Category

Jerman

Budaya Orang Jerman

Unik, 5 Budaya Orang Jerman Saat Melewatkan Musim Panas

By | Jerman | No Comments

Budaya Orang Jerman – Musim panas yang tiba di negara empat musim, membuat banyak orang akan merencanakan perjalanan wisata ke pantai untuk menikmati sinar matahari.

Tidak sedikit pula untuk mereka pergi ke luar negeri supaya bisa menikmati liburan musim panas dengan keluarga. Bagi mahasiswa yang kuliah di luar negeri, liburan musim panas juga menjadi waktu berharga untuk berwisata ke tempat-tempat yang belum pernah dikunjungi.

Apalagi jika kamu memiliki kesempatan menikmati liburan musim panas di Jerman. Tentunya saat yang tepat untuk menjelajahi tempat-tempat wisata, tapi apa yang orang Jerman lakukan saat musim panas? Ada beberapa budaya unik yang dilakukan oleh orang Jerman ketika musim panas tiba.

Kamu mungkin harus menyesuaikan dengan kebudayaan mereka tersebut. Apa saja kebudayaan unik ini? Yuk simak selengkapnya disini.

Budaya Orang Jerman Saat Musim Panas yang Jarang Diketahui

Budaya Orang Jerman Saat Musim Panas

Orang Jerman sangat suka menghabiskan waktu mereka di luar ruangan jika musim panas tiba. Sebagian orang ada yang memutuskan untuk pergi ke negara lain, tapi ada juga yang lebih memilih untuk mengeksplor negara sendiri dengan lebih menyenangkan. Mulai dari patah di bagian utara Jerman hingga pegunungan di daerah selatan ramai dikunjungi oleh masyarakat Jerman.

Jika kamu ingin menikmati musim panas layaknya orang Jerman, beberapa hal ini bisa dilakukan untuk menghabiskan waktu di suhu udara yang mulai meningkat.

1. Menikmati Es Krim Spaghetti dan Cone

Di Jerman banyak sekali kedai es krim yang buka, bahkan hampir 3.300 keda buka saat musim panas. Orang Jerman akan menikmati es krim di udara yang memanas di luar. Selain es krim pilihan lain yang juga akan menyegarkan adalah gelato, tetapi es krim tetap menjadi pilihan yang pertama. Alasannya adalah es krim memiliki bentuk yang sangat untuk.

Es krim yang paling umum dikonsumsi oleh orang Jerman adalah es krim dengan cone yang lebih praktis dan bisa dinikmati sambil berkeliling kota. Jika di negara lain es krim cone lebih banyak dikonsumsi oleh anak-anak, di Jerman justru banyak orang dewasa yang menikmatinya.

Selain es krim cone, pilihan unik lainnya adalah es krim spaghetti. Bukan semangkung pasta spaghetti namun es krim yang dibentuk menyerupai spaghetti. Tentu rasanya akan lebih manis karena menggunakan selai strawberry.

Baca Juga:  Mengintip Sejarah Bahasa Jerman Singkat dari Masa ke Masa

2. Mengurangi Rasa Panas dengan Wasser Wandern

Budaya orang Jerman yang paling banyak dilakukan saat musim panas adalah melakukan kegiatan Wasser Wandern yang artinya ‘’hiking air’’. Maksudnya adalah meninggalkan daratan dan pergi mengeksplor Jerman ke berbagai sungai dengan menggunakan kano atau kayak. Jika kamu sangat suka dengan olahraga air, kegiatan ini perlu dicoba.

Daerah yang paling banyak dituju untuk melakukan hiking air adalah negara bagian Mecklenburg-Vorpommern. Wilayah ini paling kaya dengan sungai dan danau. Semua danau ini terbuat jutaan tahun lalu sejak zaman es. Danau ini merupakan rumah bagi hewan langka dan membuat musim panas terbaik bagi pecinta alam.

3. Berenang di Kolam Renang Alami

Saat musim panas, kebanyakan orang Jerman akan pergi ke kolam renang buatan. Karena hampir semua kolam renang penuh, maka sudah menjadi kebudayaan untuk pergi ke kolam renang terbuka di lama yang disebut Freibad. Selain pergi ke kolam renang alami, mereka juga akan berenang di sungai. Berbagai tempat tersebut juga ramai dengan kedai es krim.

Kolam renang terbuka di alam akan ramai dikunjungi oleh keluarga,keluarga Jerman. Mereka sangat menyukai menghabiskan waktu berenang di danau dan sungai karena akan mendekatkan dengan alam. Kainzenbad adalah kolam renang di Garmisch-Partenkirchen, Bavaria adalah yang paling ramai dikunjungi. Tempat ini merupakan danau yang berisi air langsung dari pegunungan Alpen.

4. Menikmati Minuman di Kedai Tengah Kota

Budaya Orang Jerman yang jarang diketahui

Saat musim panas, tidak sedikit juga orang Jerman yang tidak bisa bepergian jauh. Jadi mereka tetap berdiam di kota. Kesempatan ini dimanfaatkan untuk membuka kedai minuman saat siang hari. Kedai ini dibuat mirip seperti kedai di pinggir pantai sehingga ramai dikunjungi oleh masyarakat yang tidak bisa pergi ke pantai.

Kamu bisa menikmati minuman seperti pna colada yang menjadi salah satu menu favorit. Kedai-kedai ini biasanya dibuat di pinggir sungai di tengah kota. Jangan lupa untuk membawa kursi sendiri karena akan banyak pengunjung yang menikmati musim panas di tengah kota.

Baca Juga:  Mengenal 16 Negara Bagian Jerman dan Letak Geografisnya

5. Menikmati Watt Wandern di Padang Lumpur Baltik

Area utara Jerman memang didominasi oleh pantai karena kondisi geografisnya yang berbatasan dengan Laut Baltik. Namun selain pantai untuk menghabiskan musim panas, terdapat juga padang lumpur Baltik. Tempat ini dimanfaatkan orang Jerman untuk melakukan Watt Wandern yaitu hiking padang lumpur.

Kegiatan ini bisa dibilang cukup unik, dulunya Watt Wandern dilakukan oleh orang Denmark untuk berjalan-jalan di padang lumpur. Karena berjalan di padang lumut memberikan rasa dingin. Tapi ingat berpakaianlah yang tepat karena kamu akan bermain di padang lumpur.

6. Mengunjungi Acara Festival

Kegiatan lain yang banyak diadakan adalah festival musim panas. Ada macam-macam festival yang diadakan dan kamu bisa pilih manakah yang tepat untuk dipilih. Misalnya saja festival Tollwood yang ada di belakang Goethe inStitut Center. Festival ini merupakan pagelaran musik. Ada juga pagelaran pertunjukan dari festival Breminale.

Apapun kebudayaan orang Jerman dalam menikmati musim panas banyak sekali yang unik. Selama tinggal atau berlibur di Jerman cobalah untuk melakukan kegiatan yang berbeda dengan meniru apa yang yang orang lokal lakukan. Dengan begitu kamu akan mendapatkan pengalaman baru.

Kuliah Sambil Kerja di Jerman

Serba Serbi Cara Kuliah Sambil Kerja di Jerman

By | Jerman | No Comments

Kuliah Sambil Kerja di Jerman – Kuliah di luar negeri kini bukan lagi menjadi hal yang sulit untuk diraih, apalagi jika negara tujuannya adalah Jerman. Negara Jerman sangat terbuka bagi mahasiswa asing, bahkan untuk meningkatkan jumlahnya mereka membuat program kuliah gratis di universitas negeri. Syaratnya adalah lulus ujian masuk dan diterima, kamu juga bisa mendapatkan beasiswa untuk meringankan biaya kuliah.

Selain mendapatkan keringanan, Jerman juga sangat terbuka bagi mahasiswa yang ingin kuliah sambil bekerja. Ada banyak jenis pekerjaan yang membutuhkan tenaga mahasiswa. Di universitas kamu bisa menjadi assistant scientist atau jika ingin bekerja di luar, kamu bisa menjadi pelayan restoran atau toko.

Ada aturan tersendiri bagi mahasiswa pekerja part time supaya bisa bekerja dengan aman. Pertama adalah waktu kerja yaitu 120 hari untuk bekerja penuh selama satu tahun. Tapi jika jam kerja adalah setengah hari maka kamu harus bekerja 240 hari setahun. Namun jika kamu bekerja sebagai asisten peneliti maka jumlah waktu tersebut tidak berlaku, mengingat tingkat pekerjaannya cukup sulit.

Selama bekerja, gaji seorang karyawan part time di Jerman adalah sekitar 9 euro per jamnya untuk asisten peneliti. Tapi jika kamu bekerja sebagai pelayan restoran atau cafe, jumlah gaji yang diberikan sekitar 5 hingga 15 euro per jam.

Tantangan yang Harus Dihadapi Saat Kuliah Sambil Kerja di Jerman

tips Kuliah Sambil Kerja di Jerman Sebagai MahasiswaBelajar di negara orang adalah tantangan terbesar apalagi jika kamu ingin kuliah sambil kerja. Ada banyak aturan yang harus dipenuhi seperti jam kerja, jika melanggar maka kamu harus membayar asuransi nasional, karena dianggap sebagai karyawan tetap.

Oleh karena itu selalu berhati-hatilah dalam memilih pekerjaan dan terlena dengan penghasilan yang didapatkan.

Tantangan terbesar yang selalu dirasakan adalah manajemen waktu apalagi ketika musim ujian tiba. Kebanyakan mahasiswa Indonesia harus pintar membagi waktu untuk belajar, bekerja dan tes. Kamu harus terus menjaga kondisi fisik dan mental untuk bisa melaksanakan jadwal yang padat setiap harinya.

Baca Juga:  Bagaimana Cara Kuliah di Jerman Gratis? Ikuti Panduannya Ini

Oleh karena itulah memilih tempat kerja yang nyaman dan bidang atau jurusan yang dipelajari harus benar-benar disukai. Jika kamu memilih jurusan hanya setengah-setengah, akan mudah kehilangan motivasi belajar ketika sudah nyaman dengan pekerjaan. Begitu juga dengan mencari pekerjaan part time.

Tempat kerja sambilan yang kamu pilih harus nyaman baik itu dari segi pekerjaan hingga orang yang bekerja sama. Sehingga akan lebih mudah untuk meminta pergantian jadwal kerja ketika kamu harus sibuk belajar.

Cara Kuliah Sambil Kerja di Jerman Sebagai Mahasiswa

Cara Kuliah Sambil Kerja di Jerman Sebagai MahasiswaAda banyak tawaran kerja, mahasiswa asli Jerman atau Eropa pun juga kebanyakan akan bersaing untuk mendapatkan tempat kerja sambilan. Bagaimana caranya kamu bisa bersaing dengan mahasiswa lainnya? Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebagai berikut ini:

1. Mencari tempat yang dekat dengan kampus

Pada saat mencari pekerjaan, carilah tempat yang dekat dengan kampus. Sehingga kamu tidak perlu menghabiskan waktu di perjalanan untuk menuju tempat kerja, kampus dan tempat tinggal. Selain itu, kamu juga akan menghabiskan uang untuk biaya transportasi.

Jika kamu sudah masuk dalam masa sibuk di kampus dengan banyak tugas, tempat kerja yang jauh hanya akan membuat lelah fisik dan tidak bisa optimal dalam belajar.

2. Pilih jenis pekerjaan yang disukai

Tips kedua adalah pilihlah jenis pekerjaan yang kamu sukai atau sesuai dengan hobi. Memang paling mudah untuk menjadi asisten peneliti, karena kamu bisa membaca buku sambil memperluas ilmu apalagi jika sesuai dengan jurusan yang diambil.

Tapi posisi asisten peneliti ini sangat banyak diminati sehingga kamu mungkin perlu mempertimbangkan jenis pekerjaan yang lainnya. Ketahui juga apa saja tugas dan tanggung jawab kamu jika diterima menjadi pegawai part time dan apakah mampu untuk memenuhinya. Jangan mendaftar ke pekerjaan yang kamu tidak tahu sama sekali apalagi tidak disukai.

Baca Juga:  Seputar Ausbildung Jerman Lengkap, Pengertian hingga FAQ

3. Jadilah diri sendiri dan penuhi kriteria persyaratanya

Biasanya untuk menjadi pekerja part time kamu tidak akan mengikuti proses rekrutmen yang berbelit-belit.

Cukup melamar dan mengikuti wawancara dan jika pemilik tertarik maka kamu bisa mendapat pekerjaan tersebut. Maka dapatkan informasi lengkap dan ketahui apa saja persyaratannya. Jika kira-kira memenuhinya maka bisa langsung melamar.

Apabila masuk ke tahapan wawancara, berbicaralah dengan sopan dan menjadi diri sendiri. Berikan kesan yang baik dan bahwa kamu tertarik untuk bekerja.

Jangan lupa jujurlah soal status kamu sebagai mahasiswa, jurusan apa yang diambil dan tujuanmu untuk bekerja. Jujur akan menjadi kunci utama supaya kamu bisa diterima.

Baca Juga:  Pentingnya Ikut Kursus Bahasa Jerman di Jakarta

4. Mampu Berbahasa Jerman minimal B1

Level yang harus dikuasai untuk bisa melamar bekerja paruh waktu adalah memiliki kemampuan bahasa Jerman B1. Kemampuan pada level ini sudah cukup dianggap bisa melakukan percakapan sehari-hari dengan native speaker.

Jika kamu diterima untuk bekerja, maka sebuah kesempatan besar untuk bisa meningkatkan kemampuan bahasa Jerman tanpa harus mengikuti kursus di Jerman.

Cara Mudah Mendapatkan Kerja Sambilan

kerja sambilan bagi mahasiswa

Ada begitu banyak keuntungan untuk kuliah sambil kerja di Jerman, tapi juga harus disertai dengan usaha yang gigih. Waktu yang seringkali menjadi masalah utama bagi mahasiswa harus dirancang dengan benar.

Kamu harus memilih waktu bekerja yang lebih fleksibel untuk lebih disiplin mematuhinya. Ingat bahwa orang Jerman suka dengan pekerja yang disiplin, inilah etos kerja yang nantinya bisa kamu dapatkan.

Untuk bisa mendapatkan pekerjaan sambilan, maka ada beberapa langkah yang bisa diikuti. Apa saja langkahnya? Berikut ini macam-macamnya:

1. Mencari Informasi Lowongan Kerja Sebanyak-Banyaknya

Langkah awal yang harus kamu lakukan adalah mencari lowongan pekerjaan lebih banyak. Dari sana kamu bisa memilih jenis pekerjaan, lokasi tempat kerja dan melamar. Informasi bisa didapatkan dari manapun seperti teman kuliah, mading kampus atau memanfaatkan teknologi dengan melakukan pencarian online.

Beberapa situs Jerman yang menyediakan informasi lowongan part time seperti Agentur fur Arbeit atau orizon.de. Bisa juga mencarinya melalui agensi pemerintah Jerman. Temukan juga informasi mengenai persyaratan apa saja yang harus dipenuhi.

Baca Juga:  Mengenal Program FSJ Jerman, Menjadi Sukarelawan yang Digaji

2. Melakukan Proses Melamar

Langkah selanjutnya adalah melamar, kamu bisa langsung datang ke tempat yang membuka lowongan dan memberikan dokumen lamaran.

Bisa juga kamu melamar melalui situs penyedia informasi. Tapi paling mudah adalah melamar langsung karena dengan begitu kamu bisa mengetahui lokasi dan transportasi apa yang harus digunakan.

Hal terpenting adalah kamu mengetahui tempat seperti apakah yang nantinya akan menjadi tempat kerja. Apakah atmosfer yang dirasakan nyaman atau tidak hanya diri sendiri yang bisa menilai.

3. Menunggu dan Melakukan Wawancara

Setelah lamaran diberikan, proses selanjutnya adalah menunggu pada proses wawancara. Biasanya panggilan akan dilakukan satu minggu setelah kamu menyerahkan dokumen lamaran dan itu yang paling cepat. Waktu menunggu ini tergantung dengan tempat kerja yang membutuhkan pegawai sambilan.

Panggilan wawancara biasanya akan dilakukan melalui telepon jadi jangan lupa di dalam lamaran sertakan nomor telepon yang aktif. Ikuti wawancara sesuai dengan yang sudah dijadwalkan dan jangan datang terlambat. Jadilah diri sendiri saat wawancara dan jawab dengan baik.

Jika kamu diterima, biasanya akan langsung diberitahu selesai wawancara dan akan ditanya kapan bisa mulai bekerja.

sejarah bahasa jerman

Mengintip Sejarah Bahasa Jerman Singkat dari Masa ke Masa

By | Jerman | No Comments

Sejarah Bahasa Jerman – Saat ini hampir 100 juta orang di dunia menggunakan bahasa Jerman sebagai bahasa ibu mereka. Bahasa Jerman telah menjadi bahasa resmi di tiga negara yaitu Jerman, Austria dan Liechtenstein. Bahasa ini juga digunakan sebagai bahasa resmi kedua di negara seperti Swiss, Luksemburg, Belgia dan negara Uni Eropa lainnya.

Jerman juga diucapkan dengan berbagai macam dialek seperti di utara Italia, timur Perancis. Bahasa Jerman telah menjadi peringkat kedua setelah bahasa Inggris sebagai bahasa yang banyak digunakan sebagai publikasi penelitian scientific. 40% ilmuwan di Amerika merekomendasikan untuk belajar bahasa Jerman.

Karena kekuatan ekonomi negara Jerman sangatlah tinggi di Eropa dan menguasai pasar industri di dunia tak heran jika banyak pelayanan menggunakan bahasa tersebut. Bagaimana bahasa Jerman bisa begitu banyak digunakan dan menjadi alternatif yang sebaiknya dipelajari? Mari belajar sejarah bahasa Jerman singkat berikut ini.

Asal-Usul Bahasa Jerman

Asal-Usul Bahasa Jerman

Bahasa Jerman adalah salah satu bagian dari bahasa Jermanik Barat yang juga banyak digunakan dalam bahasa pengantar Denmark, Afrika, Frisian, dan Inggris hingga Yiddish. Semua bahasa Jerman berasal dan berkembang dari Proto Jermanik yang berada di tahun 500 SM. Hal ini bisa ditelusuri melalui negara Skandinavia dimana banyak migrasi kala itu terjadi ke wilayah Jerman.

Baca Juga:  Bentuk, Sejarah, Lambang, dan Sistem Pemerintahan Jerman

Ada banyak bukti yang tercatat dalam prasasti dari abad kedua yang menjelaskan bahwa Proto Jerman dimulai dan terpecah menjadi dialek Barat, Timur dan Utara yang berbeda. Dialek Jermanik barat sangat erat kaitannya dengan bahasa Jerman yang bisa dipahami sekitar abad ke 8 Masehi.

Namun pada saat ini terjadi pemisahan keluarga bahasa Jerman dan melahirkan bahasa Jerman modern seperti yang saat ini telah dikenali.

Perubahan tersebut lebih dikenal sebagai Pergeseran Konsonan Jerman Tinggi sehingga beberapa varietas mengalami perubahan suara. Ada dua kelompok dialek yaitu Bahasa Jerman Tinggi (Hochdeutsch) dan Bahasa Jerman Rendah (Plattdeutsch). Hochdeutsch muncul di daerah Jerman bagian selatan dan Plattdeutsch berkembang di area utara.

Periode Sejarah Bahasa Jerman

Periode Sejarah Bahasa Jerman

Apabila dilihat dari sejarahnya, bahasa Jerman memiliki tiga periode utama yang bisa diklasifikasikan. Pertama adalah Old German yaitu tahun 750-1050, Middle High German pada tahun 1050 hingga 1350, Early New High German yaitu tahun 1350 hingga 1600 dan Modern German tahun 1600 hingga saat ini.

Periode perkembangan ini lebih mudah diteliti karena masih banyak bukti tulisan. Berbeda dengan periode Proto Jerman dimana tidak terlalu banyak catatan yang tertinggal untuk bisa dipelajari.

Berikut ini penjelasan dari masing-masing periode sejarah bahasa Jerman yang perlu diketahui.

Old German (750-1050)

Ada dua periode Old German yaitu Old High German dan Old Saxon. Pada periode Old high German, banyak sarjana yang mengalami kesulitan untuk mengembangkan bahasa. Fakta bahwa terlalu sedikit prasasti yang ditemukan sebelum abad ke 8 telah membatasi kemampuan para sarjana. Sekitar abad keempat karena turut campur kerajaan Romawi, kaum kristiani lebih menguasai.

Bahasa Jerman berkembang dan disebarluaskan melalui biarawan dan biarawati yang menyebarkan injil. Beberapa tulisan mengenai injil didapatkan di beberapa biara seperti St. Gall, Regensburg, dan Reichenau.

Pada masa Old Saxon banyak artifak ditemukan memiliki hubungan erat dengan kehidupan mengenai Kristus dari abad ke sembilan dan sepuluh dengan nama Der Heliand (Penyelamat).

Tulisan mengenai kehidupan Kristus tersebut untuk membawa filosofi Kristus untuk masyarakat Jerman kala itu. Bahasa Old Saxon yang digunakan memiliki kemiripan yang lebih banyak dengan bahasa Jerman yang digunakan saat ini.

Middle High German (1050 – 1350)

Middle High German

Ada dua pembagian dalam periode ini yaitu Middle High Jerman yang lebih dikenal sebagai periode bahasa klasik dan Late Middle High German yang terakhir. hal yang membedakan antara periode klasik dengan Old High German adalah vokal suku kata yang diperkecil dan sintaksis yang lebih analitik. Contohnya saja pada vokal panjang seperti iß uß ui [y:] dan diftong yaitu ou üe.

Pembacaan umlaut menyebar ke semua vokal dimana pada periode Old erman hanya mempengaruhi kata a saja. Selain itu, Middle high German adalah bahasa umum yang menjadi puisi kesatria. Penyebaran bahasa banyak digunakan melalui mitos dan legenda dari masa lalu Jerman yang ditulis dalam bentuk puisi.

Baca Juga:  Mengenang Sejarah Jerman Singkat Pada Abad ke 18

Pada Late Middle High German, selama tahun 1200 hingga 1350 kebanyakan orang menulis dengan menggunakan dialek lokal mereka. Mulai dari dialek di wilayah Jerman selatan dan menyebar ke wilayah lainya.

Namun demikian dokumen Latin masih menjadi mayoritas, Fonologi dan kosakata dari berbagai daerah dan budaya cenderung berbeda hampir dari satu rumah ke rumah lainnya.

Early New High German (1350 – 1600)

Early New High German

Periode ini dimulai dengan terjemahan Injil oleh Martin Luther, hasil terjemahannya telah menjadi bahasa yang paling mudah dipahami bahkan saat ini.

Kopian injil telah menyebar luas ke berbagai wilayah yang dulunya tidak mengenal bahasa dan hanya mengetahui tentang dialek saja. Pada saat yang sama, Katolik Roma mulai menciptakan bahasa standar Katolik yang berbeda dengan Jerman Protestan, namun hanya di beberapa detail saja.

Ada empat perbedaan fonologis yang jelas membedakannya dengan periode Middle High German. Pertama adalah vokal pendek dalam suku kata terbuka yang biasanya diperpanjang. Contoh kata le-ben yang artinya hidup menjadi leß -ben.

Kedua adalah vokal panjang dalam suku kata tertutup yang cenderung menjadi pendek. Ketiga, vokal panjang iß, uß, u_ ß menjadi ei, au, äu. Perbedaan keempat adalah ei, uo, üe menjadi vokal panjang iß, uß, u_ ß.

Modern German (1600- sekarang)

Sejarah bahasa Jerman berlanjut pada masa modern yang dimulai dari New High German dan modern German. Pada masa New High German Perancis terus menerus mempengaruhi bahasa Jerman. Bahasa Perancis populer di kalangan menengah ke atas pada masa pemerintahan Raja Louis XIV. Namun kebanyakan masyarakat menolak adanya pengaruh bahasa asing ke dalam bahasa Jerman.

Baca Juga:  Pentingnya Ikut Kursus Bahasa Jerman di Jakarta

Pada awal abad ke 18 penggunaan bahasa Jerman lisan mengacu pada bahasa tertulis dan bahasa lisan masih terus dipengaruhi oleh variasi lokal dan regional. Karya sastra yang memiliki pengaruh sangat besar adalah pada tahun 1624 dimana terbit buku puisi Jerman. Standarisasi bahasa Jerman pada periode modern awal ini masih belum tampak secara jelas dalam bentuk tertulis.

Hingga pada tahun 1800, bahasa Jerman standar hampir dibuat dalam bentuk tulisan secara sempurna. Selama pertengahan abad ke 18 hingga akhir banyak penulis yang membuat bahasa standar modern Jerman. Bentuk-bentuknya dibuktikan dalam tulisan untuk gereja-gereja, negara, pendidikan hingga literasi.

Hingga saat ini masih banyak dialek bahasa Jerman yang berbeda dengan standar yang paling umum digunakan. Bukan hanya soal pelafalannya saja tetapi juga dalam tata bahasa.

cara kuliah di jerman gratis

Bagaimana Cara Kuliah di Jerman Gratis? Ikuti Panduannya Ini

By | Jerman | No Comments

Cara Kuliah di Jerman Gratis – Jerman telah menjadi salah satu negara tujuan untuk kuliah di luar negeri. banyak tawaran unik yang diberikan dari universitas disana. Selain itu tingkat kehidupan yang berkualitas bisa dirasakan oleh siapa saja.

Negara yang maju di Eropa ini juga menjadi destinasi populer untuk wisata. Besar kesempatan kamu bisa kuliah dan menikmati liburan semester ke tempat-tempat wisata terkenal.

Semua orang bisa kuliah di Jerman dengan gratis. Baik itu penduduk Jerman, Eropa dan penduduk di negara lainnya bisa kuliah termasuk kamu yang tinggal di Indonesia. Bagi mahasiswa internasional yang bukan dari Eropa dan Jerman, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Kuliah gratis yang dimaksudkan adalah bebas biaya kuliah, jadi kamu tetap harus mempersiapkan biaya hidup seperti akomodasi, transportasi, buku, tiket pulang pergi dan lain sebagainya. Biaya kuliah memang gratis, tetapi ada biaya administrasi yang difungsikan sebagai untuk kegiatan kemahasiswaan sebesar 3-4 juta rupiah.

Lalu bagaimana Cara kuliah di Jerman gratis secara penuh

Pertama kamu harus diterima di universitas negeri karena hanya perguruan tinggi negeri lah yang menyediakan bebas biaya kuliah. Untuk bisa diterima, penting sekali bagi kamu untuk memenuhi semua syarat yang dibutuhkan.

Kedua adalah untuk benar-benar bebas biaya, kamu harus mendapatkan beasiswa. Tak perlu bingung memilih bebasiswa, karena ada banyak pilihan beasiswa yang akan membantumu untuk memenuhi biaya hidup selama kuliah di Jerman. Jika kedua hal ini dipenuhi, kamu bisa kuliah gratis di Jerman.

Mengapa Universitas Negeri di Jerman Gratis?

Sebenarnya hampir seluruh universitas negeri di seluruh Eropa gratis untuk penduduk aslinya. Namun hanya beberapa negara saja yang menggratiskan biaya kuliah bagi mahasiswa internasional dan salah satunya adalah Jerman.

Pemerintah Jerman percaya bahwa pendidikan tidak boleh diperlakukan seperti produk komersial. Pendidikan tinggi yang gratis akan memastikan peningkatan perekonomian yang baik bagi populasi penduduknya.

Sebelumnya ada peraturan legislatif yang diberlakukan di Jerman yaitu mahasiswa harus membayar 1.000 euro untuk kuliah di universitas negeri. Tetapi karena begitu banyak protes maka peraturan tersebut dihilangkan tahun 2014 lalu. Saat ini hanya ada beberapa pengecualian saja dimana universitas negeri meminta biaya kuliah kepada mahasiswanya.

Akhir-akhir ini juga pemerintah Jerman mengerti bahwa tingkat perekonomian dan sosial yang meningkat karena adanya imigran. Negara Jerman berpikir lebih cerdas yaitu bisa bersekolah di negara mereka dan langsung bekerja setelah lulus. Jadi orang asing dibebaskan dari biaya kuliah jika masuk ke universitas negeri.

Persyaratan Kuliah di Jerman yang Harus Dipenuhi

syarat kuliah gratis di jerman

Walaupun biaya kuliah gratis, bukan berarti universitas memberikan pengajaran sekedarnya saja. Justru ada banyak universitas negeri di Jerman yang masuk ke peringkat universitas terbaik di dunia. Universitas tersebut antara lain : Universitas Cologne, Universitas RWTH Aachen, Universitas hamburg, dll.

Cara kuliah gratis di Jerman yang harus kamu lakukan sejak awal adalah memilih beberapa universitas negeri tersebut. Sesuaikan dengan jurusan apa yang ingin diambil dan lengkapi informasinya. Penuhi juga syarat penting supaya bisa diterima yaitu sebagai berikut ini:

1. Menguasai Bahasa Jerman

Bahasa pengantar yang digunakan paling banyak untuk hampir semua jurusan adalah bahasa Jerman bukan bahasa Inggris. Oleh karena itu kemampuan berbahasa Jerman sangat dibutuhkan dan ditunjukan dengan sertifikat.

Baca Juga:  Pentingnya Ikut Kursus Bahasa Jerman di Jakarta

Level bahasa yang dibutuhkan adalah B2 dimana mahasiswa mampu berkomunikasi dengan baik sehingga bisa mengikuti perkuliahan dengan lancar. Akan lebih baik jika kamu mulai belajar bahasa Jerman dari dasar dari sekarang.

2. Menyelesaikan Studienkolleg

Bagi siswa yang baru lulus SMA dan ingin melanjutkan kuliah sarjana, harus mengikuti Studienkolleg selama satu tahun dan lulus ujian. Jika dinyatakan lulus maka bisa mengikuti ujian masuk universitas. Studienkolleg adalah program penyetaraan tingkat sekolah menengah atas di Jerman.

Untuk bisa mengikuti Studienkolleg kamu harus memiliki sertifikat bahasa Jerman level B1 dan lulus tes. Namun jika kamu ingin melanjutkan kuliah pascasarjana tidak perlu mengikuti program ini dan bisa langsung mendaftar.

3. Dokumen yang diterjemahkan ke bahasa Jerman

Ada beberapa dokumen yang harus dipenuhi seperti ijazah dan transkrip. Semua dokumen ini harus diterjemahkan ke bahasa Jerman. Penerjemah yang dipilih harus bersertifikasi jadi kamu harus memilihnya dengan tepat.

Penuhi juga syarat nilai dalam transkrip yang sesuai dengan jurusan yang hendak diambil. Nilai akan menjadi bahan pertimbangan yang sangat besar.

4. Surat Motivasi

Untuk bisa diterima di universitas negeri pilihan kamu harus menulis surat motivasi. Surat ini berisi alasan kamu ingin kuliah di Jerman, memilih universitas tersebut dan mengapa memilih jurusan yang dipilih.

Surat harus ditulis dengan bahasa Jerman, serta berisi cita-cita dan langkah yang dilakukan untuk meraih tersebut. Jangan lupa ceritakan juga apa yang akan kamu lakukan setelah menyelesaikan perkuliahan.

5. Surat rekomendasi

Bagi kamu yang ingin melanjutkan pascasarjana atau karena alasan pekerjaan perlu melampirkan surat rekomendasi. Surat perlu ditulis oleh dosen atau profesor dari universitas tempat kamu kuliah terdahulu.

Sedangkan bagi kamu yang sudah bekerja dan ingin melanjutkan kuliah, surat rekomendasi bisa berasal dari atasan. Khususnya jika mengambil gelar MBA di Jerman, maka surat rekomendasi dari tempat kerja wajib dilampirkan.

Semua persyaratan tersebut harus dipenuhi dan dilampirkan bersamaan dengan formulir pendaftaran dari website masing-masing universitas. Cermati juga syarat tambahan lainnya serta jangan sampai mengirim surat melewati batas waktu yang telah ditentukan.

Pilihan Beasiswa untuk Kuliah Gratis di Jerman Full

arti bachelor degree
Setelah memilih universitas negeri dan memenuhi semua kualifikasinya, saatnya untuk memilih beasiswa. Ada banyak jenis beasiswa yang bisa dipilih, kamu juga memiliki kesempatan untuk mendaftar lebih dari satu program. Namun kamu hanya bisa mendapatkan satu beasiswa dalam sekali waktu.

Cara kuliah di Jerman gratis dengan beasiswa akan membantumu untuk memenuhi semua biaya hidup selama kuliah. Apa saja jenis beasiswa yang bisa kamu dapatkan? Berikut ini macam-macamnya:

1. DAAD

Beasiswa DAAD adalah jenis beasiswa tahunan yang diadakan oleh pemerintah Jerman. DAAD adalah program yang diadakan untuk meningkatkan minat mahasiswa internasional untuk kuliah gratis di Jerman secara penuh.

Ada banyak jenis beasiswa DAAD baik itu program sarjana dan pascasarjana. Kamu cukup rajin mencari informasi kapan dan apa saja syarat yang harus dipenuhi.

2. Heinrich Boll

Beasiswa ini diadakan oleh sebuah lembaga swasta di Jerman. Sama seperti DAAD, beasiswa Heinrich Boll juga diadakan setiap tahunnya. Beasiswa ini terbuka bagi mahasiswa internasional dimana saja termasuk Indonesia. Jadi kamu harus mengikuti semua persyaratannya untuk mendaftar.

Baca Juga:  Beasiswa Jerman DAAD Yang Mudah Didapatkan

3. Erasmus+

Jika DAAD dan Heinrich Boll adalah beasiswa full yang diberikan untuk kuliah di Jerman, Erasmus+ diberikan bukan hanya negara Jerman saja.

Beasiswa yang dibuka oleh yayasan Erasmus Eropa ini ditujukan untuk mahasiswa internasional supaya bisa kuliah di negara Uni Eropa. Seperti Jerman, Italia, Perancis, Spanyol, dll. Beasiswa ini juga diadakan setiap tahunnya.

4. KAAD

Beasiswa ini diselenggarakan oleh institusi katolik jadi penerimanya adalah mahasiswa beragama katolik. Di Jerman ada banyak jurusan yang bisa dipilih bagi penerima beasiswa KAAD. Selain menekuni bidang yang disukai, penerima beasiswa juga akan menerima pendidikan teologi, jadi penting sekali untuk memiliki minat di bidang ini.

Masih banyak jenis beasiswa kuliah di Jerman yang bisa kamu pilih. Beasiswa juga bisa diselenggarakan oleh universitas yang kamu tuju. Syarat untuk menerima beasiswa sama seperti persyaratan mendaftar kuliah, jadi kamu cukup mempersiapkan syarat tersebut untuk mendaftar kuliah sekaligus beasiswa.

cara mudah belajar bahasa jerman

9 Cara Mudah Belajar Bahasa Jerman dengan Efektif

By | Jerman | No Comments

Cara Mudah Belajar Bahasa Jerman – Jangan buat dirimu kesulitan belajar bahasa Jerman, jika kamu memiliki rencana untuk studi di sana, maka pertama kali yang harus dikuasai adalah bahasanya.

Sulit tidaknya belajar bahasa ini tergantung dari diri sendiri, merasa takut dan perasaan tidak bisa akan menjadi momok terbesar saat belajar. Yakinlah bahwa dirimu bisa, buktinya sudah banyak orang Indonesia yang menguasai bahasa Jerman.

Cara belajar masing-masing orang berbeda-beda, kamu cukup mencari cara seperti apakah yang cocok untuk digunakan. Kamu bisa saja lebih mudah belajar dengan banyak mendengarkan berita atau percakapan. Bisa juga kamu adalah tipe yang belajar lebih mudah dengan membaca tulisan berbahasa Jerman.

Hanya dirimu sendiri yang tahu, jadi untuk bisa mengerti cara mudah belajar bahasa Jerman seperti apa yang kamu pilih cobalah untuk belajar dengan segala cara. Jika kamu sudah menemukan cara yang tepat, maka kamu akan belajar dengan lebih efektif lagi.

9 Cara Mudah Belajar Bahasa Jerman bagi Pemula

cara belajar bahasa jerman dengan cepat dan mudah
Apa yang membuat bahasa Jerman itu terasa sulit? Karena tidak terbiasa. Bahasa Jerman tidak sesulit bahasa Jepang atau China yang menggunakan alfabet berbeda. Kamu akan belajar alfabet yang sama seperti bahasa Indonesia, hanya saja pelafalannya berbeda. Oleh karena itu persepsi mengenai belajar bahasa Jerman itu sulit adalah salah.

Supaya kamu bisa lebih mudah belajar ada beberapa tips efektifnya. Berikut ini cara belajar bahasa Jerman dengan cepat dan mudah yang bisa dilakukan oleh para pemula.

1. Temukan dan Tentukan Gol Belajar

Cara pertama adalah kamu perlu menentukan gol, jika kamu belum menemukannya maka carilah. Kamu bisa saja memiliki gol untuk bisa kuliah atau bekerja.

Tujuan ini akan memberikan motivasi kepadamu untuk bisa terus belajar dan menentukan banyak gol baik itu dalam jangka waktu terdekat atau jauh. Ingat bahwa belajar bahasa asing adalah proses yang panjang, kamu tak bisa menguasainya dalam waktu hanya semalam.

Setelah menemukan gol, kamu bisa membuat jadwal belajar untuk mendapatkan hasil di jangka dekat dan jangka panjang. Misalnya saja dalam satu bulan kamu harus bisa memperkenalkan diri dengan bahasa Jerman.

Dalam jangka waktu yang sama di bulan berikutnya kamu telah menguasai setidaknya 1.000 kosakata baru. Tulis gol ini di buku harian dan mulailah untuk belajar dengan rutin.

Baca Juga:  5 Aplikasi Belajar Bahasa Jerman yang Mudah Dipelajari

2. Miliki Kamus Bahasa Jerman

Kamus menjadi pedoman utama yang harus kamu miliki pertama kali. Kamu bisa membawa kamus saku atau aplikasi kamus online yang lengkap kemanapun pergi.

Google translate juga bisa menjadi alternatif, tetapi beberapa kata sering tidak sesuai konteks yang dibutuhkan. Oleh karena itu memiliki kamus dalam bentuk buku akan lebih praktis dan akurat.

3. Biasakan Diri untuk Menulis dengan Huruf Kapital

Buatlah kebiasaan ini jika kamu belum terbiasa, karena huruf besar dan kecil digunakan dalam penulisan bahasa Jerman.

Dimana noun selalu ditulis menggunakan huruf kapital sedangkan huruf dan kata berikutnya ditulis dengan huruf kecil. Misalnya saja das Auto, die Frau dan der Mann. Hanya kata benda saja (noun) yang menggunakan huruf besar di awalnya.

Menggunakan huruf besar dan kecil ini akan membantumu untuk membedakan mana yang kata benda dan mana kata kerja. Selain itu juga akan membuatmu terbiasa dengan elemen dasar dalam sebuah kalimat. Ini sangat penting untuk dipelajari dan dibiasakan sejak awal.

Jika kamu tidak terbiasa menggunakannya maka akan terhindar dari kesalahan pengejaan sehingga terlihat lebih mahir.

4. Belajar die, der dan das

Ketika mempelajari tentang noun, selalu diawali dengan gender yaitu die, der dan das. Die digunakan untuk wanita, der digunakan untuk pria dan das adalah netral. Ini semua kata depan yang akan membedakan jenis-jenis noun. Belajar mengenai die, der, das akan mempermudah ketika mempelajari grammar nantinya.

Sambil belajar menulis, cobalah temukan apakah noun yang akan kamu tulis tersebut termasuk gender apa? Lalu awalan manakah yang sebaiknya digunakan.

Untuk penulisan gender ini kamu tak perlu menggunakan huruf kapital di awal. Supaya lebih mudah, kamu bisa memberikan warna yang berbeda ketika menulis. Manfaatkan juga gambar untuk membedakan kata bendanya.

Baca Juga:  Menghafalkan Kata Benda dan Kata Sifat dalam Bahasa Jerman

5. Belajar Kebudayaan Jerman Melalui Acara TV

cara belajar bahasa jerman dengan mudahKamu sulit untuk menghafalkan kosakata baru dalam bentuk tulisan atau gambar? Lupakan cara tersebut dan cari cara yang baru. Kamu bisa memulainya dengan acara televisi. Saat ini sudah banyak acara televisi yang diunggah ke internet dan kamu bisa menontonnya secara gratis.

Kamu bisa melihat film, variety show, reality show hingga berita. Semua rangkaian acara akan menceritakan kepadamu secara tidak langsung bagaimana kebudayaan orang Jerman.

Sering menonton akan membuat otak lebih cepat merekam dan hafal. Menonton juga menjadi hiburan sambil belajar yang sangat efektif. Kamu terbiasa mendengar pelafalan dari native speaker dan coba untuk menirukannya.

Cara belajar bahasa Jerman dengan mudah ini akan membuatmu lebih fokus dan serius. Setelah sering menonton, kamu bisa menantang diri sendiri untuk menonton tanpa subtitle sehingga menjadi semakin penasaran dengan artinya.

6. Bermain Berbagai Jenis Game

Cara mudah belajar bahasa Jerman selanjutnya adalah dengan vocabulary karena sangat penting, kamu bisa melakukannya dengan berbagai cara.

Bisa menggunakan flash card, menonton acara tv atau menulis. Tapi ada cara yang tidak kalah seru dibandingkan hanya membaca kamus bahasa Jerman yaitu dengan bermain game. Cara ini cukup menyenangkan dan kamu bisa melakukannya bersama dengan teman.

Ide game yang permainan adalah Äpfel zu Äpfel. Permainan ini akan membuatnya hafal tentang kata benda dan kata sifat menggunakan satu set kartu. Ada juga permainan ‘’20 pertanyaan’’ yang bisa dilakukan di dalam ruang kelas bersama guru. Dengarkan sebuah frasa dari guru kemudian tulis 20 pertanyaan seputar frasa tersebut.

Ada juga Wikipedia Game yang cocok dimainkan oleh kamu yang sudah memiliki kemampuan di tingkat menengah, bisa dimainkan sendiri atau bersama dengan teman. Caranya masuk ke laman WIkipedia dan pilih bahasa Jerman, kemudian gunakan halaman secara random. Terjemahkan halaman tersebut tanpa menggunakan kamus.

7. Belajar Bersama Guru Privat

Cara mudah belajar bahasa Jerman selanjutnya adalah dengan belajar di tempat kursus akan meningkatkan kemampuan dengan lebih cepat, tapi akan lebih efektif lagi jika kamu belajar secara privat.

Kamu bisa memilih waktu dan tempat, bahkan kamu bisa juga belajar secara online. Pilih pengajar native speaker yang akan mengajarimu dengan lebih tepat. Ketika mencari manakah pengajar yang tepat maka kamu harus mencermati beberapa faktor.

Baca Juga:  Pentingnya Ikut Kursus Bahasa Jerman di Jakarta

Pertama, pastikan pengajar memiliki ketertarikan untuk mengajari dengan benar. Kedua, memberikanmu semangat untuk belajar lebih lagi dan meraih tujuan yang telah dibuat.

Ketiga, bersedia untuk bertemu dengan jadwal reguler atau kapanpun dibutuhkan. Bersama dengan tutor, kamu akan belajar dengan lebih teratur dan bisa menanyakan hal yang tidak bisa ditemukan dalam buku atau aplikasi belajar.

8. Memiliki Teman Berlatih Percakapan

Belajar bersama tutor memang lebih teratur, tapi jika kamu ingin bisa cepat berbicara bahasa Jerman maka carilah teman untuk berlatih. Bahasa adalah alat untuk berkomunikasi, maka mendapatkan teman untuk membicarakan hal yang menyenangkan akan sangat membantu. Kamu bisa mencari teman di tempat kursus atau menggunakan aplikasi belajar bahasa Jerman.

Saat ini sudah banyak aplikasi yang menyediakan forum supaya semua member bisa mendapatkan teman untuk berlatih.

Kamu bisa latihan melalui chatting, telepon hingga video call. Beberapa aplikasi bahkan memiliki member native speaker yang sayang untuk dilewatkan.

9. Terus Konsisten dalam Belajar

Cara mudah belajar bahasa Jerman yang terakhir adalah kamu harus selalu konsisten dalam belajar. Semakin sering waktu yang diluangkan bukan hanya saat kursus privat saja akan membuatmu terbiasa mendengarkan, mengerti, dan berbicara dalam bahasa Jerman. Sekali melewatkan waktu belajar, maka hafalan yang sudah dipelajari akan dengan mudah untuk untuk terlupakan.

Supaya bisa konsisten belajar kamu harus mengingat kembali apa tujuanmu untuk menguasai bahasa Jerman. Sering mengingatnya akan membuat diri sendiri terus bersemangat sehingga rajin belajar.

Manfaatkan semua aplikasi atau sumber-sumber terpercaya untuk terus belajar. Jika bosan kamu bisa bermain game atau menonton yang juga menjadi kegiatan belajar lebih menyenangkan.

bachelor degree adalah

Bachelor Degree : Pengertian dan Gelar Pendidikan Lainnya

By | Jerman | No Comments

Bachelor Degree Adalah – Setelah lulus pendidikan S1 maka kamu akan mendapatkan gelar Sarjana sesuai dengan jurusan yang diambil. Lalu apakah gelar sarjana yang didapatkan sama dengan sarjana luar negeri? Jika ingin mengetahui sama atau tidaknya, maka kamu harus mengetahui bagaimana sistem pendidikan di Indonesia dan luar negeri contohnya Amerika.

Setiap negara memiliki kebijakan pendidikan yang berbeda-beda. Misalnya saja di Indonesia diselenggarakan sistem pendidikan wajib belajar 12 tahun dari SD sampai SMA. Jenjang pendidikan ini juga diterapkan di Amerika, hanya saja disana waktu untuk menyelesaikan hanya 11 tahun saja.

Pada tingkat pendidikan tinggi atau perkuliahan, siswa bisa memilih untuk melanjutkan ke college atau universitas yang jika di Indonesia dikenal dengan kampus diploma atau universitas.

Pada tingkat pendidikan tinggi inilah ada begitu banyak gelar yang diberikan dan seringkali membuat bingung. Ada yang disebut dengan postgraduate, graduate, bachelor, diploma dan associate degree. Sebenarnya hampir semuanya sama dengan Indonesia, hanya istilahnya berbeda.

Misalnya saja bachelor degree adalah gelar sarjana yang diberikan kepada mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan S1. Di tingkat pascasarjana ada gelar graduate dan postgraduate yang diberikan. Yuk kenali lebih lanjut mengenai istilah-istilah ini dan penerapannya di Indonesia.

Apa Itu Bachelor Degree?

bachelor degree
Pada pendidikan tinggi yang pertama, tepatnya setelah lulus SMA, kebanyakan siswa akan melanjutkan ke program pendidikan S1. Di Indonesia program S1 bisa diselesaikan dalam jangka waktu paling cepat 3,5 hingga 4 tahun. Berbeda dengan di negara-negara Eropa yang lebih cepat yaitu hanya 3 tahun saja.

Selesai dari pendidikan S1, maka mahasiswa yang lulus dari perguruan tinggi Indonesia akan mendapatkan gelar Sarjana yang dilanjutkan dengan singkatan jurusan. Misalnya saja Sarjana Pendidikan (S.Pd), Sarjana Komputer (S.Kom), Sarjana Psikologi (S.Psi), dll.

Jika kamu kuliah di luar negeri, maka gelar yang didapatkan adalah Bachelor. Bachelor degree artinya gelar sarjana. Contoh penulisannya adalah Bachelor of Arts (BA), Bachelor of Science, (BS), Bachelor of Fine Arts (BFA).

Baca Juga:  25 Daftar Universitas Terbaik di Dunia Lengkap dari 7 Negara

Mengapa mendapatkan gelar bachelor ini begitu penting? Secara umum, memiliki pendidikan yang lebih tinggi artinya akan mendapatkan pendapatan yang tinggi jika. Kebanyakan profesional dan pekerjaan yang membutuhkan kemampuan teknik membutuhkan seorang yang telah memiliki gelar bachelor.

Untuk bisa mendapatkan gelar ini, kamu harus menyelesaikan 120 credit semester dari sekitar 40 mata kuliah. Bachelor degree adalah tiket emas untuk bisa meraih karir yang lebih menjanjikan. Pada beberapa kasus juga, kamu tidak bisa menjadi seorang yang profesional dalam bidang hukum, kedokteran atau guru jika tidak memiliki bachelor degree.

Selain mendapatkan karir yang lebih baik, gelar sarjana ini juga digunakan untuk bisa melanjutkan ke pascasarjana. Karena gelar sarjana akan menentukan karir atau melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi lagi maka penting untuk diperhatikan adalah memilih program jurusannya.

Sebelum mendaftar ke sebuah jurusan di universitas, cobalah untuk tanyakan kepada diri sendiri beberapa pertanyaan berikut:

– Apakah gelar khusus ini akan dibutuhkan dalam meraih profesi yang diinginkan di masa depan?

– Apakah bachelor degree bisa digunakan untuk melanjutkan ke program pascasarjana?

– Berapa banyak biaya yang dibutuhkan untuk bisa mendapatkan gelar tersebut?

– Apakah terdapat bantuan biaya kuliah?

– Apakah perkuliahan online yang diselenggarakan masih membutuhkan kehadiran atau absensi tatap muka atau tidak?

Jika semua peraturan yang diselenggarakan di universitas untuk mendapatkan gelar bachelor dan setelahnya memang dibutuhkan untuk masa depanmu, maka pilih jurusan tersebut. Jika tidak dan kamu ingin segera bekerja setelah lulus SMA, ada beberapa pilihan lainnya.

Apa itu Graduate dan Postgraduate?


Apabila setelah lulus program bachelor kamu masih ingin meneruskan untuk belajar, maka masuk ke program pascasarjana adalah pilihannya. Ada dua tingkatan dalam program ini yaitu S2 dan S3. Jika arti bachelor degree adalah gelar sarjana dalam tingkatan pendidikan S1, maka di tingkat lanjutannya adalah S2 atau graduate degree.

Graduate degree akan memberikan pemahaman lanjutnya mengenai topik dalam bidang tertentu. Menyelesaikan graduate degree artinya kamu telah menunjukkan komitmen untuk pembelajaran seumur hidup yang dihargai oleh banyak pengusaha. Setelah menyelesaikan nantinya kamu akan mendapatkan gelar master.

Baca Juga:  Ketahui, Inilah 5 Perbedaan Institut dan Universitas

Ada begitu banyak jenis gelar yang diberikan seperti Master of Arts (M.A.), Master of Science (M.S.), Master of Professional Studies (M.P.S.), dll. Jika dilihat sekilas, gelar Master yang diberikan mirip dengan bachelor. Hanya saja bachelor degree adalah menggunakan kata bachelor namun untuk program studi yang dipilih memiliki nama yang sama.

Postgraduate termasuk dalam program pascasarjana yang tingkatannya paling tinggi. Setelah menyelesaikan S2 maka kamu bisa melanjutkan ke tingkat S3, yang menjadi postgraduate. Fokusnya adalah untuk mengembangkan pengetahuan dan kemampuan secara lebih tinggi lagi. Pengetahuan digunakan untuk menyelesaikan permasalahan baru. Gelar yang didapatkan adalah doctoral degree (Ph.d).

Seseorang bisa mendapatkan Phd jika mempelajari bidang ilmu seperti teknologi, sastra, social science dan ilmu sejenisnya. Baik itu graduate degree dan postgraduate memiliki opsi pembelajaran yang fleksibel tetapi belajar dalam kurikulum yang lebih fokus lagi.

Apa Itu Undergraduate, Diploma dan Associate Degree?

apa itu bachelor
Setelah memahami apa itu bachelor degree, graduate degree dan postgraduate maka dapat ditarik kesimpulan bahwa semua gelar tersebut didapatkan jika kamu menyelesaikan kuliah di universitas atau institusi sejenis. Tapi tingkat pendidikan bukan hanya itu saja.

Masih ada istilah undergraduate, diploma dan juga associate degree. Undergraduate adalah sebuah program yang dipenuhi sebelum masuk ke tingkat graduate atau S1.

Maka di dalamnya termasuk tingkat Diploma, Associate Degree hingga Bachelor. Di Indonesia setelah lulus SMA tak ada gelar yang diberikan dan siswa bisa melanjutkan ke universitas, institut, akademi, sekolah tinggi atau politeknik.

Berbeda dengan di luar negeri, seorang siswa yang lulus SMA mendapatkan gelar Diploma, Sedangkan di Indonesia gelar Diploma didapatkan jika berhasil menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi yang dibagi menjadi empat yaitu program D1, D2, D3 dan D4. Program ini disebut dengan sekolah vokasi jika di Indonesia.

Baca Juga:  12 Nama Nama Gelar S2 di Luar Negeri Setelah Lulus

Tingkat yang sama seperti sekolah vokasi juga diterapkan di luar negeri namun disebut dengan collage yang diselenggarakan selama satu tahun dan dua tahun saja. Orang yang berhasil menyelesaikan collage dalam satu tahun akan mendapatkan gelar certificate, sedangkan jika melanjutkan lagi dua tahun akan mendapatkan associate degree.

Bisa ditarik kesimpulan bahwa mendapatkan certificate selama satu tahun setara dengan D2. Apabila menyelesaikan associate degree maka setara dengan D4. Baru setelah itu jika ingin melanjutkan pendidikan ke tingkat S1 akan mendapatkan bachelor degree.

Dari semua pengertian mengenai gelar ini, maka bachelor degree adalah berada dalam posisi yang sangat penting. Bagi mereka yang lulus SMA maupun Collage atau Diploma harus menyelesaikan pendidikan bachelor jika ingin menjadi seorang profesional di bidangnya.

perbedaan institut dan universitas

Ketahui, Inilah 5 Perbedaan Institut dan Universitas

By | Jerman | No Comments

Perbedaan Institut dan Universitas – Usai lulus SMA, kebanyakan murid akan mulai mencari universitas atau lembaga pendidikan yang lebih tinggi demi menimba ilmu yang lebih fokus lagi. Di tingkat pendidikan yang lebih tinggi inilah fokus bidang pelajaran akan dipilih sesuai dengan karir di masa depan.

Di Indonesia sendiri, ada begitu banyak lembaga pendidikan tinggi yang didirikan baik itu negeri dan swasta. Seringkali membuat para orang tua dan siswa bingung memilihnya. Ada universitas, institut, politeknik, sekolah tinggi, hingga akademik. Di antara semua lembaga tersebut yang paling terkenal dan bersaing adalah universitas dan institut.

Seringkali antara universitas dan institut memiliki perbedaan yang sedikit membingungkan. Banyak yang mengira bahwa institut adalah program untuk D3 dan universitas untuk program sarjana serta pascasarjana. Anggapan tersebut salah, karena di universitas ada juga jurusan yang meluluskan D3. Beberapa institut juga memiliki program sarjana dan pascasarjana.

Bingung Mau Pilih Institut dan Universitas? Ketahui Hal Ini

beda universitas dan institut
Apa beda keduanya dan manakah yang sebaiknya dipilih? Apakah pengertian dari sekolah tinggi, politeknik dan akademik? Supaya tidak bingung lagi dengan perbedaan institut dan universitas, simak penjelasannya disini.

1. Jenis Pendidikan Tinggi di Indonesia

Sebelum memilih untuk melanjutkan ke perguruan tinggi, tentunya kamu akan menentukan jurusan apa dan sampai manakah kamu akan belajar setidaknya sebelum bekerja. Jika setelah bekerja dan dirasa perlu untuk melanjutkan kuliah, kamu bisa kok untuk melakukannya. Bahkan jika kamu ingin lompat jurusan setelah menyelesaikan pendidikan sarjana atau diploma juga bisa. Tak ada batasan sampai mana kamu bisa meraih ilmu.

Nah, sebelum masuk ke pembahasan perbedaan universitas dan institut ada baiknya jika kamu mengetahui apa saja jenis pendidikan tinggi atau level yang diselenggarakan di Indonesia. Ada tiga jenis pendidikan tinggi yang bisa dipilih sesuai kebutuhan yaitu sebagai berikut:

2. Pendidikan Vokasi

Sering mendengar sekolah vokasi? Khusus untuk pendidikan tinggi ini, akan diajarkan keahlian terapan atau praktikal tertentu. Beberapa jenis ilmu praktikal ini seperti sekretaris, multimedia, desain, dan lainnya.

Bagi mereka yang berhasil menyelesaikan pendidikan vokasi maka akan mendapatkan gelar Diploma 1 (D1) hingga Diploma IV (D4) sesuai dengan lama waktu pendidikan yang ditempuh.

Baca Juga:  Sukses Melamar Kerja, Miliki Contoh Hard Skill dan Softskill

3. Pendidikan Akademik

Pada tingkat pendidikan tinggi ini, ilmu akademik yang dipelajari dibagi menjadi dalam beberapa rumpun. Seperti rumpun ilmu agama, ilmu humaniora, ilmu sosial, ilmu alam, ilmu formal, dan juga ilmu terapan. Orang yang sudah berhasil menyelesaikan pendidikan akademik akan mendapat gelar sarjana.

4. Pendidikan Profesi/ Spesialis

Sistem pendidikan yang terakhir ini merupakan lanjutan dari pendidikan akademik dan bisa diikuti oleh para sarjana. Mahasiswa akan mendapatkan pendidikan dalam mempersiapkan diri mendapat pekerjaan dengan keahlian tertentu.

Sesuai dengan pendidikan akademik yang dulunya pernah diambil. Orang yang sudah lulus dari pendidikan profesi akan mendapatkan gelar Master (S2) atau Doktor (S3).

Perbedaan Institut dan Universitas dan Perguruan Tinggi Lainnya

perbedaan universitas dan institut

Apa hubungan antara tingkat pendidikan di atas dengan perbedaan universitas dan institut? Semua tingkatan tersebutlah yang akan menjadi pembedanya, khususnya mengenai rumpun ilmu yang dipelajari. Tak hanya institut dan universitas saja yang berbeda, tetapi juga sekolah tinggi, akademi dan politeknik juga berbeda.

Berikut ini masing-masing penjelasan perbedaan apa saja dari semua lembaga pendidikan tinggi yang ada di Indonesia.

1. Universitas

Lembaga pendidikan dalam bentuk universitas memiliki cakupan yang sangat luas. Sebuah universitas akan memiliki pendidikan akademik, pendidikan vokasi dan juga pendidikan profesi.

Semua rumpun ilmu seperti yang dijelaskan sebelumnya akan ada di sebuah university. Pada umumnya seseorang yang ingin mendapatkan gelar sarjana di universitas harus menyelesaikan empat tahun dan pendidikan profesi dua tahun.

Namun di beberapa universitas ada juga yang menawarkan program percepatan, sehingga waktu kuliah bisa diselesaikan dalam waktu lebih singkat.

Secara umum, universitas memiliki penawaran program yang lebih banyak daripada lembaga pendidikan yang lainnya sehingga jumlah mahasiswanya pun lebih besar.

Beberapa universitas negeri terkenal yang ada di Indonesia antara lain, Universitas Indonesia (UI) , Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sumatera Utara (USU) dan masih banyak yang lainnya.

2. Institut

Disisi lain, institut adalah lembaga pendidikan yang skalanya lebih kecil dibandingkan universitas. Inilah perbedaan institut dan universitas yang sangat jelas yaitu soal skala ilmu yang dipelajari. Pada tingkat institut, rumpun ilmu yang dipelajari hanya satu kemudian dibagi menjadi beberapa ilmu lain sebagai fakultas. Di bawah fakultas terdapat pembagian dari ilmu-ilmu tersebut.

Walaupun lebih fokus dalam satu rumpun ilmu, namun tingkat pendidikan yang dipelajari sama baik itu pendidikan vokasi, akademik hingga profesi. Sebuah institut bisa meluluskan seorang dengan gelar D1 hingga Doktor.

Contoh sebuah Institut negeri di Indonesia adalah Institut Seni Indonesia Yogyakarta yang menyediakan rumpun ilmu kesenian. Ilmu seni kemudian dibagi lagi menjadi seni pertunjukan, seni desain dan seni media rekam sebagai fakultas.

Di antara semua fakultas tersebut dibagi lagi menjadi beberapa jurusan seperti seni desain terdiri dari seni lukis, seni kriya, desain interior, dll.

Baca Juga:  25 Daftar Universitas Terbaik di Dunia Lengkap dari 7 Negara

3. Sekolah Tinggi

sekolah tinggi

Sekolah tinggi di Indonesia kini juga mulai banyak diminati, ilmu yang diajarkan disini antara ilmu pengetahuan, seni dan juga teknologi.

Jadi dalam sebuah sekolah tinggi hanya terdapat satu fakultas yang berasal dari salah satu dari tiga rumpun ilmu tersebut. Sangat berbeda dengan institut yang jumlah rumpun ilmu hanya satu tapi terdiri dari beberapa fakultas dan banyak jurusan.

Sebuah sekolah tinggi juga memberikan tingkat pendidikan akademik, vokasi hingga profesi. Tak selalu tingkat pendidikan tersebut diselenggarakan semua, bisa juga hingga pendidikan akademik saja. Salah satu sekolah tinggi di Indonesia milik pemerintah adalah Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN).

Sekolah tinggi ini mempelajari tentang rumpun ilmu pertanahan yang dibagi menjadi dua jurusan yaitu manajemen pertanahan dan perpetaan. Hanya saja untuk STPN hanya sampai ke tingkat Diploma IV.

4. Politeknik

Pendidikan tinggi politeknik juga kini banyak diminati karena lebih singkat daripada universitas dan institut. Mahasiswa politeknik akan mempelajari berbagai macam ilmu terapan yang artinya lembaga ini menyediakan tingkat pendidikan vokasi. Hal ini sesuai dengan tujuannya yaitu mempersiapkan anak didik sehingga nantinya memiliki kemampuan profesional di masyarakat.

Kemampuan profesional yang dimaksud adalah mengembangkan, menyebarluaskan dan menerapkan ilmu pengetahuan serta teknologi. Sesuai dengan namanya, rumpun ilmu yang dipelajari berhubungan dengan teknik dan teknologi.

Contohnya adalah politeknik negeri Malang yang memiliki enam jurusan yaitu teknik elektro, teknik mesin, teknik sipil, teknik kimia dan teknik akuntansi. Semua jurusan teknik tersebut masih dibagi lagi menjadi program studi.

5. Akademi

Walaupun namanya akademi bukan berarti jenis pendidikan yang diampu adalah pendidikan akademik. Namun di tingkat ini pendidikan vokasi lah yang dipelajari. Lembaga pendidikan akademi mirip dengan politeknik, hanya saja rumpun ilmu yang dipelajari bisa lebih banyak lagi yaitu teknik, seni dan teknologi.

Berbeda juga dengan politeknik yang kebanyakan statusnya lembaga pendidikan tinggi negeri, akademi kebanyakan dimiliki oleh swasta.

Contoh akademik adalah Akademi Akuntansi YKPN, yang mempelajari ilmu akuntansi dan terbagi menjadi beberapa jurusan seperti akuntansi, ekonomi, administrasi dan manajemen bisnis, manajemen marketing, dll.

grammar bahasa jerman

Kesulitan Belajar Grammar Bahasa Jerman? Ini 8 Caranya

By | Jerman | No Comments

Grammar Bahasa Jerman – Bahasa Jerman adalah salah satu bahasa asing yang paling banyak memberikan keuntungan setelah bahasa Inggris. Bagi kamu yang bercita-cita untuk kuliah di Jerman, wajib menguasai bahasa ini.

Dalam perkuliahan, bahasa Jerman lebih banyak digunakan menjadi bahasa pengantar daripada bahasa Inggris. Kemampuan berbahasa Jerman dalam level tertentu telah menjadi syarat utama untuk bisa mendaftar kuliah. 

Tidak perlu merasa kesulitan untuk mempelajarinya dan gunakan waktu yang kamu miliki sebaik mungkin. Kamu bisa mulai menghafalkan kosakata yang sering digunakan sehari-hari sebelum beranjak ke materi grammar bahasa Jerman.

Materi grammar cukup luas dan pada bagian inilah kamu akan menghabiskan lebih banyak waktu untuk mempelajarinya.  Tak perlu bingung untuk belajar grammar, karena ada banyak cara mudah yang bisa kamu tempuh untuk mempelajarinya. 

8 Cara Mudah Belajar Grammar Bahasa Jerman 

grammar dalam bahasa jermanSetiap orang yang ingin belajar bahasa asing selalu mempelajari tentang tata bahasa, termasuk kamu yang ingin belajar bahasa Jerman. Tata bahasa atau yang akrab disebut dengan grammar menjadi materi yang paling banyak ditakuti karena tingkat kesulitannya.

Sebenarnya jika sudah terbiasa, materi grammar tidak sulit bahkan kamu bisa berbicara bahasa Jerman dengan lancar. 

Baca Juga:  Pentingnya Ikut Kursus Bahasa Jerman di Jakarta

Tapi bagaimana cara membuat materi grammar menjadi lebih mudah untuk dipelajari? Bagi kamu yang pernah belajar bahasa Inggris, pasti tidak asing lagi dengan grammar. Aturan yang digunakan juga tidak jauh berbeda seperti kata benda, kata sifat dan juga perbedaan kata kerja reguler dan irreguler. Semua peraturan ada hanya saja menggunakan bahasa yang berbeda. 

Supaya kamu lebih mudah untuk belajar grammar Jerman ada beberapa cara praktis yang bisa diikuti sebagai berikut ini:

 

  1. Menulis Noun dengan Huruf Kapital

 

Aturan grammar yang paling dasar dan bisa dibiasakan dengan lebih mudah adalah menulis kata benda bahasa Jerman dengan huruf kapital.

Cara penulisan yang benar harus dibiasakan sejak awal supaya kamu tak terlihat malas nantinya. Sambil membiasakan menulis kamu juga bisa menghafalkan berbagai macam kata benda. 

Kopi – die Kaffee

Laut – die Ozean

Anak laki-laki – das Junge

Hujan – die Regen

Ibu – der Mutter 

Ide – die Idee

Sambil belajar kata benda, kamu juga bisa membiasakan diri dalam penggunaan gender di depan kata benda yaitu die, das dan der. Ketiga kata ini digunakan untuk menunjukkan kata benda sebagai maskulin (das), feminin (der) dan benda (die). 

Pada penulisan kalimat contohnya adalah ‘’Wir leben in dem Haus mit meiner Mutter.’’ Artinya adalah Kami tinggal di rumah bersama dengan ibu. Menulis kata benda dalam kalimat atau frasa adalah cara efektif untuk menghafalkan. 

 

2. Membuat Jadwal Materi Grammar yang Dipelajari

 

Mulai belajar grammar bahasa Jerman dari kata benda dan gender adalah cara yang tepat. Selanjutnya kamu akan lebih mudah menguasai materi lainnya.

Untuk itu persiapkan terlebih dahulu materi yang harus dipelajari secara berurutan. Berikut ini beberapa materi yang tepat untuk dipelajari setelah noun seperti pronoun, modal verb, verb, tenses, adjective, adverb, preposition, dan struktur kalimat. 

Baca Juga:  Pengertian dan Contoh Puisi Bahasa Jerman Terkenal

Saat belajar satu materi, kamu harus sudah mahir dari materi sebelumnya. Misalnya kamu ingin belajar pronoun maka noun harus dikuasai terlebih dahulu. Jika ingin belajar struktur kalimat maka kuasai dahulu tenses. Belajar tata bahasa Jerman harus secara berurutan sehingga di materi lanjutan kamu tak bingung dan banyak materi yang belum dikuasai. 

 

3. Manfaatkan Aplikasi Belajar Bahasa Jerman 

 

Tak ada yang lebih praktis dibandingkan belajar menggunakan aplikasi. Kamu bisa belajar dimana saja dan kapan saja. Jika kamu memiliki waktu senggang saat siang hari, cobalah untuk membuat materi grammar dari yang terakhir telah dipelajari. Keuntungan menggunakan aplikasi adalah materi grammar yang lebih lengkap dan fokus dari materi ke materi. 

Baca Juga:  3 Daftar Aplikasi dan Kamus Bahasa Jerman Offline

Misalnya saja kamu bisa menggunakan aplikasi belajar noun dengan menggunakan gambar. Selain itu aplikasi juga dilengkapi dengan kamus elektronik yang membuatmu bisa mendengarkan audio pelafalan kosakata dan kalimat oleh native speaker. Kamu juga bisa mengerjakan soal grammar mengenai struktur kalimat untuk menguji kemahiran. 

4. Menghafalkan Kata Kerja Tidak Beraturan

Ketika menghafalkan kata kerja, kesulitan yang paling dirasakan adalah kamu harus menghafalkan perubahannya satu per satu. Tak seperti perubahan kata kerja reguler yang memiliki aturan baku. Kata kerja tidak beraturan cukup sulit dihafalkan sehingga kamu harus membuat daftar panjang apabila tidak sesuai dengan konjugasinya. 

Baca Juga:  3 Tips Menguasai Kata Kerja Bahasa Jerman dengan Cepat

Salah satu cara mudah untuk menghafalkan grammar bahasa Jerman ini adalah dengan menambahkannya ke dalam jurnal kata kerja yang kamu buat.

Buatlah empat kolom dari setiap halaman jurnal, satu untuk bahasa Indonesia, satu untuk present tense, dan dia lainnya untuk past dan future tense. Masing-masing isilah kolom tersebut dengan kata kerja tidak beraturan. Selalu baca berulang kali dan buatlah latihan membuat frasa atau kalimat dengan kata kerja tersebut. 

5. Belajar Modal Verbs dalam Bentuk Konteks

gramar jerman

Kesalahan terbesar adalah ketika kamu belajar bahasa Jerman dengan mengartikannya per kata dalam sebuah kalimat. Tidak semua bisa diartikan satu per satu apalagi tentang gramatika.

Contohnya saja modal verb yang terdiri dari lima yaitu können (dapat), müssen (harus), dürfen (boleh), sollen (seharusnya) and wollen (ingin). Kelima modal verb tersebut digunakan pada beberapa konteks tertentu yaitu :

  • können digunakan untuk mengekspresikan kemampuan. 
  • müssen digunakan untuk menunjukkan keadaan yang dipaksa. 
  • dürfen digunakan untuk mengekspresikan sesuatu yang legal dalam keadaan privasi. 
  • wollen digunakan untuk menunjukkan keinginan yang besar. 
  • sollen digunakan saat memberikan saran.
  • möchten digunakan saat meminta sesuatu dengan sopan. 
  • mögen digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang disukai dan tidak disukai. 

Semua modal verb ini digunakan secara terpisah dari verb dan dimanfaatkan sebagai kata kerja bantu. 

6. Membaca dan Menonton

Mengetahui struktur gramatik bahasa Jerman yang benar harus melalui native speaker. Dimana Anda bisa menemukan penutur asli dengan mudah selain membaca buku bahasa Jerman asli dan menonton acara televisi?

Cara ini sangat ampuh untuk membiasakan diri dalam dunia yang menggunakan bahasa Jerman. Ditambah lagi acara tv Jerman sudah pasti memiliki struktur kalimat yang benar. 

Cobalah untuk menonton film dengan subtitle bahasa Jerman, dengan begitu kamu akan mengenal tata bahasa yang baik serta bagaimana penulisannya yang tepat. kamu juga bisa sambil melatih hafalan pelafalan yang tepat dari setiap kosakata.

Pilih kalimat dalam film yang disukai dan hafalkan, belajar bagaimana struktur kalimatnya setelah belajar semua grammar dasar. 

7. Belajar Bahasa Jerman di Negara Asalnya

Apalagi cara terbaik untuk belajar grammar bahasa Jerman selain pergi ke negaranya langsung? Kamu akan bertemu dengan native speaker dan bisa berbicara langsung setiap hari.

Rencanakan kepergianmu ke Jerman dari sekarang, kamu bisa berlibur dengan mengikuti program belajar dan bekerja seperti ausbildung, aupair atau fsj

Baca Juga:  Seputar Ausbildung Jerman Lengkap, Pengertian hingga FAQ

Selain nantinya mahir grammar kamu juga akan mendapatkan pengalaman yang tidak terlupakan. Pergi ke Jerman pun dengan program-program tersebut kini sangat mudah dilakukan. 

Magang di jerman

Magang di Jerman: Pengertian, Jenis, dan Cara Magang

By | Jerman | No Comments

Magang di Jerman – Sistem pendidikan di Indonesia mengharuskan mahasiswa yang berada di tingkat akhir harus menyelesaikan skripsi sebagai syarat kelulusan. Tapi tahukah kamu bahwa untuk bisa mengikuti skripsi mahasiswa juga harus menyelesaikan program magang yang menjadi syarat utamanya.

Jika belum menyelesaikan magang dalam waktu tertentu, maka mahasiswa tidak bisa mengambil skripsi dan menyelesaikan kuliah. Jadi mengikuti program magang adalah wajib bagi mahasiswa di berbagai university. Tapi manfaat dari program magang bukan sekedar syarat untuk mengikuti skripsi.

Bagi kamu yang saat ini masih bertanya-tanya apa sih magang itu dan apa tujuannya diadakan bagi mahasiswa? Daripada hanya menerka-nerka, yuk kenali pengertian hingga tujuannya. Kamu juga bisa loh mengikuti magang di luar negeri seperti Jerman.

Apa Itu Magang?

magang

Magang adalah sebuah kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa di sebuah perusahaan atau instansi tertentu. Mahasiswa akan ditempatkan di posisi kerja tertentu di perusahaan swasta atau negeri sesuai dengan jurusan yang diambil. Misalnya saja kamu kuliah di perhotelan, maka kamu akan melakukan magang di hotel.

Di Indonesia, kegiatan magang diatur dalam Undang-Undang No. 13 tahun 2003 mengenai Ketenagakerjaan dalam pasal 21 – 30. Secara spesifik, peraturan mengenai magang telah diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi no. Per.22/Men/IX/2009. Isinya adalah mengenai penyelenggaraan kegiatan magang dalam negeri.

Menurut peraturan tersebut, kegiatan magang merupakan bagian dari sistem pelatihan kerja. Pelatihan diselenggarakan dengan terpadu antara latihan di lembaga pelatihan dan bekerja yang langsung dibimbing oleh pekerja atau instruktur yang berpengalaman.

Jika dilihat dari pengertian magang dalam peraturan tersebut, maka konotasinya magang tak hanya dilakukan oleh mahasiswa di tingkat universitas. Karena pada prakteknya siapa saja bisa mengikuti magang di sebuah perusahaan bahkan mahasiswa yang telah lulus bisa mengikuti program magang yang dibuka oleh perusahaan.

Magang juga diterapkan pada kurikulum di tingkat sekolah menengah kejuruan (SMK). Apapun jenis magang yang diikuti selalu disertakan dengan surat perjanjian. Surat ini berisi tentang hak serta kewajiban dari peserta magang, biaya, jangka waktu, bidang yang dipelajari dan jumlah peserta.

Tujuan Diadakannya Magang

magang jerman

Bagaimana seorang mahasiswa bisa mengikuti magang? Program ini bisa menjadi mata kuliah yang harus diikuti, jadi beberapa universitas atau sekolah biasanya telah menyiapkan kerja sama dengan perusahaan.

Tapi jika tidak, maka mahasiswa harus mendaftar program magang ke perusahaan yang diinginkan layaknya sedang melamar kerja. Tidak sulit untuk mencari info magang dari perusahaan yang menyediakan program ini, ditambah lagi kamu bisa memilih perusahaan terbaik mana yang bisa diikuti.

Baca Juga:  MBA adalah Gelar S2, Lalu Apa Bedanya dengan Gelar Master?

Tujuan diadakan magang bukan hanya sebagai syarat bisa mengikuti skripsi atau tugas akhir saja. Bagi universitas, tujuannya adalah menjalin kerja sama dengan tempat kerja di berbagai jurusan. Sedangkan tujuan magang bagi mahasiswa tujuannya adalah menambah wawasan dan meningkatkan kualitas diri.

Mengikuti magang akan memberikan lebih banyak manfaat bagi mahasiswa. Kamu yang nanti belajar di tempat kerja akan mengetahui bagaimana teori yang selama ini diajarkan di kelas digunakan di ruang kerja.

Mendapatkan pengalaman magang tentunya akan meningkatkan resume ketika melamar kerja nantinya. Belum lagi kamu akan mendapatkan jaringan yang lebih luas lagi.

Tak sedikit pula mahasiswa yang akhirnya bekerja di tempat mereka dulu magang. Beberapa tempat bahkan memberikan penghasilan bagi mahasiswa. Nah dengan begitu kamu akan mendapatkan uang dan sedikit lebih dekat dengan menjadi karyawan.

Jenis-Jenis Magang

Jenis-Jenis Magang

Ada dua jenis pelatihan kerja yang bisa diikuti, baik itu selama kuliah, setelah lulus atau di tingkat SMK. Setiap orang selalu mendapat kesempatan untuk mengikuti pelatihan kerja sesuai dengan bidangnya.

Perusahaan yang menerima peserta magang nantinya juga akan memberikan sertifikat yang bisa digunakan untuk mendaftar pekerjaan. Adapun jenis pelatihan kerja tersebut adalah sebagai berikut:

– Internship

Program magang yang diselenggarakan untuk memberikan pengalaman kerja. Orang yang mengikuti internship disebut dengan intern. Seorang intern akan mengamati dan ikuti andil dalam gugus tugas yang dipelajari.

Bisa mempelajari tak hanya dalam satu bidang namun beberapa bagian kerja di satu perusahaan. Jadi pembagian tugasnya tidak terstruktur.

– Apprenticeship

Sama seperti internship, mengikuti apprenticeship seseorang akan berlatih untuk mendapatkan pengalaman kerja. Hanya saja bidang yang dipelajari lebih spesifik dan fokus. Tugas dan latihan yang dikerjakan hampir sama seperti seorang karyawan dan lebih terstruktur.

Selain itu bukan hanya pelatihan kerja, tetapi perusahaan akan menyelenggarakan kelas teori dan praktek kerja di lapangan.

Di antara kedua jenis di atas, internship adalah jenis yang paling banyak diterapkan di Indonesia. Teori akan dipelajari selama perkuliahan sedangkan praktek kerja dilakukan di perusahaan. Namun di negara-negara maju seperti Jerman, apprenticeship lebih banyak diterapkan.

Program Magang di Jerman untuk Orang Indonesia

Ingin mengikuti apprenticeship di luar negeri? Kamu bisa mengambil program magang di Jerman. Program ini disebut dengan ausbildung dimana kamu akan belajar selama tiga tahun di Jerman dan mengikuti kelas teori dan praktek langsung di ruang kerja. Ada begitu banyak jurusan yang bisa dipilih seperti manajemen hotel, ahli restoran, koki hingga perawat.

Keuntungan utama dari ausbildung adalah bekerja sambil terus belajar. Setelah lulus kamu akan mendapat sertifikat apprenticeship yang bisa digunakan untuk mendaftar kerja di seluruh dunia.

Tak sedikit perusahaan yang mencari karyawan lulusan ausbildung Jerman. Jika masih ingin menuntut ilmu, ijazah ausbildung juga bisa digunakan untuk melanjutkan kuliah di tingkat universitas.

Baca Juga:  Seputar Ausbildung Jerman Lengkap, Pengertian hingga FAQ

Selama mengikuti ausbildung, kamu akan mendapatkan gaji bulanan. Jumlah gaji ini berbeda-beda tergantung jurusan mulai dari 800 euro hingga 1.000 euro pada tahun pertama. Di tahun kedua dan ketiga jumlah gaji akan naik sesuai dengan prestasi. Mengetahui hal ini tentunya sangat menarik untuk bisa mengikutinya.

Untungnya, ausbildung bukan hanya program magang yang diperbolehkan untuk mahasiswa uni Eropa tetapi juga secara internasional. Jadi bagi kamu yang tinggal di Indonesia dan baru saja lulus SMA atau memiliki pengalaman kerja setahun masih bisa mendaftar ausbildung Jerman.

Bagaimana Cara untuk Magang di Jerman?

Bagaimana cara magang Jerman pada ausbildung? Karena tidak tinggal di Jerman, maka ada persiapan yang harus dilakukan.

Kamu bisa mempersiapkan diri satu atau dua tahun sebelumnya. Proses pendaftaran bisa dilakukan dari Indonesia dan jika berhasil, kamu bisa langsung berangkat dan mengurus visa dan berikut ini langkah-langkah untuk mendaftar magang pada ausbildung Jerman.

Baca Juga:  Pentingnya Ikut Kursus Bahasa Jerman di Jakarta
  • Belajar bahasa Jerman hingga level B1 yang dibuktikan dengan sertifikat resmi dari Goethe institut.
  • Memenuhi syarat dalam bentuk dokumen seperti sertifikat bahasa Jerman, ijazah, transkrip nilai, surat motivasi, cv, dan sertifikat pendukung lainnya.
  • Mencari lowongan ausbildung melalui aubsildung.de sesuai dengan jurusan yang diinginkan dan mendaftar.
  • Menunggu pengumuman diterima dan mengikuti interview secara online.
  • Menunggu hasil dalam dua atau tiga minggu setelah interview. Jika berhasil bisa mempersiapkan keberangkatan.
contoh hard skill

Sukses Melamar Kerja, Miliki Contoh Hard Skill dan Softskill

By | Jerman | No Comments

Contoh Hard Skill – Langkah awal supaya kamu bisa berhasil dalam karir atau baru saja mulai melamar pekerjaan adalah mengidentifikasi kemampuan atau skill. Secara umum, skill adalah sesuatu yang bisa kamu belajar melalui pengalaman, pendidikan, kursus hingga kegiatan sukarelawan.

Sebuah perekrut karyawan akan menentukan posisi dari kandita melalui kemampuan apa saja yang dimiliki dan mencocokan dengan syarat yang dibutuhkan. Mengetahui kemampuanmu sendiri sangatlah penting untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.

Kemampuan dalam berkarir secara umum dibagi menjadi dua jenis yaitu hardskill dan softskill. Keduanya memiliki fokus berbeda tetapi sama-sama memiliki fungsi yang sama dan dibutuhkan. Sebuah studi dari CareerBuilder pada 2.000 HRD dari berbagai industri, menemukan bahwa 77% dari survei tersebut percaya bahwa softskill sama pentingnya dengan hard skill.

Jadi apa itu softskill dan hardskill? Apa saja perbedaanya? Apa contoh hard skill dan softskill yang harus dipenuhi oleh seorang pelamar kerja? Kamu bisa menyimak semua jawabannya disini sebagai persiapan melamar kerja nanti.

Pengertian Hard Skill dan Soft Skill

hardskill adalah
Hardskill adalah sebuah kemampuan yang berhubungan langsung dengan pekerjaan secara teknis. Kemampuan yang dibutuhkan ini bisa berupa keahlian dalam surfing internet, menggunakan aplikasi komputer secara spesifik atau keahlian dalam mengoperasikan mesin dan peralatan di tempat kerja. Sebagai contoh hard skill dalam pekerjaan seorang dokter adalah kemampuan dalam mengoperasikan alat-alat kesehatan.

Sedangkan soft skill adalah sebuah kemampuan yang berhubungan dengan pekerjaan secara tidak langsung. Bisa dibilang kemampuan ini berhubungan dengan kepribadian seseorang. Sebagai contoh adalah memiliki pemikiran positif dalam semua tugas yang diberikan atau mampu bekerja sama dalam sebuah tim dan memiliki kemampuan memecahkan masalah.

Kombinasi antara hard skill dan softskill akan membangun skill yang dibutuhkan pada posisi pekerjaan. Dengan kata lain kamu sendirilah yang akan mengamankan posisi kamu di mata para pencari karyawan. Kedua kemampuan ini sangatlah luas sesuai dengan bidang atau profesi yang dilamar.

Perbedaan Hardskill dan Softskill Adalah Sebagai Berikut

hardskill
Dilihat dari pengertian jenis skill di atas sudah sangat jelas bahwa keduanya sangat berbeda. Namun kamu tak bisa memilih salah satu skill dan harus memiliki keduanya. Perbedaan yang paling mudah dilihat adalah bagaimana cara kamu bisa mendapatkan hard atau softskill dan bagaimana prakteknya dalam bekerja nantinya.

Hard skill adalah kemampuan secara teknis yang bisa kamu dapatkan dengan mengikuti kursus, sekolah, kuliah, seminar hingga workshop dan bahkan magang di perusahaan.

Kemampuan teknis tersebut sesuai dengan bidang pekerjaan yang diminati ini akan lebih mudah ditulis dalam sebuah resume atau CV. Kemampuan ini juga bisa dibuktikan langsung, misalnya perekrut akan mengetes kemampuan mengoperasikan komputer dengan praktek langsung saat tes masuk kerja.

Baca Juga:  4 Keuntungan dan Cara Mendapatkan Lowongan Kerja Perawat di Jerman

Berbeda dengan soft skill sebagai kepribadian sebagai seorang individu atau sifat bawaan yang tidak bisa dibuktikan secara langsung. Langkah yang diambil perekrut untuk mengetahui softskill calon karyawan adalah melalui tes psikologi. Berbagai jenis tes akan menunjukkan tingkat emosional saat memecahkan masalah, bekerja dalam tekanan, dan lain sebagainya.

Demi memperoleh softskill ini, kamu harus melatih diri dalam hal komunikasi dengan orang lain. Bagaimana cara diri beradaptasi dalam lingkungan yang baru juga akan menjadi nilai tersendiri. Maka kamu bisa memenuhi keseharian dengan mengikuti organisasi di kampus atau luar kampus yang akan mengasah softskill.

Baik hardskill dan softskill akan saling melengkapi, kamu tidak akan bisa bekerja hanya dengan kemampuan teknis saja. Padahal pekerjaan yang kamu tekuni membutuhkan kerja sama dalam tim, tapi kamu terbiasa bekerja dan memecahkan masalah sendiri. Alhasil hasil kerja tidak akan memuaskan.

Begitu juga sebaliknya, kamu tak bisa bekerja hanya dengan softskill saja. Kamu mungkin adalah orang yang mudah beradaptasi tetapi sulit untuk menguasai bidang teknis dengan lebih cepat. Kekurangan hardskill ini akan mengganggu proses bekerja nantinya. Tak semua hardskill dan softskill harus disertakan, kamu cukup menyertakan kemampuan yang berhubungan dengan posisi yang dilamar.

Contoh Hard Skill

softskill adalah
Cara paling mudah membedakan antara hardskill dan softskill adalah dilihat contoh-contohnya. Untuk contoh hardskill ini adalah pengetahuan secara spesifik supaya bisa berhasil dalam pekerjaan.

Beberapa kemampuan ini juga bisa menentukan jenis pekerjaan yang hendak dilamar, dan berikut contoh hard skill yang bisa disertakan saat melamar pekerjaan :

Audit
Administratif
Teknologi Otomotif
Operasi Perbankan
Penganggaran
Pembukuan
Akuntansi

Manajemen Berbasis Data
Editing
Keuangan
Kelistrikan
Kesehatan

Javascript
Bahasa
Teknologi Pabrikan
SEO
Science
Transkripsi
Pengajaran
Spreadsheet

Demi menunjukkan hardskill ini kamu bukan sekedar menuliskannya tetapi juga membuktikannya melalui ijazah dan transkrip nilai. Bisa juga sertifikat kursus sesuai dengan keahlian yang ditulis dalam resume.

Contoh Softskill

soft skill
Soft skill juga perlu dituliskan dalam resume, tetapi berbeda dengan hard skill tak ada sertifikat atau ijazah yang membuktikan kemampuan ini. Maka dari itu cara untuk membuktikan adalah menjelaskan melalui bentuk deskripsi atau lisan.

Adapun contoh softskill yang harus disertakan dan dijelaskan adalah sebagai berikut:

1. Komunikasi

Komunikasi adalah kemampuan yang sangat penting hampir di semua jenis pekerjaan. kamu akan berkomunikasi dengan orang-orang di tempat kerja, klien, konsumen, kolega, dan lain sebagainya. Kamu harus bisa berkomunikasi dengan jelas dan sopan baik itu langsung, dalam bentuk tulisan atau telepon.

Skill ini meliputi, kemampuan mendengar, negosiasi, presentasi, menulis laporan atau proposal, story telling, komunikasi visual, public speaking, dll. Semua kemampuan ini bisa dipilih dan disertakan dalam resume.

Baca Juga:  MBA adalah Gelar S2, Lalu Apa Bedanya dengan Gelar Master?

2. Berpikir Kritis

Apapun pekerjaannya, kebanyakan perekrut akan memilih kandidat yang dapat berpikir secara kritis. Orang yang bisa berpikir kritis mampu menganalisis situasi dan membuatnya sebagai faktor dalam pengambilan keputusan. Baik itu ketika bekerja dengan data, memperbaiki sistem yang rusak hingga sebagai seorang guru.

Kemampuan seseorang yang berpikir kritis antara lain, kemampuan beradaptasi, kreatif, inovatif, dll.

3. Berjiwa Kepemimpinan

Tak semua pekerjaan membutuhkan kepemimpinan, sehingga kamu tak perlu menyertakan softskill ini jika tidak berhubungan dengan posisi yang dilamar. Kemampuan ini dibutuhkan untuk memberikan keputusan pada situasi yang sulit sehingga bisa menyelesaikannya dengan lebih baik.

Kemampuan yang berhubungan dengan kepemimpinan ini adalah mampu mengambil keputusan dan kesepakatan, delegasi, memberikan inspirasi, mentoring, coaching, dll.

4. Sikap Positif

Sikap yang positif selalu dicari oleh seorang perekrut. Mereka ingin memiliki karyawan yang bekerja dengan baik dalam lingkungan dan keinginan bekerja tinggi. Memiliki attitude ini tentunya menurunkan tingkat stress saat bekerja.

Ketika hendak menyertakan softskill ini kamu bisa menuliskan kemampuan seperti kooperatif, percaya diri, berantusias tinggi, friendly, sabar, jujur, dll.

5. Mampu bekerja tim

Tak sedikit juga perekrut yang mencari kemampuan ini dimana kamu bisa bekerja dengan orang lain. Baik itu bekerja dengan tim yang sama atau berbeda tergantung dengan proyek yang dikerjakan. Kemampuan ini nantinya bisa membantu pekerjaan selesai dengan lebih efisien.

Kemampuan ini bisa dijelaskan sebagai soft skill seperti terbiasa berkolaborasi, menerima kritikan, paham atas persamaan dan perbedaan, memiliki empati yang tinggi, dll.

6. Etika Kerja

Softskill ini akan menunjukkan tingkat kedisiplinan dalam bekerja. Seperti memiliki fokus tinggi dan mampu menyelesaikan tugas sesuai dengan waktunyanya. Orang yang memiliki etika kerja tinggi mampu bekerja dengan efektif dan terjadwal dengan mengikuti instruksi.

Kemampuan yang termasuk etika kerja adalah etika bisnis, manajemen emosi, mengikuti regulasi dan aturan, attitude yang baik, bermotivasi tinggi, etika kerja positif, dll.

Contoh Hard Skill dan Softskill yang Disertakan dalam CV

contoh hard dan soft skill
Semua contoh hard skill di atas tidak harus dimasukan ke dalam CV, karena posisi yang dilamar berbeda-beda. Kamu yang memasukan skill sesuai dengan posisi yang dilamar. Bagaimana bisa mengetahui skill yang dibutuhkan sesuai dengan yang dicari adalah dengan meneliti lowongan pekerjaan.

Sebelum melamar kamu harus membaca ulang lowongan pekerjaan pada bagian requirements atau persyaratan. Setelah membaca dengan cermat kamu akan mengetahui skill apa saja yang dibutuhkan dan bisa mencocokannya dengan kemampuan yang dimiliki saat ini.

Hal ini sangat dibutuhkan, karena kamu akan melamar ke banyak perusahaan dengan posisi yang mungkin saja berbeda. Sebagai gambaran, berikut ini contoh hard skill dan softskill yang disertakan sesuai dengan jenis pekerjaan.

1. Bisnis, Administrasi, Keuangan

* Hardskill

Kemampuan teknis yang dibutuhkan seperti akuntansi, pembukuan, Ms. Office, Quickbooks, data entry dan penggunaan aplikasi untuk bisnis lainnya.

Baca Juga:  Daftar Perusahaan-Perusahaan Jerman di Indonesia dan Lowongan Kerjanya

* Softskill

Kemampuan yang paling banyak dibutuhkan adalah berpikir secara kritis, kreatif, komunikasi, kolaborasi, etika kerja hingga kepemimpinan dan manajerial.

2. Sales dan Marketing

* Hardskill

Kemampuan utama yang dibutuhkan seperti digital marketing, olah data, analitik, bahkan sampai desain.

* Softskill

Kemampuan softskill untuk melamar pekerjaan ini lebih banyak terutama komunikasi yang persuasif. Selain itu juga teamwork, manajemen waktu, disiplin, and problem solving.

3. IT

* Hardskill

Seorang IT profesional dituntut untuk memiliki keahlian seperti analisis data, Javascript, Cloud, HTML, Pivot Tables, social media, bahasa asing.

* Softskill

Ada begitu banyak softskill yang dibutuhkan untuk bidang pekerjaan ini seperti bekerja sama dengan tim, komunikasi, mampu menyelesaikan masalah, negosiasi.

Tips Mudah Memperlihatkan Skill yang Dimiliki

Memperlihatkan Skill yang Dimiliki
Seperti yang disampaikan, sebuah perekrut akan membandingkan skill yang kamu miliki dengan pelamar lainnya. Bagaimana cara supaya skill yang kamu miliki dilirik oleh perekrut? Ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti untuk memperlihatkan skill menonjol di antara pelamar lainnya yaitu sebagai berikut ini:

1. Menulis Skill pada CV atau Resume

Ketika menulis CV atau resume maka sertakan kemampuan hardskill dan softskill secara terpisah. Kamu juga dapat menunjukkan kemampuan ini dalam bentuk deskripsi pekerjaan sebelumnya atau pengalaman magang.

Jika kamu seorang fresh graduate setidaknya pengalaman magang bisa disertakan. Buatlah deskripsi pendek dan semenarik mungkin yang menceritakan keberhasilan kerja secara teknis.

2. Menyertakan Skill yang Relevan

Bukan hanya sembarang hard skill atau soft skill saja yang disertakan, tapi harus relevan dengan posisi yang dilamar. Cara menyampaikannya pun harus lebih menarik.

Misalnya saja sebelumnya kamu bekerja sebagai leader sebuah tim. Maka hindari menulis ‘Saya memiliki kemampuan memimpin’. Namun sebaiknya tuliskan ‘Saya berperan sebagai leader di perusahaan CBD, tugas saya adalah …’’.

3. Ceritakan Skill saat Wawancara

Bukan hanya dalam resume saja skill bisa dijelaskan. Ketika kamu mendapat tawaran untuk wawancara gunakanlah kesempatan tersebut untuk menceritakan secara singkat tentang tugas hingga tantangan bekerja yang pernah dialami. Membagikan pengalaman tersebut bisa membuat perekrut menilai soft skill dan hard skill lebih jauh.

×