Biaya Hidup di Jerman Dalam Euro dan 2 Hal yang Perlu Diperhatikan

By 31/01/2019 March 13th, 2019 Jerman
biaya hidup di jerman

Biaya Hidup di Jerman – Selain universitas-universitas di Jerman yang membebaskan biaya bagi mahasiswa, alias gratis, kuliah di negara bagian Uni Eropa ini adalah biaya hidupnya yang relatif lebih murah dibanding negara Eropa lainnya. Hal itu bahkan berlaku di kota atau negara bagian seperti Berlin.

Namun, perlu kamu tahu bahwa semurah-murahnya biaya hidup di Jerman, kurs euro terhadap rupiah lebih tinggi ketimbang dolar terhadap rupiah.

Hitungan Biaya Hidup dalam Euro

Apabila dirata-rata, seseorang yang hidup di Jerman tanpa gaya konsumtif adalah sekitar 800 euro per bulannya. Hal itu juga mengacu pada pelajar yang kebutuhannya masih dapat diperkirakan. Angka tersebut adalah angka terkecil jika dibandingkan biaya hidup di negara lain di Eropa dalam satu bulan.

Baca Juga:  Berapakah Biaya Hidup di Perancis Tanpa Beasiswa?

Biaya biaya hidup di Jerman sebesar 800 euro yang disebutkan tadi sudah mencakup penginapan, biaya makanan, dan kebutuhan lain. Jika lebih dirinci lagi, maka gambarannya adalah sebagai berikut.

1. Menyewa tempat tinggal – 290-300 euro

2. Makan – 160-170 euro

3. Pakaian – 50-55 euro

4. Transportasi – 80-85 euro

5. Biaya kesehatan – 60-65 euro

6. Listrik dan internet – 60-70 euro

7. Acara budaya – 70 euro

Berdasarkan rincian tersebut, maka biaya biaya hidup di Jerman totalnya adalah sekitar 800-815 euro. Apabila angka tersebut dikonversikan ke rupiah per november 2018, maka jumlahnya adalah sekitar Rp13.500.000.

2 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Hidup Di Jerman

biaya hidup di jerman dalam eurobiaya hidup di jerman dalam rupiah

Dalam rupiah dan dalam gambaran kebutuhan di Indonesia, angka tersebut memang cukup besar mengingat hanya dalam satu bulan. Namun, perlu kamu tahu bahwa angka tersebut sangat murah dan wajar di Jerman. Hal itu tidak berkaitan dengan gaya konsumtif atau hedon. Pengeluaran dengan angka segitu adalah gaya hidup yang irit.

1. Pertimbangan Tempat

Seperti di mana pun, tentu biaya biaya hidup di Jerman bisa dipertimbangkan sesuai tempat. Sebenarnya, di Jerman yang terpengaruh oleh tempat atau negara bagian adalah persoalan harga makanan, selain itu, umumnya sama harga.

Baca Juga:  Berapa Biaya Hidup dan Biaya Kuliah di Jerman dalam Rupiah

Negara bagian atau kota yang memang banyak dikunjungi turis seperti Berlin dan Hamburg memiliki harga makanan yang lebih mahal. Namun, harga makanan dan barang di kota-kota besar tersebut justru bukan yang tertinggi di Jerman. Anda harus berhati-hati dalam membeli sesuatu di daerah Oslo dan Zurich.

Di kota-kota besar seperti Hamburg, kamu bisa menekan pengeluaran dengan cara memasak makanan sendiri atau jika perlu bekerja part time. Hal itu akan terasa siknifikan karena rata-rata harga sekali makan di sana adalah 15 euro. Sementara angka tersebut bisa digunakan untuk membeli bahan makanan untuk seminggu.

Ada salah satu mahasiswi di sana yang menuturkan bahwa untuk kebutuhannya di Hamburd, dia harus mengeluarkan sebanyak 300 euro untuk tempat tinggal. Dengan membeli bahan dan memasaknya sendiri, dia hanya menghabiskan 80 euro. Selain itu, ada 20 euro untuk peralatan mandi dan 50 euro yang wajib disisihkan untuk biaya kebahagiaan, yaitu untuk datang ke acara budaya.

Dengan cara itu, pengeluaran menjadi tidak lebih dari 500 euro atau tidak lebih dari sekitar 9 juta rupiah.

2. Biaya Khusus bagi Pelajar

Meskipun Jerman tidak memungut biaya untuk mahasiswa strata 1, namun masing-masing universitas mewajibkan mahasiswa untuk membayar student card yang jumlahnya sekitar 300 euro dalam sebulan. Angka tersebut bergantung letak kampus dan fasilitas yang tersedia di sekitar kampus.

Baca Juga:  Ciri Khas Negara Jerman Mulai dari Bisnis hingga Kebudayaan

Namun, jangan merasa rugi. Student card atau Einschreibung itu dapat digunakan sebagai kartu bebas masuk ke musem, acara budaya di sekitar kampus, atau fasilitas umum lainnya yang ada di dalam kampus.

Yohana

Author Yohana

Alumni lulusan sekolah dan perguruan tinggi di Jerman, aktif dan turut serta dalam menggalakkan pendidikan yang baik dan berkualitas.

More posts by Yohana

Leave a Reply