7 Cara Kuliah di Luar Negeri dengan Biaya Lebih Murah

By 20/03/2020 Jerman
cara kuliah di luar negeri

Cara Kuliah di Luar Negeri – Percaya atau tidak kini melanjutkan sekolah di luar negeri untuk tingkat universitas lebih populer khususnya di Indonesia. Biaya selalu menjadi permasalahan utamanya. Siapa yang menyangka jika ternyata kuliah di negeri lain justru lebih murah dibandingkan negara sendiri. Apalagi dengan predikat lulusan luar negeri nantinya akan lebih mudah untuk mencari pekerjaan tak hanya di negara sendiri.

Sudah siapkah kamu untuk menjadi mahasiswa internasional? Mengenal kebudayaan asing, merasakan jet lag di awal-awal kuliah, serta bertemu dengan orang baru akan menjadi pengalaman yang menyenangkan. Tidak lupa, disana kamu bisa menekuni bidang akademik yang disukai, karena kamu telah memilihnya sendiri.

Persepsi masyarakat Indonesia akan kuliah di negara lain itu mahal masih sangat kuat. Padahal persepsi itu bisa dipatahkan, jika sejak kini kamu sudah merencanakannya dengan baik. Ada banyak sekali cara kuliah di luar negeri dengan biaya yang murah bahkan gratis sama sekali. Bagaimana caranya? Yuk intip disini.

7 Cara Kuliah di Luar Negeri dengan Murah

kuliah di luar negeri
Apakah yang kamu pikirkan pertama kali ketika merencanakan kuliah gratis di luar negeri? Pasti beasiswa. Memang benar beasiswa adalah fasilitas yang bisa dimanfaatkan untuk bisa kuliah dimana saja. Bahkan banyak yang mengira beasiswa adalah tiket untuk kulia gratis di luar negeri.

Secara realita, memang benar beasiswa bisa membantu menguliahkan secara gratis tapi tidak sepenuhnya. Kecuali kamu berhasil mendapatkan beasiswa full yang membiayai kuliah, tiket pp, akomodasi dan biaya hidup lainnya. Tapi jumlah beasiswa yang seperti ini sangat terbatas, bahkan saingan untuk mendapatkannya bisa mencapai jutaan.

Beasiswa full course bukan jalan keluar akhirmu, karena masih banyak sekali cara kuliah di luar negeri yang bisa ditempuh. Bukan untuk kuliah secara gratis tetapi lebih murah. Kamu bisa tetap fokus memikirkan akademik dengan cara ini tanpa terlalu terbebani dengan masalah biaya. Ikuti beberapa cara untuk bisa kuliah luar negeri dengan murah berikut ini:

1. Mencari Informasi Beasiswa dan Bantuan Biaya Kuliah Lainnya

Berterimakasihlah kepada teknologi saat ini, karena kamu bisa mencari informasi beasiswa dengan lebih mudah. Dulu untuk mendapatkan informasi saja, kamu harus pergi ke kota besar bahkan ke kedutaan. Karena penyebaran informasi sangat terbatas, kini hanya dengan sekali browsing saja kamu bisa mendapatkan banyak sekali info tentang beasiswa.

Manfaatkan teknologi untuk mencari tahu jenis-jenis beasiswa apa saja yang tersedia. Rincian informasi yang harus diketahui adalah siapa yang menyelenggarakan beasiswa, apakah beasiswa diberikan untuk calon mahasiswa di jurusan tertentu hingga jumlah yang diberikan. Kamu tentu tidak perlu mendaftar beasiswa untuk jurusan kedokteran jika ingin masuk ke jurusan sastra. Ketahui juga apakah beasiswa tersebut tersedia untuk mahasiswa asing di negara tertentu.

Dimana kamu memperoleh informasi ini? Cobalah browsing ke website university atau web pemerintah. Disana ada banyak sekali info yang bisa kamu dapatkan seputar akademik.

Baca Juga:  7 Langkah Kuliah di Jerman Gratis Dengan Beasiswa

2. Temukan Jurusan yang Terjangkau

Beasiswa memang tidak menanggung semua biaya hidup selama kuliah di luar negeri. Oleh karena itu, kamu harus menemukan jurusan yang terjangkau. Jurusan yang terjangkau ini biasanya akan berhubungan dengan tempat dimana kamu kuliah. Bukan berarti jurusan yang biayanya murah hanya berada di negara-negara yang tidak terkenal.

Saat ini negara yang maju telah membebaskan biaya kuliah, baik untuk mahasiswa sendiri atau mahasiswa internasional. Contohnya saja negara Jerman yang sudah membebaskan mahasiswa dari biaya kuliah dan menggantikannya dengan biaya administrasi per semester saja. Syaratnya kamu harus berhasil masuk ke universitas negeri di Jerman.

Ingat juga, jurusan ini harus sesuai dengan minat dan bakat yang kamu miliki. Jangan sampai, kamu memilih jurusan yang berbeda jauh dengan minat. Karena nantinya kamu juga akan kesulitan dalam hal belajar. Bukannya cepat lulus, tetapi semakin molor padahal sudah tidak ada bujet yang bisa digunakan untuk menyelesaikannya.

3. Mendapatkan Student Loan

Bukan hanya para pekerja yang bisa mendapatkan pinjaman dari bank, tetapi mahasiswa juga memiliki kesempatan yang sama. Dana pinjaman kuliah ini sangat bermanfaat karena kamu bisa membayarnya nanti setelah bekerja melalui cicilan. Ada banyak sekali tempat yang mengadakan layanan ini salah satunya adalah bank.

Karena kamu hendak meminjam, maka sebaiknya pilih pinjaman sesuai dengan bujet yang telah diperhitungkan. Mulai dari biaya kuliah, akomodasi hingga biaya hidup. Jangan lupa bahwa kamu nantinya akan membayar kembali, jadi pilih biaya cicilan sesuai dengan kemampuan.

Bagaimana cara mendapatkannya? Penuhi semua syarat yang diminta oleh pihak bank. Bacalah peraturannya dengan sesama sebelum melakukan pinjaman. Khususnya soal bunga, karena masing-masing bank memberikan bunga yang berbeda-beda.

4. Hidup bersama masyarakat lokal

Gagal mendapatkan asrama, bukan berarti kamu tidak bisa hidup dengan murah selama kuliah. Akomodasi adalah hal utama yang pasti membutuhkan uang lebih banyak. Jika menyewa apartemen sendiri biaya pasti akan sangat mahal. Ada dua opsi yang bisa kamu pilih, yaitu menyewa apartemen bersama dengan mahasiswa lainnya atau tinggal bersama masyarakat lokal.

Di luar negeri banyak masyarakat lokal yang menyediakan tempat tinggal bagi mahasiswa asing yang berkunjung ke negara mereka, semacam share house. Ada beberapa keuntungan yang akan kamu dapatkan ketika tinggal dengan masyarakat lokal. Pertama biaya sewa yang sangat murah, kamu akan tinggal dan mengetahui kebudayaan mereka.

Kedua, kamu bisa hidup layaknya masyarakat lokal dan mendapatkan banyak cara untuk berhemat. Mintalah tips hidup hemat di negara mereka seperti memilih tempat makan, memasak sendiri, atau tempat liburan yang murah. Belajarlah bagaimana sistem yang berlangsung di negara tersebut dan pilih cara paling murah untuk menghemat uang.

Baca Juga:  5 Keuntungan Mengikuti Kursus Bahasa Jerman di Bali

5. Mencari Tiket Pulang Pergi yang Murah

Selama kuliah sebaiknya jangan terlalu sering pulang ke Indonesia, apalagi jika negara yang kamu tuju sangat jauh seperti Amerika. Lebih baik pada saat liburan kuliah tiba, kamu lakukan perjalanan liburan dengan teman ke daerah terdekat. Bisa juga habiskan waktu untuk belajar, dengan begitu kamu akan menghemat biaya membeli tiket.

Pada saat ingin pulang pergi Indonesia ke negara tujuan untuk kuliah, kamu juga harus berusaha mendapatkan tiket pesawat yang murah. Tidak perlu mendapatkan kelas bisnis jika kelas ekonomi tetap bisa membawamu ke negara tersebut. Rajinlah untuk browsing tiket murah dengan diskon paling besar.

Tiket yang murah biasanya tidak akan muncul pada hari liburan atau weekend. Pilih hari biasa dan pesan tiket sesegera mungkin setelah kamu mendapatkan visa dan surat pernyataan diterima.

6. Memilih Program Semester Pendek

Selain memilih jurusan, kamu juga bisa memilih jenis program yang diselenggarakan oleh universitas di luar negeri. Program ini bisa tidak diselenggarakan tahunan, jadi kamu harus mencari tahu secara rutin informasi kapan dibukanya program-program khusus ini. Mengikuti semester pendek di luar negeri misalnya seperti kuliah musim panas yang hanya diselenggarakan selama satu semester saja.

Biaya program ini tentu saja lebih murah dibandingkan harus mengambil full course. Melalui program khusus seperti ini kamu sudah bisa menghemat lebih banyak uang. Ditambah lagi pengalaman kuliah di negara lain pastinya tidak akan terlupakan. Jika program hanya sebentar, lalu bagaimana dengan ijazahnya?

Walaupun kamu hanya sebentar merasakan perkuliahan, tetap ada bukti sertifikat bahwa kau telah mengikuti perkuliahan di negara tersebut. Sertifikat ini nantinya akan berguna seperti ijazah yang digunakan untuk melamar pekerjaan dan menunjukkan kemampuan diri. Tidak ada yang rugi jika kamu sudah bisa masuk ke short course, karena siapa tahu nantinya kamu bisa mengikuti program yang penuh.

7. Bekerja sambil Kuliah

Cara kuliah di luar negeri yang satu ini pastinya terdengar sangat berat. Karena kamu harus membagi waktu antara belajar dan juga bekerja. Tapi tidak ada salahnya untuk mencoba, karena awal dari bekerja bisa membuat kamu bersekolah disana. Contohnya saja dengan mengikuti program au pair, ausbildung atau fsj di Jerman.

Baca Juga:  Seputar Ausbildung Jerman Lengkap, Pengertian hingga FAQ

Aupair sebenarnya adalah program pertukaran kebudayaan dimana kamu di-hire untuk mengasuh anak pada salah satu keluarga di Jerman. Sisa waktunya bisa digunakan untuk belajar bahasa yang nantinya berfungsi untuk melanjutkan perkuliahan.

Ada juga program ausbildung, dimana kamu mendaftar kuliah di Jerman. Selama program berlangsung kamu akan mengikuti kelas teori dan praktek langsung bekerja. Setelah menyelesaikan sekolah pada program ausbildung, kamu bisa melanjutkan kuliah di universitas.

×