-informasi penting mengenai bagaimana cara kuliah di Amerika, maka usaha selanjutnya adalah mencoba mengirimkan aplikasi kamu untuk menjadi mahasiswa di universitas-universitas AS.

Kamu bisa mencari info terkait pembukaan pendaftaran kuliah di banyak tempat seperti situs resmi milik kampus, media sosial, seminar pendidikan, mading kedutaan AS dan sumber-sumber lainnya.

Jangan ragu untuk mengirim formulir pendaftaran ke banyak institusi karena kamu tidak akan rugi dengan mengambil kesempatan sebanyak-banyaknya untuk mendapatkan peluang seluas-luasnya.

Jika kamu masih ragu dengan kemampuanmu untuk mendaftar secara mandiri, kamu bisa menggunakan jasa konsultasi kuliah ke luar negeri di Virtu Education. 

Dengan menjadi anggota Virtu Education, kamu akan mendapatkan banyak benefit dalam mempersiapkan semua syarat dan ketentuan yang diperlukan untuk mendaftar kuliah di Amerika.

Virtu Education sudah memiliki banyak pengalaman yang menjamin klien mereka agar bisa kuliah atau bekerja di luar negeri dengan peluang masuk yang sangat tinggi. 

Untuk program kuliah di Amerika, Virtu Education akan memandu kamu dalam mengurus segala kebutuhan dengan lengkap dan mudah seperti penyediaan kursus Bahasa Inggris, pencarian universitas yang paling sesuai, pembuatan visa, dan masih banyak lagi.

Ayo  segera daftar ke Virtu Education untuk membangun masa depan yang lebih baik. 

Yohana

Author Yohana

Alumni lulusan sekolah dan perguruan tinggi di Jerman, aktif dan turut serta dalam menggalakkan pendidikan yang baik dan berkualitas.

More posts by Yohana
×