Mengintip Asyiknya Kehidupan di Turki Mahasiswa Indonesia

By 18/08/2020 Turki
Kehidupan di Turki

Kehidupan di Turki – Mendengar negara Turki, apa yang pertama kali terbesit? Pasti membayangkan tempat wisata religi seperti Blue Mosque, Hagia Sophia, Bosphorus Bridge dan tempat menarik lainnya.

Semua itu sudah jadi makanan sehari-hari mahasiswa Indonesia yang sedang melanjutkan pendidikannya di Turki. Negara Turki bukan hanya terkenal akan destinasi wisata atau tempat-tempat bersejarah saja tetapi juga di sektor pendidikan.

Dikutip dari republika.co.id, jumlah mahasiswa Indonesia di tahun 2020 yang melanjutkan studi ada sekitar 2.700 dan 330 diantaranya adalah penerima beasiswa. Itu artinya minat mahasiswa Indonesia untuk berkuliah di Turki sangatlah tinggi. Apalagi ditambah banyak beasiswa dari pemerintah Turki untuk mahasiswa Indonesia seperti Türkiye Scholarships.

Kehidupan di Turki bagi Mahasiswa Indonesia

Kehidupan di Turki bagi Mahasiswa Indonesia

Alasan mahasiswa Indonesia kuliah di Turki bukan hanya itu saja. Turki juga memiliki segudang universitas yang masuk jajaran terbaik di dunia. Jadi sudah pasti bahwa menempuh pendidikan di sana tak kalah bagusnya dengan universitas di Inggris atau Amerika.

Penasaran bagaimana asyiknya menjalani kehidupan di Turki sebagai mahasiswa Indonesia? Yuk simak keseruannya di sini.

1. Biaya Kuliah Murah di Jurusan dan Universitas Top

Kehidupan mahasiswa Indonesia yang wajib diperhatikan adalah mengenai biaya kuliah. Jika dibandingkan dengan biaya kuliah di Indonesia, Turki ternyata lebih murah.

Ditambah lagi kamu bisa berkuliah di universitas ternama dan jurusan top. Contohnya saja Middle East Technical University (METU) yang masuk ke jajaran 80 universitas top di dunia.

Biaya kuliah di universitas ini untuk undergraduate adalah 962 TL – 1529 TL. Kalau dirupiahkan sekitar 5,2 – 8.3 jutaan per semesternya. Biaya ini tidak terlampau jauh dengan di Indonesia, apalagi kamu bisa memilih fakultas teknik, ekonomi bisnis hingga pendidikan.

Selain METU, masih banyak universitas top lainnya seperti Koç University, Bilkent University, Bogazici University dan Sabanci University. Kebanyakan universitas ini berada di kota besar seperti Ankara dan Istanbul. Kedua kota ini juga termasuk kota modern di Turki dan jumlah penduduk asing cukup banyak.

Baca Juga:  Mengintip 5 Jurusan Kuliah di Turki Paling Favorit di Dunia

2. Pilihan Akomodasi Murah dan Makanan untuk Mahasiswa

Selain murahnya pendidikan, akomodasi menjadi semakin menyenangkannya kehdiupan di Turki. Kesempatan untuk tinggal di asrama kampus cukup tinggi dan bisa jadi bahan pertimbangan pertama.

Bagi kamu yang gak kebagian tinggal di asrama jangan khawatir masih ada pilihan lain seperti apartemen atau studio. Jika memilih studio atau apartemen biayanya sekitar 600 ribu sampai 2 juta rupiah, tergantung dengan lokasinya.

Biaya akomodasi memang yang paling banyak secara keseluruhan, tapi yang paling menyenangkan adalah soal makanan. Beberapa pemerintah daerah di Turki ada yang menyediakan makan siang gratis setiap hari seperti di Gençlik Merkezi. Makanannya pun enak dan menunya bervariasi, walaupun untuk mendapatkannya perlu mengantri.

Jika tidak sempat untuk antri, biasanya mahasiswa Indonesia membeli makan di kantin dengan harga 3 TL atau 12 ribu rupiah saja dengan menu nasi, daging, sayur dan buah. Selain di kantin ada juga pilihan makan di rumah makan luar kampus dengan harga di atas 10 TL atau sekitar 40 ribu lebih.

Yang pasti dengan adanya makanan gratis atau murah seperti di kantin akan lebih menghemat biaya bulanan. Rata-rata mahasiswa Indonesia cukup hanya menghabiskan 2,5 juta sampai 4 juta rupiah, biaya yang gak jauh beda ketika kuliah di Jakarta.

3. Tempat Wisata yang Dikunjungi Saat Libur Kuliah

Selain belajar, bertemu dengan banyak orang dan mengenal kebudayaan luas satu hal lagi yang membuat pengalaman kuliah di Turki sangat menyenangkan adalah tempat wisatanya. Saat libur kuliah, kebanyakan mahasiswa tidak pulang atau menghabiskan waktunya untuk berada di Turki. Nah selama liburan ini biasanya mereka bersama teman kuliah mengunjungi kota lain.

Biaya transportasinya pun tidak mahal yaitu sekitar 77 TL per bulannya. Kamu bisa memilih transportasi trem, subway, metro bus, bus, atau kapal feri.

Cukup hanya bayar sekali kamu bisa pergi ke area perjalanan yang kurang dari 90 menit. Beberapa tempat wisata yang menarik dikunjungi seperti Goreme dan Urgup di Cappadocia, Mevlana Museum, Topkapi Palace, Pamukkale dan masih banyak lagi.

Kegiatan yang banyak dilakukan mahasiswa saat libur akhir pekan pun cukup beragam seperti pergi ke mall, kebun binatang, atau museum yang biasa masuknya hanya 20 TL setara dengan 80 ribu rupiah. Jika tak ingin mengeluarkan uang bisa menghabiskan waktu di perpustakaan atau mengikuti acara gratis yang diselenggarakan pemerintah.

Baca Juga:  Informasi Terbaru Biaya Kuliah di Turki dengan Jalur Mandiri

4. Banyak Kegiatan Klub

Masih banyak yang mengatakan kalau mahasiswa yang kuliah di Turki tidak memiliki banyak pengalaman organisasi karena hanya mengejar nilai dengan mengerjakan banyak tugas. Hal itu salah besar, karena walaupun di universitas Turki tidak ada organisasi kemahasiswaan seperti BEM tetapi justru banyak klub yang aktif.

Aktivitas klub di tingkat universitas sangat diminati oleh mahasiswa internasional karena dengan aktif kesempatan mendapat beasiswa pun semakin besar. Ikuti klub seperti entrepreneurship, teamwork, bahkan volunteer bukan sekedar untuk mengejar beasiswa.

Klub adalah tempat berkumpulnya banyak mahasiswa dari berbagai negara nah inilah saat yang tepat untuk membangun link.

Menjalani kehidupan di Turki memang mengasyikan sebagai mahasiswa Indonesia. Bagi kamu yang tertarik studi di Turki bisa mendaftar melalui jalur mandiri. Melalui jalur ini kamu perlu rutin mencari informasi universitas, syarat hingga info mengenai beasiswa untuk meringankan biaya kuliah. Persiapkan dirimu untuk bisa studi di Turki tahun ini.

×