10 Ragam Tradisi dan Budaya Turki yang Unik dan Menakjubkan

By 26/08/2020 Turki
Budaya Turki

Budaya Turki – Turki, salah satu negara yang ada di perbatasan Asia dan Eropa memiliki segudang kebudayaan serta sejarah yang panjang.

Kaya akan budaya adalah istilah yang tepat untuk menggambarkan negara ini. Bahkan jika disebutkan satu per satu kebudayaan Turki akan sangat panjang. Semua kebudayaan inilah yang menjadi daya tarik wisatawan asing untuk berkunjung ke Turki.

Budaya Turki terbentuk karena pengaruh banyak tradisi mulai dari Armenia, Arab hingga Yunani. Di daerah timur laut yang dekat dengan perbatasan negara Georgia terdapat komunitas Laz dan Hemsin.

Sedangkan di bagian tenggara kental dengan budaya Arab dan Kurdi. Sedangkan di bagian barat Turki selama 80 tahun terakhir memiliki pengaruh tradisi Eropa.

Unik dan Beragam, Inilah Tradisi dan Budaya Turki

kebudayaan turkiPengaruh dari berbagai wilayah terdekat Turki justru menciptakan keunikan tersendiri. Apabila memiliki kesempatan berkunjung ke negara ini, kamu akan melihat ragam perbedaanya.

Hanya dengan mengunjungi satu negara kamu akan merasakan dan dilihat langsung ragam budaya dan tradisi Eropa serta Asia. Berikut ini rangkuman singkat beberapa tradisi dan budaya Turki yang unik dan terkenal di dunia.

1. Kebab Turki, Kuliner yang Mendunia

Siapa yang tak kenal dengan kebab? Kuliner berbahan daging khas Turki ini sangat terkenal hampir ke seluruh pelosok dunia. Ada begitu banyak varian daging yang digunakan untuk kebab seperti domba, sapi, ayam yang dipadukan dengan sayuran dan rempah.

Hampir setiap wilayah memiliki jenis kebab yang berbeda. Beberapa yang terkenal adalah Doner Kebab, Shish Kebab, Tandir Alzanik, Sac Kavurma, dll.

Doner kebab adalah yang paling terkenal di antara lainnya. Kuliner ini menggunakan daging kambing yang ditusuk dengan tusuk besi kemudian dipanggang. Daging sebelumnya dimarinasi terlebih dahulu dengan bumbu rempah dan dipanggang menggunakan arang.

Baca Juga:  Beasiswa Turki S2: Syarat dan Cara Masuknya

2. Teh dan Kopi Turki saat Sarapan

Teh dan kopi adalah minuman nasionalis orang Turki yang sangat dibanggakan. Berbeda dengan jenis kopi negara lain, kopi Turki memiliki tekstur yang sangat kental dan hitam. Disajikan dalam cup kecil dan tanpa menggunakan gula atau sedikit gula. Kopi memiliki peranan yang sangat penting sejak zaman kerajaan Ottoman dan menjadi gaya hidup.

Teh telah menjadi budaya orang Turki dengan sebutan Cay yang merupakan evolusi dalam membuat dan meminum teh hitam. Teh Turki memiliki rasa yang kuat dan beragam yang disajikan dalam gelas kecil berbentuk seperti bunga tulip. Baik teh dan kopi menjadi simbol persahabatan sebelum dan sesudah makan.

3. Makanan Manis Khas Turki

Tetua di Turki memiliki budaya untuk ‘’makan manis dan berbicara manis’’, dimana sajian manis telah ada sejak zaman Ottoman hingga sekarang. Irmik Halvah adalah makanan manis yang terbuat dari tepung semolina. Kudapan ini dihidangkan saat kelahiran, kematian, lulus sekolah dan perayaan keagamaan.

Makanan khas Turki yang manis merupakan bukti sejarah dari kuliner. Hidangan pencuci mulut dibagi menjadi tiga kategori yaitu terbuat dari buah dan sayuran, susu, dan juga pastry. Lebih dari 30 resep tradisional hidangan pencuci mulut yang tersebar di seluruh wilayah Turki.

4. Olahraga Gulat

Olahraga juga menjadi budaya Turki seperti scuba diving, rafting, windsurfing, kiteboarding, fishing. Semua olahraga ini berhubungan dengan air dan juga ketinggian.

Tapi yang paling unik adalah olahraga gulat yang terus dilestarikan selama 400 tahun. Gulat dengan minyak adalah olahraga yang terkenal sejak kerajaan Ottoman dan disebut dengan Yagli gures.

5. Rumah Tradisional Turki

Tidak terlewatkan yang merupakan tradisi dalam hal arsitektur adalah rumah tradisional. Karakteristik dari rumah tradisional Turki adalah kuat, multifungsi, ekonomis dan estetis. Khususnya untuk rumah-rumah yang didirikan akhir zaman kerajaan Ottoman. Material untuk membangun rumah bervariasi tergantung dengan daerahnya.

Rumah yang terbuat dari kayu dan batu banyak ditemui di wilayah Safranbolu. Sedangkan di daerah Anatolia Tengah dan wilayah Timur lainnya menggunakan batu bata tanah liat dan kayu.

6. Arsitektur Ruang Pemandian (Hamam)

Tak hanya rumah, arsitektur negara Turki juga terkenal pada ruang pemandian. Pemandian yang saat ini banyak dibangun di Istanbul merupakan perpaduan budaya Anatolia, Romawi dan Byzantines.

Ditambah dengan budaya orang muslim yang mengedepankan kebersihan dan penggunaan air. Ada beberapa Hamam yang terkenal di Istanbul yaitu Cagaloglu Hamam yang dibagun tahun 1741 atas perintah Sultan Mahmud I.

Ada lagi Cemberlitas Hamam yang berada di dekat Grand Bazaar yang dibangun oleh arsitek Sinan sesuai perintah Nurbanu Sultan pada tahun 1584. Cemberlitas Hamam memiliki 38 ruangan bmdi yang disebut Kurna dan area pemandian air panas (Sicaklik). Terdapat juga ruang ganti pakaian dengan bentuk atap dome yang disebut Sogukluk.

7. Tarian Tradisional Turki

Mengenal budaya Turki tidak lengkap tanpa tarian tradisionalnya. Ada beberapa jenis tarian sesuai daerahnya yang biasanya ditarikan saat perayaan pernikahan, bulan Ramadhan, dan melakukan perjalanan ke gunung di musim panas.

Horon, adalah tarian Black Sea yang ditarikan oleh pria berpakaian dress hitam dengan trimming emas. Mereka menari sambil mengikat tangan dan menyesuaikan alunan musik dari Kemence sejenis violin.

Ada lagi tarikan Kasik Oyunu yaitu tarian sendok yang ditarikan oleh pria dan wanita dengan memegang sendok kayu. Kilic Kalkan adalah tarian pedang dan tameng yang menjadi bentuk representasi dari awal kerajaan Ottoman yang menguasai banyak kota.

Baca Juga:  Mengintip Biaya Kuliah dan Biaya Hidup di Turki, Mahalkah?

8. Permadani dan Karpet

Jika berjalan-jalan ke negara Turki pasti ada banyak penjual karpet dan permadani. Bisa dibilang keduanya adalah simbol budaya Turki karena semua rumah penduduk Turki selalu menggunakan karpet dan permadani sebagai alas lantai. Pembuatan karpet dan permadani di Anatolia muncul karena bangksa Turki dari Asia Tengah yang datang. Karpet yang terkenal dibuat oleh Seljuk Turk abad ke 13.

Ciri khas dari karpet dan permadani yaitu memiliki motif bunga dan garis geometris.Motif hewan mulai muncul ketika zaman kerajaan Ottoman menguasai Turki. Ada beberapa jenis material yang digunakan untuk membuat karpet atau permadani yaitu sutra, wool, Tulu, Kilims, dan katun.

9. Nazar Boncugu

Di Indonesia kerajinan ini lebih dikenal dengan nama ‘mata jahat’, di Turki sendiri disebut dengan Nazar Boncugu. Kerajinan ini adalah manik-manik biru yang digunakan sebagai talisman dan dipercaya sebagai pelindung dari mata jahat.

Nazar Boncugu adalah budaya dan tradisi masyarakat Turki. Di mana saja mereka berada bahkan di rumah selalu ada mani biru ini karena dipercaya akan melindungi.

Manik-manik ini dibuat dari gelas kaca dengan warna biru, kuning dan putih yang membentuk lingkaran kemudian warna hitam di tengah. Sehingga pola ini memperlihatkan bentuk mata.

10. Nargile

Nargile adalah nama dari sheesha yang cukup banyak dikenal di Indonesia. Nargile adalah tradisi lama masyarakat Turki untuk merokok. Pertama kali Nargile muncul di Turki berasal dari India yang dibuat dari tempurung kelapa dengan yang menghubungkan di dalamnya.

Dulunya Nargile sangat populer yakni pada abad ke 17 dan awal 19, namun dengan adanya rokok kebanyakan orang beralih.

Namun Nargile saat ini kembali populer terutama di kota-kota besar. Banyak kafetaria yang menyediakan Nargile.

Masih banyak budaya Turki lainnya yang mungkin saja belum kamu ketahui. Untuk bisa mengenalnya, kamu bisa loh studi di Turki, karena banyak juga mahasiswa yang studi melanjutkan di sana.

×